alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Berikan Ribuan Masker untuk Santri

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Desa Kerang, Sukosari, menerima bantuan masker dari Polres Bondowoso, Kamis (26/3). Pemberian masker itu sekaligus sosialisasi dan motivasi pencanangan santri sehat santri bermasker. Hal itu merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi pencanangan gerakan santri bermasker Pemkab Bondowoso, di Mapolres Bondowoso, 25 Februari lalu.
Hadir perwakilan dari Polres Iptu Shobingin. Pihaknya memberikan arahan terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan. Sekaligus menegaskan pentingnya sinergisitas ulama dengan umara (pemerintah).
KH Baihaqi, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum, berharap untuk ke depan ulama dan Polri akan terus bersinergi dengan baik. Kedatangan rombongan dari Polres Bondowoso disambut baik dengan lantunan mars syubbanul wathan oleh para santri.
Nurul Jamal Habaib, Ketua Yayasan Mambaul Ulum, menyampaikan, pacsaacara tersebut harapannya para santri akan termotivasi untuk selalu mematuhi prokes. “Saya mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini. Saya berharap kepada lembaga-lembaga pendidikan lain agar senantiasa bersinergi juga dengan aparat kepolisian,” terangnya.
Sebelumnya, AKBP Erick Frendriz mengatakan, pencanangan santri bermasker merupakan program yang diinisiasi oleh Forkopimda Jawa Timur. Pihaknya mengaku akan membagikan masker kepada pondok pesantren.
Diharapkan pesantren mengedukasi santrinya agar bisa melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat. “Sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran virus,” ungkapnya. Apalagi, pesantren merupakan salah satu tempat yang dihuni oleh banyak orang.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Desa Kerang, Sukosari, menerima bantuan masker dari Polres Bondowoso, Kamis (26/3). Pemberian masker itu sekaligus sosialisasi dan motivasi pencanangan santri sehat santri bermasker. Hal itu merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi pencanangan gerakan santri bermasker Pemkab Bondowoso, di Mapolres Bondowoso, 25 Februari lalu.
Hadir perwakilan dari Polres Iptu Shobingin. Pihaknya memberikan arahan terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan. Sekaligus menegaskan pentingnya sinergisitas ulama dengan umara (pemerintah).
KH Baihaqi, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum, berharap untuk ke depan ulama dan Polri akan terus bersinergi dengan baik. Kedatangan rombongan dari Polres Bondowoso disambut baik dengan lantunan mars syubbanul wathan oleh para santri.
Nurul Jamal Habaib, Ketua Yayasan Mambaul Ulum, menyampaikan, pacsaacara tersebut harapannya para santri akan termotivasi untuk selalu mematuhi prokes. “Saya mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini. Saya berharap kepada lembaga-lembaga pendidikan lain agar senantiasa bersinergi juga dengan aparat kepolisian,” terangnya.
Sebelumnya, AKBP Erick Frendriz mengatakan, pencanangan santri bermasker merupakan program yang diinisiasi oleh Forkopimda Jawa Timur. Pihaknya mengaku akan membagikan masker kepada pondok pesantren.
Diharapkan pesantren mengedukasi santrinya agar bisa melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat. “Sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran virus,” ungkapnya. Apalagi, pesantren merupakan salah satu tempat yang dihuni oleh banyak orang.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Desa Kerang, Sukosari, menerima bantuan masker dari Polres Bondowoso, Kamis (26/3). Pemberian masker itu sekaligus sosialisasi dan motivasi pencanangan santri sehat santri bermasker. Hal itu merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi pencanangan gerakan santri bermasker Pemkab Bondowoso, di Mapolres Bondowoso, 25 Februari lalu.
Hadir perwakilan dari Polres Iptu Shobingin. Pihaknya memberikan arahan terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan. Sekaligus menegaskan pentingnya sinergisitas ulama dengan umara (pemerintah).
KH Baihaqi, Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum, berharap untuk ke depan ulama dan Polri akan terus bersinergi dengan baik. Kedatangan rombongan dari Polres Bondowoso disambut baik dengan lantunan mars syubbanul wathan oleh para santri.
Nurul Jamal Habaib, Ketua Yayasan Mambaul Ulum, menyampaikan, pacsaacara tersebut harapannya para santri akan termotivasi untuk selalu mematuhi prokes. “Saya mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini. Saya berharap kepada lembaga-lembaga pendidikan lain agar senantiasa bersinergi juga dengan aparat kepolisian,” terangnya.
Sebelumnya, AKBP Erick Frendriz mengatakan, pencanangan santri bermasker merupakan program yang diinisiasi oleh Forkopimda Jawa Timur. Pihaknya mengaku akan membagikan masker kepada pondok pesantren.
Diharapkan pesantren mengedukasi santrinya agar bisa melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat. “Sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran virus,” ungkapnya. Apalagi, pesantren merupakan salah satu tempat yang dihuni oleh banyak orang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/