alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Pastikan Tak Ada TKI Bondowoso di Tiongkok, yang Ilegal?

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran virus korona di Wuhan, membuat sejumlah perangkat daerah melakukan identifikasi. Termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Bondowoso. Kemarin mereka memastikan tidak ada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Bondowoso yang ada di Tiongkok.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Jaminan Sosial dan Tenaga Kerja, Totok Hariyanto mengatakan, warga Bondowoso yang menjadi tenaga kerja di luar negeri kebanyakan tersebar di Jepang, Taiwan dan Malaysia. “Untuk TKI yang melalui kita tidak ada yang dikirim ke Tiongkok, kebanyakan kalau di Jepang itu rata-rata tenaga medis. Untuk pertukaran pelajar bahkan tidak ada,” paparnya, Rabu (29/1).

Menurutnya, penyebaran TKI di Bondowoso ini langsung melalui Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI), yakni PT Bangun Gunung Sari. Ada sekitar 80 tenaga kerja yang dikirim ke wilayah Asia dan Asia Tengah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mestipun tidak ada warga Bondowoso yang menjadi tenaga kerja disana, pihaknya tetap mengimbau pada seluruh TKI agar selalu waspada dan menjaga kesehatannya. Karena virus mematikan ini sudah menyebar ke beberapa negara terjangkit.

“Kami tetap mewanti-wanti kepada seluruh TKI asal Bondowoso untuk selalu waspada dan hati-hati. Dan juga untuk TKI yang mau keluar melalui disnaker yang hendak melakukan penerbangan ke luar negeri terutama tujuan Tiongkok, kami minta agar ditunda terlebih dahulu. Agar tidak tertular penyakit yang sampai saat belum ada penawarnya,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran virus korona di Wuhan, membuat sejumlah perangkat daerah melakukan identifikasi. Termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Bondowoso. Kemarin mereka memastikan tidak ada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Bondowoso yang ada di Tiongkok.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Jaminan Sosial dan Tenaga Kerja, Totok Hariyanto mengatakan, warga Bondowoso yang menjadi tenaga kerja di luar negeri kebanyakan tersebar di Jepang, Taiwan dan Malaysia. “Untuk TKI yang melalui kita tidak ada yang dikirim ke Tiongkok, kebanyakan kalau di Jepang itu rata-rata tenaga medis. Untuk pertukaran pelajar bahkan tidak ada,” paparnya, Rabu (29/1).

Menurutnya, penyebaran TKI di Bondowoso ini langsung melalui Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI), yakni PT Bangun Gunung Sari. Ada sekitar 80 tenaga kerja yang dikirim ke wilayah Asia dan Asia Tengah.

Mestipun tidak ada warga Bondowoso yang menjadi tenaga kerja disana, pihaknya tetap mengimbau pada seluruh TKI agar selalu waspada dan menjaga kesehatannya. Karena virus mematikan ini sudah menyebar ke beberapa negara terjangkit.

“Kami tetap mewanti-wanti kepada seluruh TKI asal Bondowoso untuk selalu waspada dan hati-hati. Dan juga untuk TKI yang mau keluar melalui disnaker yang hendak melakukan penerbangan ke luar negeri terutama tujuan Tiongkok, kami minta agar ditunda terlebih dahulu. Agar tidak tertular penyakit yang sampai saat belum ada penawarnya,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penyebaran virus korona di Wuhan, membuat sejumlah perangkat daerah melakukan identifikasi. Termasuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Bondowoso. Kemarin mereka memastikan tidak ada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Bondowoso yang ada di Tiongkok.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Jaminan Sosial dan Tenaga Kerja, Totok Hariyanto mengatakan, warga Bondowoso yang menjadi tenaga kerja di luar negeri kebanyakan tersebar di Jepang, Taiwan dan Malaysia. “Untuk TKI yang melalui kita tidak ada yang dikirim ke Tiongkok, kebanyakan kalau di Jepang itu rata-rata tenaga medis. Untuk pertukaran pelajar bahkan tidak ada,” paparnya, Rabu (29/1).

Menurutnya, penyebaran TKI di Bondowoso ini langsung melalui Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI), yakni PT Bangun Gunung Sari. Ada sekitar 80 tenaga kerja yang dikirim ke wilayah Asia dan Asia Tengah.

Mestipun tidak ada warga Bondowoso yang menjadi tenaga kerja disana, pihaknya tetap mengimbau pada seluruh TKI agar selalu waspada dan menjaga kesehatannya. Karena virus mematikan ini sudah menyebar ke beberapa negara terjangkit.

“Kami tetap mewanti-wanti kepada seluruh TKI asal Bondowoso untuk selalu waspada dan hati-hati. Dan juga untuk TKI yang mau keluar melalui disnaker yang hendak melakukan penerbangan ke luar negeri terutama tujuan Tiongkok, kami minta agar ditunda terlebih dahulu. Agar tidak tertular penyakit yang sampai saat belum ada penawarnya,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/