alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Lonjakan Kasus Aktif Positif Covid-19 di Bondowoso

Sempat Tertinggi se-Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tiga hari terakhir, tren penambahan kasus aktif positif Covid-19 di Bondowoso meningkat. Berdasar data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso pada 25 Juni kemarin, ada penambahan 75 kasus aktif.

Sementara pada 26 Juni, masih berada di angka 65. Lalu, pada Minggu kemarin, turun di angka 52 kasus aktif. Meski dua hari mengalami penurunan, Bondowoso menempati deretan teratas di Jawa Timur pada 25 Juni lalu, untuk kabupaten dengan penambahan jumlah kasus positif Covid-19 per harinya.

Mohammad Imron kepala Dinkes Bondowoso mengungkapkan, karena tingginya kasus positif Covid-19, warga Bondowoso diimbau memperketat tindakan 5M. Yakni, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Mobile_AP_Rectangle 2

“PPKM mikro tingkat desa juga tetap berlangsung di Bondowoso untuk menekan angka penularan Covid-19,” paparnya.

Disisi lain, Plt. Direktur RSUD Dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priyatna mengungkapkan, angka positif Covid-19 di Kota Tape turun drastis pada Maret dan April.  Bila diakumulasi, pihaknya hanya menerima pasien Covid-19 di bawah 10 orang tiap hari. “Ledakan kasus positif Covid-19 terjadi seminggu setelah lebaran hingga sekarang,” ungkapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tiga hari terakhir, tren penambahan kasus aktif positif Covid-19 di Bondowoso meningkat. Berdasar data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso pada 25 Juni kemarin, ada penambahan 75 kasus aktif.

Sementara pada 26 Juni, masih berada di angka 65. Lalu, pada Minggu kemarin, turun di angka 52 kasus aktif. Meski dua hari mengalami penurunan, Bondowoso menempati deretan teratas di Jawa Timur pada 25 Juni lalu, untuk kabupaten dengan penambahan jumlah kasus positif Covid-19 per harinya.

Mohammad Imron kepala Dinkes Bondowoso mengungkapkan, karena tingginya kasus positif Covid-19, warga Bondowoso diimbau memperketat tindakan 5M. Yakni, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

“PPKM mikro tingkat desa juga tetap berlangsung di Bondowoso untuk menekan angka penularan Covid-19,” paparnya.

Disisi lain, Plt. Direktur RSUD Dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priyatna mengungkapkan, angka positif Covid-19 di Kota Tape turun drastis pada Maret dan April.  Bila diakumulasi, pihaknya hanya menerima pasien Covid-19 di bawah 10 orang tiap hari. “Ledakan kasus positif Covid-19 terjadi seminggu setelah lebaran hingga sekarang,” ungkapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tiga hari terakhir, tren penambahan kasus aktif positif Covid-19 di Bondowoso meningkat. Berdasar data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso pada 25 Juni kemarin, ada penambahan 75 kasus aktif.

Sementara pada 26 Juni, masih berada di angka 65. Lalu, pada Minggu kemarin, turun di angka 52 kasus aktif. Meski dua hari mengalami penurunan, Bondowoso menempati deretan teratas di Jawa Timur pada 25 Juni lalu, untuk kabupaten dengan penambahan jumlah kasus positif Covid-19 per harinya.

Mohammad Imron kepala Dinkes Bondowoso mengungkapkan, karena tingginya kasus positif Covid-19, warga Bondowoso diimbau memperketat tindakan 5M. Yakni, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

“PPKM mikro tingkat desa juga tetap berlangsung di Bondowoso untuk menekan angka penularan Covid-19,” paparnya.

Disisi lain, Plt. Direktur RSUD Dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priyatna mengungkapkan, angka positif Covid-19 di Kota Tape turun drastis pada Maret dan April.  Bila diakumulasi, pihaknya hanya menerima pasien Covid-19 di bawah 10 orang tiap hari. “Ledakan kasus positif Covid-19 terjadi seminggu setelah lebaran hingga sekarang,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/