alexametrics
24.5 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Gedung Akper untuk Karantina Pekerja Migran

Swab Negatif, Baru Bisa Pulang ke Keluarga

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Saat ini sudah memasuki pertengahan Ramadan. Pemerintah tengah menyiapkan patroli menyambut Lebaran. Karena masih pandemi Covid-19, pemerintah pusat melarang mudik Lebaran. Salah satu yang menjadi atensi saat ini adalah kepulangan pekerja migran Indonesia.

Sebagai salah satu antisipasi, forkopimda menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait di Gedung Sabha Bina Praja 1, kemarin (27/4). Salah satu yang perlu diantisipasi saat ini adalah adanya varian baru Covid-19. Harapannya, dengan persiapan yang matang, bisa mencegah adanya klaster baru serta menularnya virus varian baru Covid-19 di tengah masyarakat Bondowoso.

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menyampaikan, kurang lebih ada 400 tenaga migran yang berasal dari Bondowoso sedang berada di luar negeri. Hal itu berdasarkan catatan dari Dinas Ketenagakerjaan wilayah Bondowoso. Memang tidak semuanya pulang. “Namun, harus kami koordinasikan terkait antisipasi kepulangan pekerja migran ini. Bahkan, harus koordinasi dengan satgas provinsi dulu,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dijelaskan, berdasarkan adat, biasanya Lebaran menjadi momen kepulangan pekerja migran ke Bondowoso. “Mereka yang pasti pulang adalah yang habis kontrak. Makanya ini kan berkaitan dengan pekerja migran,” jelasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Saat ini sudah memasuki pertengahan Ramadan. Pemerintah tengah menyiapkan patroli menyambut Lebaran. Karena masih pandemi Covid-19, pemerintah pusat melarang mudik Lebaran. Salah satu yang menjadi atensi saat ini adalah kepulangan pekerja migran Indonesia.

Sebagai salah satu antisipasi, forkopimda menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait di Gedung Sabha Bina Praja 1, kemarin (27/4). Salah satu yang perlu diantisipasi saat ini adalah adanya varian baru Covid-19. Harapannya, dengan persiapan yang matang, bisa mencegah adanya klaster baru serta menularnya virus varian baru Covid-19 di tengah masyarakat Bondowoso.

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menyampaikan, kurang lebih ada 400 tenaga migran yang berasal dari Bondowoso sedang berada di luar negeri. Hal itu berdasarkan catatan dari Dinas Ketenagakerjaan wilayah Bondowoso. Memang tidak semuanya pulang. “Namun, harus kami koordinasikan terkait antisipasi kepulangan pekerja migran ini. Bahkan, harus koordinasi dengan satgas provinsi dulu,” katanya.

Dijelaskan, berdasarkan adat, biasanya Lebaran menjadi momen kepulangan pekerja migran ke Bondowoso. “Mereka yang pasti pulang adalah yang habis kontrak. Makanya ini kan berkaitan dengan pekerja migran,” jelasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Saat ini sudah memasuki pertengahan Ramadan. Pemerintah tengah menyiapkan patroli menyambut Lebaran. Karena masih pandemi Covid-19, pemerintah pusat melarang mudik Lebaran. Salah satu yang menjadi atensi saat ini adalah kepulangan pekerja migran Indonesia.

Sebagai salah satu antisipasi, forkopimda menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait di Gedung Sabha Bina Praja 1, kemarin (27/4). Salah satu yang perlu diantisipasi saat ini adalah adanya varian baru Covid-19. Harapannya, dengan persiapan yang matang, bisa mencegah adanya klaster baru serta menularnya virus varian baru Covid-19 di tengah masyarakat Bondowoso.

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menyampaikan, kurang lebih ada 400 tenaga migran yang berasal dari Bondowoso sedang berada di luar negeri. Hal itu berdasarkan catatan dari Dinas Ketenagakerjaan wilayah Bondowoso. Memang tidak semuanya pulang. “Namun, harus kami koordinasikan terkait antisipasi kepulangan pekerja migran ini. Bahkan, harus koordinasi dengan satgas provinsi dulu,” katanya.

Dijelaskan, berdasarkan adat, biasanya Lebaran menjadi momen kepulangan pekerja migran ke Bondowoso. “Mereka yang pasti pulang adalah yang habis kontrak. Makanya ini kan berkaitan dengan pekerja migran,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/