alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

PKL Santawi Terancam Digusur

Karena PTPN X Berencana Melakukan Pengembangan

Mobile_AP_Rectangle 1

NANGKAAN, Radar Ijen – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar Jalan Santawi, Kelurahan Nangkaan, dibuat khawatir. Pasalnya, tempat mereka berjualan direncanakan dilakukan penggusuran. Dampaknya, pekerjaan mereka terancam.

BACA JUGA : Ratusan Pohon Kates Siap Panen Milik Warga Jember Habis Dibabat OTK

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, penertiban PKL bermula saat pihak PTPN X Bondowoso melayangkan keberatan terkait keberadaan mereka. Terlebih lokasi mereka berjualan memang persis berada di depan gedung perusahaan tersebut. Selain itu, pihak perusahaan ternyata sudah terikat kontrak dengan pihak ketiga untuk pengembangan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Bondowoso Awan Budiono mengatakan, rencananya kawasan yang ditempati PKL itu akan dikembangkan dan dijadikan sebagai lokasi usaha oleh PTPN dengan menggandeng pihak ketiga. Namun, setelah mendengarkan langsung keluhan dari masyarakat dalam mediasi itu, mereka akan tetap memberikan ruang untuk berjualan.

Hal tersebut tentu membuat mereka sedikit bernapas lega. Sebab, mereka masih akan tetap berjualan. Walaupun demikian, pada pertemuan selanjutnya pihak perusahaan masih akan memaparkan rencana detail pembangunan pengembangan kepada para PKL yang berjualan di sekitar lokasi. Jika dimungkinkan ada ruang untuk mereka, maka akan tetap dipertahankan.

- Advertisement -

NANGKAAN, Radar Ijen – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar Jalan Santawi, Kelurahan Nangkaan, dibuat khawatir. Pasalnya, tempat mereka berjualan direncanakan dilakukan penggusuran. Dampaknya, pekerjaan mereka terancam.

BACA JUGA : Ratusan Pohon Kates Siap Panen Milik Warga Jember Habis Dibabat OTK

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, penertiban PKL bermula saat pihak PTPN X Bondowoso melayangkan keberatan terkait keberadaan mereka. Terlebih lokasi mereka berjualan memang persis berada di depan gedung perusahaan tersebut. Selain itu, pihak perusahaan ternyata sudah terikat kontrak dengan pihak ketiga untuk pengembangan.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Bondowoso Awan Budiono mengatakan, rencananya kawasan yang ditempati PKL itu akan dikembangkan dan dijadikan sebagai lokasi usaha oleh PTPN dengan menggandeng pihak ketiga. Namun, setelah mendengarkan langsung keluhan dari masyarakat dalam mediasi itu, mereka akan tetap memberikan ruang untuk berjualan.

Hal tersebut tentu membuat mereka sedikit bernapas lega. Sebab, mereka masih akan tetap berjualan. Walaupun demikian, pada pertemuan selanjutnya pihak perusahaan masih akan memaparkan rencana detail pembangunan pengembangan kepada para PKL yang berjualan di sekitar lokasi. Jika dimungkinkan ada ruang untuk mereka, maka akan tetap dipertahankan.

NANGKAAN, Radar Ijen – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar Jalan Santawi, Kelurahan Nangkaan, dibuat khawatir. Pasalnya, tempat mereka berjualan direncanakan dilakukan penggusuran. Dampaknya, pekerjaan mereka terancam.

BACA JUGA : Ratusan Pohon Kates Siap Panen Milik Warga Jember Habis Dibabat OTK

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, penertiban PKL bermula saat pihak PTPN X Bondowoso melayangkan keberatan terkait keberadaan mereka. Terlebih lokasi mereka berjualan memang persis berada di depan gedung perusahaan tersebut. Selain itu, pihak perusahaan ternyata sudah terikat kontrak dengan pihak ketiga untuk pengembangan.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Bondowoso Awan Budiono mengatakan, rencananya kawasan yang ditempati PKL itu akan dikembangkan dan dijadikan sebagai lokasi usaha oleh PTPN dengan menggandeng pihak ketiga. Namun, setelah mendengarkan langsung keluhan dari masyarakat dalam mediasi itu, mereka akan tetap memberikan ruang untuk berjualan.

Hal tersebut tentu membuat mereka sedikit bernapas lega. Sebab, mereka masih akan tetap berjualan. Walaupun demikian, pada pertemuan selanjutnya pihak perusahaan masih akan memaparkan rencana detail pembangunan pengembangan kepada para PKL yang berjualan di sekitar lokasi. Jika dimungkinkan ada ruang untuk mereka, maka akan tetap dipertahankan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/