alexametrics
23.8 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Rekrutmen Tenaga Guru Sesuai Kebutuhan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemkab Bondowoso secara resmi mengumumkan jumlah formasi untuk rekrutmen CPNS dan PPPK 2021. Dari pengumuman tersebut, didapati formasi PPPK tenaga guru jumlahnya paling banyak. Terdapat 1.819 formasi khusus untuk PPPK.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso Haeriyah Yuliati menyampaikan, kekurangan tenaga pendidik di Bondowoso memang berjumlah 1.800-an. Oleh sebab itu, pihaknya kemudian mengusulkan formasi dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tersebut kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Kami diminta oleh Kemendikbud untuk mengajukan formasi,” ujarnya, Jumat (28/5).

Pihaknya berharap rekrutmen CPNS disambut antusiasme tinggi masyarakat. Sehingga nantinya bisa mengisi kekurangan tenaga pengajar. “Tapi namanya rekrutmen kan itu masih melalui tahap seleksi. Jadi, bergantung juga nanti dari kuota yang diberikan berapa yang bisa lolos,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kalau misalnya terpenuhi separuh saja dari kebutuhan, itu sudah hebat. Apalagi jumlah formasinya lumayan banyak, dan itu harus benar-benar dimanfaatkan oleh teman-teman sukwan,” imbuhnya.

Selain itu, dijelaskannya, untuk rekrutmen tahun ini, khususnya PPPK, tidak dibatasi. Artinya, bagi yang tidak lolos seleksi rekrutmen kali ini, masih boleh mengikuti seleksi lagi apabila ada rekrutmen lagi. Berbeda dengan sebelumnya, di mana peserta seleksi yang tidak lolos, tidak boleh mengikuti seleksi lagi.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemkab Bondowoso secara resmi mengumumkan jumlah formasi untuk rekrutmen CPNS dan PPPK 2021. Dari pengumuman tersebut, didapati formasi PPPK tenaga guru jumlahnya paling banyak. Terdapat 1.819 formasi khusus untuk PPPK.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso Haeriyah Yuliati menyampaikan, kekurangan tenaga pendidik di Bondowoso memang berjumlah 1.800-an. Oleh sebab itu, pihaknya kemudian mengusulkan formasi dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tersebut kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Kami diminta oleh Kemendikbud untuk mengajukan formasi,” ujarnya, Jumat (28/5).

Pihaknya berharap rekrutmen CPNS disambut antusiasme tinggi masyarakat. Sehingga nantinya bisa mengisi kekurangan tenaga pengajar. “Tapi namanya rekrutmen kan itu masih melalui tahap seleksi. Jadi, bergantung juga nanti dari kuota yang diberikan berapa yang bisa lolos,” terangnya.

“Kalau misalnya terpenuhi separuh saja dari kebutuhan, itu sudah hebat. Apalagi jumlah formasinya lumayan banyak, dan itu harus benar-benar dimanfaatkan oleh teman-teman sukwan,” imbuhnya.

Selain itu, dijelaskannya, untuk rekrutmen tahun ini, khususnya PPPK, tidak dibatasi. Artinya, bagi yang tidak lolos seleksi rekrutmen kali ini, masih boleh mengikuti seleksi lagi apabila ada rekrutmen lagi. Berbeda dengan sebelumnya, di mana peserta seleksi yang tidak lolos, tidak boleh mengikuti seleksi lagi.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemkab Bondowoso secara resmi mengumumkan jumlah formasi untuk rekrutmen CPNS dan PPPK 2021. Dari pengumuman tersebut, didapati formasi PPPK tenaga guru jumlahnya paling banyak. Terdapat 1.819 formasi khusus untuk PPPK.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso Haeriyah Yuliati menyampaikan, kekurangan tenaga pendidik di Bondowoso memang berjumlah 1.800-an. Oleh sebab itu, pihaknya kemudian mengusulkan formasi dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tersebut kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD). “Kami diminta oleh Kemendikbud untuk mengajukan formasi,” ujarnya, Jumat (28/5).

Pihaknya berharap rekrutmen CPNS disambut antusiasme tinggi masyarakat. Sehingga nantinya bisa mengisi kekurangan tenaga pengajar. “Tapi namanya rekrutmen kan itu masih melalui tahap seleksi. Jadi, bergantung juga nanti dari kuota yang diberikan berapa yang bisa lolos,” terangnya.

“Kalau misalnya terpenuhi separuh saja dari kebutuhan, itu sudah hebat. Apalagi jumlah formasinya lumayan banyak, dan itu harus benar-benar dimanfaatkan oleh teman-teman sukwan,” imbuhnya.

Selain itu, dijelaskannya, untuk rekrutmen tahun ini, khususnya PPPK, tidak dibatasi. Artinya, bagi yang tidak lolos seleksi rekrutmen kali ini, masih boleh mengikuti seleksi lagi apabila ada rekrutmen lagi. Berbeda dengan sebelumnya, di mana peserta seleksi yang tidak lolos, tidak boleh mengikuti seleksi lagi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/