23.2 C
Jember
Monday, 30 January 2023

Rengginang UMKM Bondowoso, Sukses Dijual di Toko Indomaret

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, Radar Ijen – Memulai suatu usaha tentunya membutuhan tekad, prinsip, inovasi, dan kreativitas yang mumpuni agar produknya dapat bersaing di pasaran. Arif Nurdiyanto (50), pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memulai usahanya melewati jalan yang tak mulus. Bermula dari lima tahun yang lalu, Arif bersama sang istri mulai menjual rengginang dari toko oleh – oleh satu ke yang lainnya. Namun, perekonomian Arif tidak mengalami peningkatan. Hingga akhirnya Arif menawarkan rengginang buatannya ke kantor Indomaret Cabang Jember.

BACA JUGA : Ratusan Rumah Warga Ngampelrejo Jember Direndam Banjir Setinggi 1 Meter

Berjodoh dengan Indomaret, produk Rengginang milik Arif diterima dan mulai dipasarkan di 13 toko Indomaret di Bondowoso. Rengginang, makanan tradisional yang terbuat dari beras ketan kini bersaing dengan cemilan produksi pabrik yang dijual di ritel modern, Indomaret. Ayah dari 2 orang putra ini tidak pernah menyerah walaupun mulanya hanya mendapat keuntungan Rp 5.000 dari penjualan rengginang.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Awal mula pembuatan rengginang semua dilakukan sendiri, dari mulai pengolahan bahan mentah, cetakan, hingga penggorengan bahkan mengantar ke toko tanpa ada yang bantu seorang karyawan pun,” ujar Arif mengenang perjuangannya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, Radar Ijen – Memulai suatu usaha tentunya membutuhan tekad, prinsip, inovasi, dan kreativitas yang mumpuni agar produknya dapat bersaing di pasaran. Arif Nurdiyanto (50), pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memulai usahanya melewati jalan yang tak mulus. Bermula dari lima tahun yang lalu, Arif bersama sang istri mulai menjual rengginang dari toko oleh – oleh satu ke yang lainnya. Namun, perekonomian Arif tidak mengalami peningkatan. Hingga akhirnya Arif menawarkan rengginang buatannya ke kantor Indomaret Cabang Jember.

BACA JUGA : Ratusan Rumah Warga Ngampelrejo Jember Direndam Banjir Setinggi 1 Meter

Berjodoh dengan Indomaret, produk Rengginang milik Arif diterima dan mulai dipasarkan di 13 toko Indomaret di Bondowoso. Rengginang, makanan tradisional yang terbuat dari beras ketan kini bersaing dengan cemilan produksi pabrik yang dijual di ritel modern, Indomaret. Ayah dari 2 orang putra ini tidak pernah menyerah walaupun mulanya hanya mendapat keuntungan Rp 5.000 dari penjualan rengginang.

“Awal mula pembuatan rengginang semua dilakukan sendiri, dari mulai pengolahan bahan mentah, cetakan, hingga penggorengan bahkan mengantar ke toko tanpa ada yang bantu seorang karyawan pun,” ujar Arif mengenang perjuangannya.

BONDOWOSO, Radar Ijen – Memulai suatu usaha tentunya membutuhan tekad, prinsip, inovasi, dan kreativitas yang mumpuni agar produknya dapat bersaing di pasaran. Arif Nurdiyanto (50), pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memulai usahanya melewati jalan yang tak mulus. Bermula dari lima tahun yang lalu, Arif bersama sang istri mulai menjual rengginang dari toko oleh – oleh satu ke yang lainnya. Namun, perekonomian Arif tidak mengalami peningkatan. Hingga akhirnya Arif menawarkan rengginang buatannya ke kantor Indomaret Cabang Jember.

BACA JUGA : Ratusan Rumah Warga Ngampelrejo Jember Direndam Banjir Setinggi 1 Meter

Berjodoh dengan Indomaret, produk Rengginang milik Arif diterima dan mulai dipasarkan di 13 toko Indomaret di Bondowoso. Rengginang, makanan tradisional yang terbuat dari beras ketan kini bersaing dengan cemilan produksi pabrik yang dijual di ritel modern, Indomaret. Ayah dari 2 orang putra ini tidak pernah menyerah walaupun mulanya hanya mendapat keuntungan Rp 5.000 dari penjualan rengginang.

“Awal mula pembuatan rengginang semua dilakukan sendiri, dari mulai pengolahan bahan mentah, cetakan, hingga penggorengan bahkan mengantar ke toko tanpa ada yang bantu seorang karyawan pun,” ujar Arif mengenang perjuangannya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca