alexametrics
21.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Antisipasi Kekeringan, Paling Banyak Kirim Air ke Botolinggo

Akan Tambah Satu Sumur Bor Geolistrik

Mobile_AP_Rectangle 1

NANGKAAN, Radar Ijen – Beberapa kecamatan di wilayah Bondowoso memang menjadi langganan kekeringan ketika musim kemarau. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemkab adalah membuat sumur geolistrik. Keberadaan hal itu dianggap membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air. Oleh sebab itu, pada tahun ini direncanakan akan membuat satu sumur lagi di tempat berbeda.

BACA JUGA : Kejar Target Proyek Multiyears, Kontraktor Lelet Bakal Diputus Kontrak

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pada 2021 lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso sudah membuat satu sumur bor di Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo. Kemudian, pada tahun ini mereka berencana kembali menggali sumur di Desa Klekean, yang  berada dalam satu kecamatan dengan sumur sebelumnya. Kecamatan tersebut memang menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi besar terjadinya kekeringan.

- Advertisement -

NANGKAAN, Radar Ijen – Beberapa kecamatan di wilayah Bondowoso memang menjadi langganan kekeringan ketika musim kemarau. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemkab adalah membuat sumur geolistrik. Keberadaan hal itu dianggap membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air. Oleh sebab itu, pada tahun ini direncanakan akan membuat satu sumur lagi di tempat berbeda.

BACA JUGA : Kejar Target Proyek Multiyears, Kontraktor Lelet Bakal Diputus Kontrak

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pada 2021 lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso sudah membuat satu sumur bor di Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo. Kemudian, pada tahun ini mereka berencana kembali menggali sumur di Desa Klekean, yang  berada dalam satu kecamatan dengan sumur sebelumnya. Kecamatan tersebut memang menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi besar terjadinya kekeringan.

NANGKAAN, Radar Ijen – Beberapa kecamatan di wilayah Bondowoso memang menjadi langganan kekeringan ketika musim kemarau. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemkab adalah membuat sumur geolistrik. Keberadaan hal itu dianggap membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air. Oleh sebab itu, pada tahun ini direncanakan akan membuat satu sumur lagi di tempat berbeda.

BACA JUGA : Kejar Target Proyek Multiyears, Kontraktor Lelet Bakal Diputus Kontrak

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pada 2021 lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso sudah membuat satu sumur bor di Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo. Kemudian, pada tahun ini mereka berencana kembali menggali sumur di Desa Klekean, yang  berada dalam satu kecamatan dengan sumur sebelumnya. Kecamatan tersebut memang menjadi salah satu wilayah yang memiliki potensi besar terjadinya kekeringan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/