alexametrics
23.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

E-Sport Mulai Masuk ke Sekolah

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar IjenE-sport merupakan salah satu cabang olahraga yang mulai dipertandingkan dalam berbagai event. Bahkan, cabor satu ini mulai menjalani laga ekshibisi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII, Juni kemarin. Beberapa lembaga sekolah di Bondowoso kini mulai menjadikan e-sport sebagai ekstrakurikuler di sekolah.

BACA JUGA : Untuk Bebaskan Griner dan Whelan AS Membuat Proposal Penting ke Rusia

Ketua E-Sport Indonesia (ESI) Bondowoso Firman Aditya mengatakan, siswa yang menjadi sasaran ekstrakurikuler e-sport adalah pelajar SMA sederajat. Meski demikian, pembinaannya dilakukan mulai dari tingkat SMP. “Membentuk ekstrakulikuler e-sport juga termasuk penjaringan atlet,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ternyata, para siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler e-sport tidak hanya akan diajari cara bermain game online, seperti Mobile Legend dan Free Fire saja. Mereka juga akan diberikan beberapa materi. Mulai dari broadcasting, multimedia, public speaking, EO management, strategic team work, dan lainnya.

- Advertisement -

DABASAH, Radar IjenE-sport merupakan salah satu cabang olahraga yang mulai dipertandingkan dalam berbagai event. Bahkan, cabor satu ini mulai menjalani laga ekshibisi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII, Juni kemarin. Beberapa lembaga sekolah di Bondowoso kini mulai menjadikan e-sport sebagai ekstrakurikuler di sekolah.

BACA JUGA : Untuk Bebaskan Griner dan Whelan AS Membuat Proposal Penting ke Rusia

Ketua E-Sport Indonesia (ESI) Bondowoso Firman Aditya mengatakan, siswa yang menjadi sasaran ekstrakurikuler e-sport adalah pelajar SMA sederajat. Meski demikian, pembinaannya dilakukan mulai dari tingkat SMP. “Membentuk ekstrakulikuler e-sport juga termasuk penjaringan atlet,” terangnya.

Ternyata, para siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler e-sport tidak hanya akan diajari cara bermain game online, seperti Mobile Legend dan Free Fire saja. Mereka juga akan diberikan beberapa materi. Mulai dari broadcasting, multimedia, public speaking, EO management, strategic team work, dan lainnya.

DABASAH, Radar IjenE-sport merupakan salah satu cabang olahraga yang mulai dipertandingkan dalam berbagai event. Bahkan, cabor satu ini mulai menjalani laga ekshibisi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII, Juni kemarin. Beberapa lembaga sekolah di Bondowoso kini mulai menjadikan e-sport sebagai ekstrakurikuler di sekolah.

BACA JUGA : Untuk Bebaskan Griner dan Whelan AS Membuat Proposal Penting ke Rusia

Ketua E-Sport Indonesia (ESI) Bondowoso Firman Aditya mengatakan, siswa yang menjadi sasaran ekstrakurikuler e-sport adalah pelajar SMA sederajat. Meski demikian, pembinaannya dilakukan mulai dari tingkat SMP. “Membentuk ekstrakulikuler e-sport juga termasuk penjaringan atlet,” terangnya.

Ternyata, para siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler e-sport tidak hanya akan diajari cara bermain game online, seperti Mobile Legend dan Free Fire saja. Mereka juga akan diberikan beberapa materi. Mulai dari broadcasting, multimedia, public speaking, EO management, strategic team work, dan lainnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/