alexametrics
24.1 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Distribusikan Jamu Gratis untuk Pasien Isoman

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satgas Covid-19 Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bondowoso menyediakan jamu rempah gratis untuk pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya. Jamu tersebut dibuat dari rempah-rempah, dan diyakini bisa meningkatkan nafsu makan dan imunitas tubuh. Bahan-bahan jamu itu di antaranya jahe merah, kunyit, kayu manis, temu lawak, dan sejumlah bahan herbal lainnya.

Jamu rempah itu diproduksi oleh salah satu anggota Satgas Covid-19 NU Bondowoso, Syamsi, di kediamannya, Jalan Pelita, Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso. Setelah proses pembuatan selesai, jamu tersebut kemudian didistribusikan kepada warga isoman secara langsung oleh tim yang bertugas.

Syamsi, pembuat jamu rempah, mengatakan, pertama ia mendapatkan puluhan pesanan dari warga. Selain itu, ia juga rutin memberikannya kepada warga yang membutuhkan, khususnya yang sedang isoman. “Ternyata, setelah mengonsumsi jamu ini, warga yang isoman mengaku kondisi tubuhnya semakin bugar. Mereka kemudian rutin memesan. Tentu gratis,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dijelaskannya, setiap hari pihaknya memproduksi jamu sebanyak 80 hingga 164 botol untuk dibagikan kepada warga isoman. “Bahkan kemarin bisa sampai 200 botol,” akunya.

Penyediaan jamu selama PPKM darurat ini awalnya atas inisiatif sendiri. Tapi, seiring meningkatnya permintaan, pendistribusian dikoordinasikan dengan Pengurus Cabang NU Bondowoso. “Saya awalnya tidak punya data warga isoman. Jadi, warga menghubungi melalui WhatsApp. Sekarang didistribusikan melalui NU dan Banom NU. Tapi, masyarakat bisa langsung ambil ke rumah,” paparnya.

Atas dasar ingin membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, kader NU Bondowoso ini awalnya menggunakan dana pribadi. “Kebetulan saya di rumah rutin. Dan beberapa teman minta dibuatkan,” imbuhnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Namun, kata dia, saat ini pihaknya justru mendapatkan bantuan dari mantan pasien yang isoman dan sembuh dari Covid-19. “Akhirnya banyak donatur,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satgas Covid-19 Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bondowoso menyediakan jamu rempah gratis untuk pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya. Jamu tersebut dibuat dari rempah-rempah, dan diyakini bisa meningkatkan nafsu makan dan imunitas tubuh. Bahan-bahan jamu itu di antaranya jahe merah, kunyit, kayu manis, temu lawak, dan sejumlah bahan herbal lainnya.

Jamu rempah itu diproduksi oleh salah satu anggota Satgas Covid-19 NU Bondowoso, Syamsi, di kediamannya, Jalan Pelita, Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso. Setelah proses pembuatan selesai, jamu tersebut kemudian didistribusikan kepada warga isoman secara langsung oleh tim yang bertugas.

Syamsi, pembuat jamu rempah, mengatakan, pertama ia mendapatkan puluhan pesanan dari warga. Selain itu, ia juga rutin memberikannya kepada warga yang membutuhkan, khususnya yang sedang isoman. “Ternyata, setelah mengonsumsi jamu ini, warga yang isoman mengaku kondisi tubuhnya semakin bugar. Mereka kemudian rutin memesan. Tentu gratis,” katanya.

Dijelaskannya, setiap hari pihaknya memproduksi jamu sebanyak 80 hingga 164 botol untuk dibagikan kepada warga isoman. “Bahkan kemarin bisa sampai 200 botol,” akunya.

Penyediaan jamu selama PPKM darurat ini awalnya atas inisiatif sendiri. Tapi, seiring meningkatnya permintaan, pendistribusian dikoordinasikan dengan Pengurus Cabang NU Bondowoso. “Saya awalnya tidak punya data warga isoman. Jadi, warga menghubungi melalui WhatsApp. Sekarang didistribusikan melalui NU dan Banom NU. Tapi, masyarakat bisa langsung ambil ke rumah,” paparnya.

Atas dasar ingin membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, kader NU Bondowoso ini awalnya menggunakan dana pribadi. “Kebetulan saya di rumah rutin. Dan beberapa teman minta dibuatkan,” imbuhnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Namun, kata dia, saat ini pihaknya justru mendapatkan bantuan dari mantan pasien yang isoman dan sembuh dari Covid-19. “Akhirnya banyak donatur,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Satgas Covid-19 Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bondowoso menyediakan jamu rempah gratis untuk pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumahnya. Jamu tersebut dibuat dari rempah-rempah, dan diyakini bisa meningkatkan nafsu makan dan imunitas tubuh. Bahan-bahan jamu itu di antaranya jahe merah, kunyit, kayu manis, temu lawak, dan sejumlah bahan herbal lainnya.

Jamu rempah itu diproduksi oleh salah satu anggota Satgas Covid-19 NU Bondowoso, Syamsi, di kediamannya, Jalan Pelita, Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso. Setelah proses pembuatan selesai, jamu tersebut kemudian didistribusikan kepada warga isoman secara langsung oleh tim yang bertugas.

Syamsi, pembuat jamu rempah, mengatakan, pertama ia mendapatkan puluhan pesanan dari warga. Selain itu, ia juga rutin memberikannya kepada warga yang membutuhkan, khususnya yang sedang isoman. “Ternyata, setelah mengonsumsi jamu ini, warga yang isoman mengaku kondisi tubuhnya semakin bugar. Mereka kemudian rutin memesan. Tentu gratis,” katanya.

Dijelaskannya, setiap hari pihaknya memproduksi jamu sebanyak 80 hingga 164 botol untuk dibagikan kepada warga isoman. “Bahkan kemarin bisa sampai 200 botol,” akunya.

Penyediaan jamu selama PPKM darurat ini awalnya atas inisiatif sendiri. Tapi, seiring meningkatnya permintaan, pendistribusian dikoordinasikan dengan Pengurus Cabang NU Bondowoso. “Saya awalnya tidak punya data warga isoman. Jadi, warga menghubungi melalui WhatsApp. Sekarang didistribusikan melalui NU dan Banom NU. Tapi, masyarakat bisa langsung ambil ke rumah,” paparnya.

Atas dasar ingin membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, kader NU Bondowoso ini awalnya menggunakan dana pribadi. “Kebetulan saya di rumah rutin. Dan beberapa teman minta dibuatkan,” imbuhnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Namun, kata dia, saat ini pihaknya justru mendapatkan bantuan dari mantan pasien yang isoman dan sembuh dari Covid-19. “Akhirnya banyak donatur,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/