alexametrics
23 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Ribuan Santri Nurul Jadid Disambut Prokes

Orang Tua Menjemput di Lima Titik Berbeda

Mobile_AP_Rectangle 1

Disebutkan, jumlah santri asal Bondowoso yang dipulangkan kemarin hampir dua ribu orang. Kepulangan mereka terbagi ke dalam dua kelompok. Pagi hari untuk santri putri, siang hari untuk santri putra.

Terdapat enam titik penjemputan santri. Di antaranya di Wringin, Unej Kampus Bondowoso, Masjid Maesan, Alun-Alun Tamanan, Tapen, dan PG Prajekan.

Petugas dari Puskesmas Kademangan, Fatkhur Rochman mengatakan, para santri yang pulang tersebut hanya dicek keadaan umumnya, berikutnya didata. Selama proses pemulangan, tidak ditemukan santri yang memiliki gejala tertentu, seperti pusing, panas, dan lainnya. “Kami lihat kondisi anaknya. Kalau kelihatan sakit, langsung kami isolasi,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis: mg3
Fotografer: mg3
Editor: Solikhul Huda

- Advertisement -

Disebutkan, jumlah santri asal Bondowoso yang dipulangkan kemarin hampir dua ribu orang. Kepulangan mereka terbagi ke dalam dua kelompok. Pagi hari untuk santri putri, siang hari untuk santri putra.

Terdapat enam titik penjemputan santri. Di antaranya di Wringin, Unej Kampus Bondowoso, Masjid Maesan, Alun-Alun Tamanan, Tapen, dan PG Prajekan.

Petugas dari Puskesmas Kademangan, Fatkhur Rochman mengatakan, para santri yang pulang tersebut hanya dicek keadaan umumnya, berikutnya didata. Selama proses pemulangan, tidak ditemukan santri yang memiliki gejala tertentu, seperti pusing, panas, dan lainnya. “Kami lihat kondisi anaknya. Kalau kelihatan sakit, langsung kami isolasi,” pungkasnya.

Jurnalis: mg3
Fotografer: mg3
Editor: Solikhul Huda

Disebutkan, jumlah santri asal Bondowoso yang dipulangkan kemarin hampir dua ribu orang. Kepulangan mereka terbagi ke dalam dua kelompok. Pagi hari untuk santri putri, siang hari untuk santri putra.

Terdapat enam titik penjemputan santri. Di antaranya di Wringin, Unej Kampus Bondowoso, Masjid Maesan, Alun-Alun Tamanan, Tapen, dan PG Prajekan.

Petugas dari Puskesmas Kademangan, Fatkhur Rochman mengatakan, para santri yang pulang tersebut hanya dicek keadaan umumnya, berikutnya didata. Selama proses pemulangan, tidak ditemukan santri yang memiliki gejala tertentu, seperti pusing, panas, dan lainnya. “Kami lihat kondisi anaknya. Kalau kelihatan sakit, langsung kami isolasi,” pungkasnya.

Jurnalis: mg3
Fotografer: mg3
Editor: Solikhul Huda

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/