alexametrics
24.1 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Minta PKL Boleh Jualan Lagi di Alun-Alun Bondowoso

Tetap Perhatikan Prokes dan Jam Tutup

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penerapan PPKM level 4 diperpanjang hingga 2 Agustus mendatang. Presiden Jokowi pun menyampaikan bahwa para PKL dapat kembali menggelaran dagangannya. Namun, dengan berbagai syarat. Salah satunya pengunjung yang makan di tempat dibatasi 20 menit saja. Jam tutup maksimal hingga pukul 21.00. Selama ini, para PKL yang biasa berjualan di stan Alun-Alun Bondowoso, tepatnya di depan Lapas Kelas II B Bondowoso, memang tidak buka sama sekali. Sebab, ruas jalan sekitaran alun-alun ditutup selama 24 jam akibat PPKM darurat.

Atas kebijakan pemerintah pusat terbaru itulah, Ketua Fraksi Amanat Golongan Karya Kukuh Rajardjo sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPRD Bondowoso ini bersuara. Dirinya meminta agar Pemkab Bondowoso segera mengambil kebijakan strategis yang kembali menguntungkan para PKL. “Maka kami minta kepada pemkab segera memperbolehkan PKL berjualan di pusat-pusat PKL yang selama PPKM darurat ini tutup,” katanya.

Lebih lanjut, politisi muda ini berharap pemkab juga memperhatikan protokol kesehatan para PKL. “Kami juga meminta pemkab agar memfasilitasi penerapan prokes ketat bagi PKL. Karena mereka sudah cukup lama libur. Maka jangan sampai mereka mengeluarkan biaya sendiri hanya untuk memenuhi standar prokesnya,” urai Kukuh.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain ingin para PKL bisa berjualan kembali sembari menaati prokes yang sudah ada, Kukuh juga mengingatkan kepada pemkab atas bantuan kepada para PKL. “Di samping itu, kami mengingatkan agar pemkab segera mencairkan BLT bagi para PKL, pedagang asongan, dan pihak-pihak lain yang benar-benar terdampak akan penerapan PPKM darurat ini,” pungkasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penerapan PPKM level 4 diperpanjang hingga 2 Agustus mendatang. Presiden Jokowi pun menyampaikan bahwa para PKL dapat kembali menggelaran dagangannya. Namun, dengan berbagai syarat. Salah satunya pengunjung yang makan di tempat dibatasi 20 menit saja. Jam tutup maksimal hingga pukul 21.00. Selama ini, para PKL yang biasa berjualan di stan Alun-Alun Bondowoso, tepatnya di depan Lapas Kelas II B Bondowoso, memang tidak buka sama sekali. Sebab, ruas jalan sekitaran alun-alun ditutup selama 24 jam akibat PPKM darurat.

Atas kebijakan pemerintah pusat terbaru itulah, Ketua Fraksi Amanat Golongan Karya Kukuh Rajardjo sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPRD Bondowoso ini bersuara. Dirinya meminta agar Pemkab Bondowoso segera mengambil kebijakan strategis yang kembali menguntungkan para PKL. “Maka kami minta kepada pemkab segera memperbolehkan PKL berjualan di pusat-pusat PKL yang selama PPKM darurat ini tutup,” katanya.

Lebih lanjut, politisi muda ini berharap pemkab juga memperhatikan protokol kesehatan para PKL. “Kami juga meminta pemkab agar memfasilitasi penerapan prokes ketat bagi PKL. Karena mereka sudah cukup lama libur. Maka jangan sampai mereka mengeluarkan biaya sendiri hanya untuk memenuhi standar prokesnya,” urai Kukuh.

Selain ingin para PKL bisa berjualan kembali sembari menaati prokes yang sudah ada, Kukuh juga mengingatkan kepada pemkab atas bantuan kepada para PKL. “Di samping itu, kami mengingatkan agar pemkab segera mencairkan BLT bagi para PKL, pedagang asongan, dan pihak-pihak lain yang benar-benar terdampak akan penerapan PPKM darurat ini,” pungkasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penerapan PPKM level 4 diperpanjang hingga 2 Agustus mendatang. Presiden Jokowi pun menyampaikan bahwa para PKL dapat kembali menggelaran dagangannya. Namun, dengan berbagai syarat. Salah satunya pengunjung yang makan di tempat dibatasi 20 menit saja. Jam tutup maksimal hingga pukul 21.00. Selama ini, para PKL yang biasa berjualan di stan Alun-Alun Bondowoso, tepatnya di depan Lapas Kelas II B Bondowoso, memang tidak buka sama sekali. Sebab, ruas jalan sekitaran alun-alun ditutup selama 24 jam akibat PPKM darurat.

Atas kebijakan pemerintah pusat terbaru itulah, Ketua Fraksi Amanat Golongan Karya Kukuh Rajardjo sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPRD Bondowoso ini bersuara. Dirinya meminta agar Pemkab Bondowoso segera mengambil kebijakan strategis yang kembali menguntungkan para PKL. “Maka kami minta kepada pemkab segera memperbolehkan PKL berjualan di pusat-pusat PKL yang selama PPKM darurat ini tutup,” katanya.

Lebih lanjut, politisi muda ini berharap pemkab juga memperhatikan protokol kesehatan para PKL. “Kami juga meminta pemkab agar memfasilitasi penerapan prokes ketat bagi PKL. Karena mereka sudah cukup lama libur. Maka jangan sampai mereka mengeluarkan biaya sendiri hanya untuk memenuhi standar prokesnya,” urai Kukuh.

Selain ingin para PKL bisa berjualan kembali sembari menaati prokes yang sudah ada, Kukuh juga mengingatkan kepada pemkab atas bantuan kepada para PKL. “Di samping itu, kami mengingatkan agar pemkab segera mencairkan BLT bagi para PKL, pedagang asongan, dan pihak-pihak lain yang benar-benar terdampak akan penerapan PPKM darurat ini,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/