alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Ihwal Ketersediaan BOR Bondowoso yang Masuk Zona Hitam

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, bed occupancy rate (BOR) ICU di RSUD Koesnadi Bondowoso diklasifikasikan dalam zona hitam, bersama dengan beberapa kabupaten/kota lainnya.

BOR merupakan salah satu indikator yang menggambarkan tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit. Perhitungannya adalah persentase pemakaian tempat tidur pada satu satuan waktu tertentu. Sehingga dapat diketahui gambaran penggunaan tempat tidur di rumah sakit tersebut.

Sebab, ketersediaan bed untuk menampung pasien korona kini telah terpakai 100 persen. Plt Direktur RSUD Koesnadi Bondowoso dr Yus Priyatna menjelaskan, bed ICU Covid-19 hanya terdapat lima unit. Padahal, pasien terkonfirmasi Covid-19 terus berdatangan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Karena keterbatasan tenaga dan peralatan, jadi memang nggak bisa nambah bed ICU. Susah,” terangnya, saat dikonfirmasi, kemarin.

Untuk itu, pihaknya menyiapkan dua tenda lapangan dengan kapasitas masing-masing 10 bed. Menyiapkan paviliun Ijen dengan 58 bed, dan menyiapkan ruang UGD rumah sakit sebagai ruang transit dengan kapasitas 12 bed.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, bed occupancy rate (BOR) ICU di RSUD Koesnadi Bondowoso diklasifikasikan dalam zona hitam, bersama dengan beberapa kabupaten/kota lainnya.

BOR merupakan salah satu indikator yang menggambarkan tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit. Perhitungannya adalah persentase pemakaian tempat tidur pada satu satuan waktu tertentu. Sehingga dapat diketahui gambaran penggunaan tempat tidur di rumah sakit tersebut.

Sebab, ketersediaan bed untuk menampung pasien korona kini telah terpakai 100 persen. Plt Direktur RSUD Koesnadi Bondowoso dr Yus Priyatna menjelaskan, bed ICU Covid-19 hanya terdapat lima unit. Padahal, pasien terkonfirmasi Covid-19 terus berdatangan.

“Karena keterbatasan tenaga dan peralatan, jadi memang nggak bisa nambah bed ICU. Susah,” terangnya, saat dikonfirmasi, kemarin.

Untuk itu, pihaknya menyiapkan dua tenda lapangan dengan kapasitas masing-masing 10 bed. Menyiapkan paviliun Ijen dengan 58 bed, dan menyiapkan ruang UGD rumah sakit sebagai ruang transit dengan kapasitas 12 bed.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, bed occupancy rate (BOR) ICU di RSUD Koesnadi Bondowoso diklasifikasikan dalam zona hitam, bersama dengan beberapa kabupaten/kota lainnya.

BOR merupakan salah satu indikator yang menggambarkan tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur rumah sakit. Perhitungannya adalah persentase pemakaian tempat tidur pada satu satuan waktu tertentu. Sehingga dapat diketahui gambaran penggunaan tempat tidur di rumah sakit tersebut.

Sebab, ketersediaan bed untuk menampung pasien korona kini telah terpakai 100 persen. Plt Direktur RSUD Koesnadi Bondowoso dr Yus Priyatna menjelaskan, bed ICU Covid-19 hanya terdapat lima unit. Padahal, pasien terkonfirmasi Covid-19 terus berdatangan.

“Karena keterbatasan tenaga dan peralatan, jadi memang nggak bisa nambah bed ICU. Susah,” terangnya, saat dikonfirmasi, kemarin.

Untuk itu, pihaknya menyiapkan dua tenda lapangan dengan kapasitas masing-masing 10 bed. Menyiapkan paviliun Ijen dengan 58 bed, dan menyiapkan ruang UGD rumah sakit sebagai ruang transit dengan kapasitas 12 bed.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/