alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Hufaz Bondowoso Akan Dapat Insentif

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah kabupaten menyiapkan insentif untuk ratusan hufaz atau penghafal Alquran di Bondowoso. Ternyata, hal itu mengundang antusiasme cukup tinggi para hufaz. Pasalnya, pada hari pertama saja sudah ada sejumlah 300 orang pendaftar. Hal itu membuat Bupati Bondowoso Salwa Arifin memantau langsung hufaz yang mengikuti untuk mendapatkan insentif, kemarin (25/10).

Pelaksanaan tes tersebut dilakukan secara langsung di Kantor Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ), yang terletak di Jalan Santawi, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bondowoso. Seleksi itu akan berlangsung selama empat hari hingga 28 Oktober mendatang.

Bupati Bondowoso Salwa Arifin mengatakan, per hari ini kurang lebih ada sekitar 300 pendaftar. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah. “Data ini terus berjalan, karena pendaftaran kan masih dibuka sampai tes berakhir,” kata bupati saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, kriteria penerima nanti dinilai dari sisi hafalannya, makhorijul huruf atau pelafalan huruf Arab, dan tajwidnya. Terutama tingkat hafalan dari setiap peserta. “Terutama hafalannya,” imbuhnya.

Saat ini total tersedia 250 kuota insentif untuk para hufaz. Sementara terkait penambahan kuota tahun depan, pihaknya belum bisa memastikan. “Tergantung kekuatan anggaran nanti. Iya untuk yang ini dari APBD kabupaten,” imbuh Pengasuh Ponpes Manbaul Ulum Tangsil Wetan itu.

Pihaknya berpesan agar para hufaz bisa menjaga hafalan. Program ini salah satunya untuk mendorong itu. “Kami juga berikan pembinaan kepada mereka,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Abdul Mufid mengatakan, hari kedua peserta yang mengikuti tes dibatasi maksimal 100 orang. “Ini kan di tengah pandemi, untuk mencegah kerumunan. Hari ini ada lima penguji, dan jaraknya pun berjauhan karena dibagi per ruangan,” paparnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah kabupaten menyiapkan insentif untuk ratusan hufaz atau penghafal Alquran di Bondowoso. Ternyata, hal itu mengundang antusiasme cukup tinggi para hufaz. Pasalnya, pada hari pertama saja sudah ada sejumlah 300 orang pendaftar. Hal itu membuat Bupati Bondowoso Salwa Arifin memantau langsung hufaz yang mengikuti untuk mendapatkan insentif, kemarin (25/10).

Pelaksanaan tes tersebut dilakukan secara langsung di Kantor Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ), yang terletak di Jalan Santawi, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bondowoso. Seleksi itu akan berlangsung selama empat hari hingga 28 Oktober mendatang.

Bupati Bondowoso Salwa Arifin mengatakan, per hari ini kurang lebih ada sekitar 300 pendaftar. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah. “Data ini terus berjalan, karena pendaftaran kan masih dibuka sampai tes berakhir,” kata bupati saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen.

Menurut dia, kriteria penerima nanti dinilai dari sisi hafalannya, makhorijul huruf atau pelafalan huruf Arab, dan tajwidnya. Terutama tingkat hafalan dari setiap peserta. “Terutama hafalannya,” imbuhnya.

Saat ini total tersedia 250 kuota insentif untuk para hufaz. Sementara terkait penambahan kuota tahun depan, pihaknya belum bisa memastikan. “Tergantung kekuatan anggaran nanti. Iya untuk yang ini dari APBD kabupaten,” imbuh Pengasuh Ponpes Manbaul Ulum Tangsil Wetan itu.

Pihaknya berpesan agar para hufaz bisa menjaga hafalan. Program ini salah satunya untuk mendorong itu. “Kami juga berikan pembinaan kepada mereka,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Abdul Mufid mengatakan, hari kedua peserta yang mengikuti tes dibatasi maksimal 100 orang. “Ini kan di tengah pandemi, untuk mencegah kerumunan. Hari ini ada lima penguji, dan jaraknya pun berjauhan karena dibagi per ruangan,” paparnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah kabupaten menyiapkan insentif untuk ratusan hufaz atau penghafal Alquran di Bondowoso. Ternyata, hal itu mengundang antusiasme cukup tinggi para hufaz. Pasalnya, pada hari pertama saja sudah ada sejumlah 300 orang pendaftar. Hal itu membuat Bupati Bondowoso Salwa Arifin memantau langsung hufaz yang mengikuti untuk mendapatkan insentif, kemarin (25/10).

Pelaksanaan tes tersebut dilakukan secara langsung di Kantor Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ), yang terletak di Jalan Santawi, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bondowoso. Seleksi itu akan berlangsung selama empat hari hingga 28 Oktober mendatang.

Bupati Bondowoso Salwa Arifin mengatakan, per hari ini kurang lebih ada sekitar 300 pendaftar. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan terus bertambah. “Data ini terus berjalan, karena pendaftaran kan masih dibuka sampai tes berakhir,” kata bupati saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen.

Menurut dia, kriteria penerima nanti dinilai dari sisi hafalannya, makhorijul huruf atau pelafalan huruf Arab, dan tajwidnya. Terutama tingkat hafalan dari setiap peserta. “Terutama hafalannya,” imbuhnya.

Saat ini total tersedia 250 kuota insentif untuk para hufaz. Sementara terkait penambahan kuota tahun depan, pihaknya belum bisa memastikan. “Tergantung kekuatan anggaran nanti. Iya untuk yang ini dari APBD kabupaten,” imbuh Pengasuh Ponpes Manbaul Ulum Tangsil Wetan itu.

Pihaknya berpesan agar para hufaz bisa menjaga hafalan. Program ini salah satunya untuk mendorong itu. “Kami juga berikan pembinaan kepada mereka,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Abdul Mufid mengatakan, hari kedua peserta yang mengikuti tes dibatasi maksimal 100 orang. “Ini kan di tengah pandemi, untuk mencegah kerumunan. Hari ini ada lima penguji, dan jaraknya pun berjauhan karena dibagi per ruangan,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/