alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Warga Binaan Lapas Bondowoso Banjir Orderan Sablon Bungkus Makanan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Bondowoso, kemarin, tengah sibuk bergelut dengan plastik dan kertas berwarna coklat. Dalam ruangan giat kerja, mereka sibuk mengemas plastik dan kertas itu agar terlihat rapi.

Ya, mereka sedang sibuk mengerjakan sablon untuk bungkus makanan. Ternyata, para WBP itu tengah mengerjakan pesanan dari salah satu kedai rumah makan di Bondowoso, untuk sablon bungkus makanan tersebut.

Sebelum mengerjakan sablon makanan tersebut, para WBP itu sudah mendapat pelatihan sablon dari Lapas Bondowoso. “Pelatihan sablon ini memiliki fungsi berjenjang. Tidak hanya bisa diterapkan di lapas oleh WBP, tapi di luar juga nanti bisa mereka praktikkan,” ujar Sarwito, Kepala Lapas Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sarwito mengatakan, pelatihan penyablonan ini merupakan pelatihan pembinaan agar para WBP yang dilatih nantinya bisa mahir. Tidak hanya dalam menggunakan alat cetak sablon, tetapi juga bisa merancang cetakannya. “Agar para WBP ini bisa mandiri ke depannya. Memiliki ketrampilan. Kami ingin bisa mencetak WBP yang mandiri dan unggul,” imbuhnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Lapas Kelas II B Bondowoso secara konsisten melaksanakan kegiatan pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan. Selain sablon, tak jarang WBP yang sudah mahir berketerampilan mendapat orderan dari masyarakat luar. Seperti membuat kerajinan kayu, lukisan, ataupun kaligrafi.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Bondowoso, kemarin, tengah sibuk bergelut dengan plastik dan kertas berwarna coklat. Dalam ruangan giat kerja, mereka sibuk mengemas plastik dan kertas itu agar terlihat rapi.

Ya, mereka sedang sibuk mengerjakan sablon untuk bungkus makanan. Ternyata, para WBP itu tengah mengerjakan pesanan dari salah satu kedai rumah makan di Bondowoso, untuk sablon bungkus makanan tersebut.

Sebelum mengerjakan sablon makanan tersebut, para WBP itu sudah mendapat pelatihan sablon dari Lapas Bondowoso. “Pelatihan sablon ini memiliki fungsi berjenjang. Tidak hanya bisa diterapkan di lapas oleh WBP, tapi di luar juga nanti bisa mereka praktikkan,” ujar Sarwito, Kepala Lapas Bondowoso.

Sarwito mengatakan, pelatihan penyablonan ini merupakan pelatihan pembinaan agar para WBP yang dilatih nantinya bisa mahir. Tidak hanya dalam menggunakan alat cetak sablon, tetapi juga bisa merancang cetakannya. “Agar para WBP ini bisa mandiri ke depannya. Memiliki ketrampilan. Kami ingin bisa mencetak WBP yang mandiri dan unggul,” imbuhnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Lapas Kelas II B Bondowoso secara konsisten melaksanakan kegiatan pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan. Selain sablon, tak jarang WBP yang sudah mahir berketerampilan mendapat orderan dari masyarakat luar. Seperti membuat kerajinan kayu, lukisan, ataupun kaligrafi.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Bondowoso, kemarin, tengah sibuk bergelut dengan plastik dan kertas berwarna coklat. Dalam ruangan giat kerja, mereka sibuk mengemas plastik dan kertas itu agar terlihat rapi.

Ya, mereka sedang sibuk mengerjakan sablon untuk bungkus makanan. Ternyata, para WBP itu tengah mengerjakan pesanan dari salah satu kedai rumah makan di Bondowoso, untuk sablon bungkus makanan tersebut.

Sebelum mengerjakan sablon makanan tersebut, para WBP itu sudah mendapat pelatihan sablon dari Lapas Bondowoso. “Pelatihan sablon ini memiliki fungsi berjenjang. Tidak hanya bisa diterapkan di lapas oleh WBP, tapi di luar juga nanti bisa mereka praktikkan,” ujar Sarwito, Kepala Lapas Bondowoso.

Sarwito mengatakan, pelatihan penyablonan ini merupakan pelatihan pembinaan agar para WBP yang dilatih nantinya bisa mahir. Tidak hanya dalam menggunakan alat cetak sablon, tetapi juga bisa merancang cetakannya. “Agar para WBP ini bisa mandiri ke depannya. Memiliki ketrampilan. Kami ingin bisa mencetak WBP yang mandiri dan unggul,” imbuhnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Lapas Kelas II B Bondowoso secara konsisten melaksanakan kegiatan pembinaan bagi warga binaan pemasyarakatan. Selain sablon, tak jarang WBP yang sudah mahir berketerampilan mendapat orderan dari masyarakat luar. Seperti membuat kerajinan kayu, lukisan, ataupun kaligrafi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/