alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 13 August 2022

Hanan Attaki Jadi ke Bondowoso, Konser Langit Berganti Salawat Bersama

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setelah mengalami penolakan di berbagai daerah, seperti Jember, Gresik dan beberapa kabupaten/kota lain, Ustad Hanan Attaki (UHA) akhirnya dipastikan tampil di Pondok Pesantren Al Islah, Bondowoso. Namun, bukan dalam konser langit, melainkan Al Islah Bershalawat dalam rangkan menyambut 1 Muharram.

Hal tersebut diketahui dalam pertemuan yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bondowoso,  bersama perwakilan Al Islah dan panitia pelaksana, Jumat (29/7). Pertemuan berlangsung cukup lama dan tertutup, tidak ada awak media yang diperbolehkan masuk.

BACA JUGA: Gagal di Jember, Ustad Hanan Attaki Akan Tampil di Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebelumnya, kedatangan penceramah tersebut sempat mendapatkan penolakan, dari organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan yang ada di Bondowoso. Alasannya, juga sama dengan penolakan di tempat lain. Yakni, narasumber utamanya dianggap sebagai eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) organisasi yang sudah dilarang eksistensinya oleh pemerintah.

Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan Bondowoso, Taufan Restuanto, ketika dikonfirmasi sejumlah awak media seusai melakukan pertemuan dengan pihak Al Islah, mengatakan, kedatangan mereka hanya untuk memberikan surat imbaun terkait pelaksanaan pengajian dalam menyambut 1 Muharram itu. Kepada panitia pelaksana dan pihak Pondok Pesantren Al Islah. “Intinya kami mengimbau untuk tidak ada konser,” katanya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setelah mengalami penolakan di berbagai daerah, seperti Jember, Gresik dan beberapa kabupaten/kota lain, Ustad Hanan Attaki (UHA) akhirnya dipastikan tampil di Pondok Pesantren Al Islah, Bondowoso. Namun, bukan dalam konser langit, melainkan Al Islah Bershalawat dalam rangkan menyambut 1 Muharram.

Hal tersebut diketahui dalam pertemuan yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bondowoso,  bersama perwakilan Al Islah dan panitia pelaksana, Jumat (29/7). Pertemuan berlangsung cukup lama dan tertutup, tidak ada awak media yang diperbolehkan masuk.

BACA JUGA: Gagal di Jember, Ustad Hanan Attaki Akan Tampil di Bondowoso

Sebelumnya, kedatangan penceramah tersebut sempat mendapatkan penolakan, dari organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan yang ada di Bondowoso. Alasannya, juga sama dengan penolakan di tempat lain. Yakni, narasumber utamanya dianggap sebagai eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) organisasi yang sudah dilarang eksistensinya oleh pemerintah.

Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan Bondowoso, Taufan Restuanto, ketika dikonfirmasi sejumlah awak media seusai melakukan pertemuan dengan pihak Al Islah, mengatakan, kedatangan mereka hanya untuk memberikan surat imbaun terkait pelaksanaan pengajian dalam menyambut 1 Muharram itu. Kepada panitia pelaksana dan pihak Pondok Pesantren Al Islah. “Intinya kami mengimbau untuk tidak ada konser,” katanya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setelah mengalami penolakan di berbagai daerah, seperti Jember, Gresik dan beberapa kabupaten/kota lain, Ustad Hanan Attaki (UHA) akhirnya dipastikan tampil di Pondok Pesantren Al Islah, Bondowoso. Namun, bukan dalam konser langit, melainkan Al Islah Bershalawat dalam rangkan menyambut 1 Muharram.

Hal tersebut diketahui dalam pertemuan yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bondowoso,  bersama perwakilan Al Islah dan panitia pelaksana, Jumat (29/7). Pertemuan berlangsung cukup lama dan tertutup, tidak ada awak media yang diperbolehkan masuk.

BACA JUGA: Gagal di Jember, Ustad Hanan Attaki Akan Tampil di Bondowoso

Sebelumnya, kedatangan penceramah tersebut sempat mendapatkan penolakan, dari organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan yang ada di Bondowoso. Alasannya, juga sama dengan penolakan di tempat lain. Yakni, narasumber utamanya dianggap sebagai eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) organisasi yang sudah dilarang eksistensinya oleh pemerintah.

Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan Bondowoso, Taufan Restuanto, ketika dikonfirmasi sejumlah awak media seusai melakukan pertemuan dengan pihak Al Islah, mengatakan, kedatangan mereka hanya untuk memberikan surat imbaun terkait pelaksanaan pengajian dalam menyambut 1 Muharram itu. Kepada panitia pelaksana dan pihak Pondok Pesantren Al Islah. “Intinya kami mengimbau untuk tidak ada konser,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/