alexametrics
24.5 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Open Bidding Tak Ada Eliminasi Empat Besar

Seluruh Peserta Ikuti Tes Wawancara Akhir

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tahapan demi tahapan uji kompetensi dan asesmen bagi puluhan peserta seleksi terbuka JPT Pratama. Atau lelang jabatan open bidding untuk 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kini, tahapan akhir atau wawancara akhir akan digelar.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, sebelumnya pansel berencana mengambil 4 besar untuk ikut tes wawancara akhir. Namun, hasil rapat pansel memutuskan semua peserta yang lolos bisa ikut tahapan akhir. Di antara 14 OPD itu, pendaftarnya bervariasi. Ada yang 4 orang dan ada yang 10 orang.

Asisten I Pemkab Bondowoso sekaligus sekretaris tim pansel, Wawan Setiawan, mengatakan, keputusan untuk memberikan kesempatan kepada semua peserta merupakan keputusan tim pansel. “Semuanya sudah dilakukan proses. Karena ingin memilih yang terbaik, dan semua yang mendaftar memiliki kesempatan yang sama,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sehingga hasil pleno tim pansel memutuskan, kata dia, semuanya akan masuk dan mengikuti tes wawancara akhir. “Hal ini juga sudah dikonsultasikan dengan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara, Red),” katanya saat dikonfirmasi, kemarin.

Hal ini sebenarnya sama dengan saat pendaftaran. Ada beberapa pendaftar yang dianggap tidak memenuhi syarat administrasi. Tetapi kemudian tim pansel memberikan ruang bagi mereka untuk mengklarifikasi. “Sehingga dibukalah yang namanya masa sanggah. Itu pun hasil pleno dari tim pansel. Prosesnya ada di pansel. Sifatnya pansel kolektif kolegial,” papar mantan Kadis BKD tersebut.

Kemudian, setelah tes wawancara akhir, ada tiga nama yang akan disampaikan ke Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin. “Nanti menjadi hak prerogatif Bapak Bupati untuk memilih salah satunya. Sekali lagi, karena ingin menjaring yang terbaik, maka pendaftar diberi kesempatan yang sama,” paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Pj Sekda Bondowoso Soekaryo mengatakan bahwa wawancara akhir itu dilaksanakan oleh tim pansel. “Khusus inspektorat ada inspektur dari provinsi,” kata sekda yang sekaligus ketua tim pansel itu.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tahapan demi tahapan uji kompetensi dan asesmen bagi puluhan peserta seleksi terbuka JPT Pratama. Atau lelang jabatan open bidding untuk 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kini, tahapan akhir atau wawancara akhir akan digelar.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, sebelumnya pansel berencana mengambil 4 besar untuk ikut tes wawancara akhir. Namun, hasil rapat pansel memutuskan semua peserta yang lolos bisa ikut tahapan akhir. Di antara 14 OPD itu, pendaftarnya bervariasi. Ada yang 4 orang dan ada yang 10 orang.

Asisten I Pemkab Bondowoso sekaligus sekretaris tim pansel, Wawan Setiawan, mengatakan, keputusan untuk memberikan kesempatan kepada semua peserta merupakan keputusan tim pansel. “Semuanya sudah dilakukan proses. Karena ingin memilih yang terbaik, dan semua yang mendaftar memiliki kesempatan yang sama,” katanya.

Sehingga hasil pleno tim pansel memutuskan, kata dia, semuanya akan masuk dan mengikuti tes wawancara akhir. “Hal ini juga sudah dikonsultasikan dengan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara, Red),” katanya saat dikonfirmasi, kemarin.

Hal ini sebenarnya sama dengan saat pendaftaran. Ada beberapa pendaftar yang dianggap tidak memenuhi syarat administrasi. Tetapi kemudian tim pansel memberikan ruang bagi mereka untuk mengklarifikasi. “Sehingga dibukalah yang namanya masa sanggah. Itu pun hasil pleno dari tim pansel. Prosesnya ada di pansel. Sifatnya pansel kolektif kolegial,” papar mantan Kadis BKD tersebut.

Kemudian, setelah tes wawancara akhir, ada tiga nama yang akan disampaikan ke Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin. “Nanti menjadi hak prerogatif Bapak Bupati untuk memilih salah satunya. Sekali lagi, karena ingin menjaring yang terbaik, maka pendaftar diberi kesempatan yang sama,” paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Pj Sekda Bondowoso Soekaryo mengatakan bahwa wawancara akhir itu dilaksanakan oleh tim pansel. “Khusus inspektorat ada inspektur dari provinsi,” kata sekda yang sekaligus ketua tim pansel itu.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tahapan demi tahapan uji kompetensi dan asesmen bagi puluhan peserta seleksi terbuka JPT Pratama. Atau lelang jabatan open bidding untuk 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kini, tahapan akhir atau wawancara akhir akan digelar.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, sebelumnya pansel berencana mengambil 4 besar untuk ikut tes wawancara akhir. Namun, hasil rapat pansel memutuskan semua peserta yang lolos bisa ikut tahapan akhir. Di antara 14 OPD itu, pendaftarnya bervariasi. Ada yang 4 orang dan ada yang 10 orang.

Asisten I Pemkab Bondowoso sekaligus sekretaris tim pansel, Wawan Setiawan, mengatakan, keputusan untuk memberikan kesempatan kepada semua peserta merupakan keputusan tim pansel. “Semuanya sudah dilakukan proses. Karena ingin memilih yang terbaik, dan semua yang mendaftar memiliki kesempatan yang sama,” katanya.

Sehingga hasil pleno tim pansel memutuskan, kata dia, semuanya akan masuk dan mengikuti tes wawancara akhir. “Hal ini juga sudah dikonsultasikan dengan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara, Red),” katanya saat dikonfirmasi, kemarin.

Hal ini sebenarnya sama dengan saat pendaftaran. Ada beberapa pendaftar yang dianggap tidak memenuhi syarat administrasi. Tetapi kemudian tim pansel memberikan ruang bagi mereka untuk mengklarifikasi. “Sehingga dibukalah yang namanya masa sanggah. Itu pun hasil pleno dari tim pansel. Prosesnya ada di pansel. Sifatnya pansel kolektif kolegial,” papar mantan Kadis BKD tersebut.

Kemudian, setelah tes wawancara akhir, ada tiga nama yang akan disampaikan ke Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin. “Nanti menjadi hak prerogatif Bapak Bupati untuk memilih salah satunya. Sekali lagi, karena ingin menjaring yang terbaik, maka pendaftar diberi kesempatan yang sama,” paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Pj Sekda Bondowoso Soekaryo mengatakan bahwa wawancara akhir itu dilaksanakan oleh tim pansel. “Khusus inspektorat ada inspektur dari provinsi,” kata sekda yang sekaligus ketua tim pansel itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/