alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Kekerasan Seksual Tidak Cukup dengan Penangkapan

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar Ijen – Kasus kekerasan seksual di Bondowoso masih membutuhkan perhatian serius dari semua pihak. Terbaru, Polres Bondowoso berhasil mengamankan seorang pelaku kekerasan seksual terhadap anaknya sendiri. Perbuatan pelaku baru diketahui saat keluarga korban memberanikan diri melaporkan ke Polres Bondowoso.

BACA JUGA : Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Butuh Perhatian Khusus

Menanggapi kasus tersebut, Direktur LSM Edelweis Murti Jasmani menjelaskan, pemahaman tentang perlindungan diri terhadap anak sangat penting. Termasuk melindungi diri dari anggota keluarga yang berbuat tidak senonoh. Seperti kasus yang berhasil diungkap polres tersebut. Menurutnya, hal itu masih diperlukan pendalaman.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kasus seperti ini, lanjut dia, bukan hanya menjadi tugas polisi semata. Tetapi, menjadi tugas pemerintah kabupaten dan masyarakat secara luas. Sebab, mengatasi kekerasan seksual dianggap tidak cukup dengan penangkapan dan menjerat hukum pelaku. “Tetapi, bagaimana pemulihan psikologis anak. Kemudian, membenahi mental ayah yang tidak benar itu. Serta memberikan pemahaman terhadap anak-anak yang lain. Sebab, ini masalah yang kompleks,” katanya.

- Advertisement -

DABASAH, Radar Ijen – Kasus kekerasan seksual di Bondowoso masih membutuhkan perhatian serius dari semua pihak. Terbaru, Polres Bondowoso berhasil mengamankan seorang pelaku kekerasan seksual terhadap anaknya sendiri. Perbuatan pelaku baru diketahui saat keluarga korban memberanikan diri melaporkan ke Polres Bondowoso.

BACA JUGA : Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Butuh Perhatian Khusus

Menanggapi kasus tersebut, Direktur LSM Edelweis Murti Jasmani menjelaskan, pemahaman tentang perlindungan diri terhadap anak sangat penting. Termasuk melindungi diri dari anggota keluarga yang berbuat tidak senonoh. Seperti kasus yang berhasil diungkap polres tersebut. Menurutnya, hal itu masih diperlukan pendalaman.

Kasus seperti ini, lanjut dia, bukan hanya menjadi tugas polisi semata. Tetapi, menjadi tugas pemerintah kabupaten dan masyarakat secara luas. Sebab, mengatasi kekerasan seksual dianggap tidak cukup dengan penangkapan dan menjerat hukum pelaku. “Tetapi, bagaimana pemulihan psikologis anak. Kemudian, membenahi mental ayah yang tidak benar itu. Serta memberikan pemahaman terhadap anak-anak yang lain. Sebab, ini masalah yang kompleks,” katanya.

DABASAH, Radar Ijen – Kasus kekerasan seksual di Bondowoso masih membutuhkan perhatian serius dari semua pihak. Terbaru, Polres Bondowoso berhasil mengamankan seorang pelaku kekerasan seksual terhadap anaknya sendiri. Perbuatan pelaku baru diketahui saat keluarga korban memberanikan diri melaporkan ke Polres Bondowoso.

BACA JUGA : Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Butuh Perhatian Khusus

Menanggapi kasus tersebut, Direktur LSM Edelweis Murti Jasmani menjelaskan, pemahaman tentang perlindungan diri terhadap anak sangat penting. Termasuk melindungi diri dari anggota keluarga yang berbuat tidak senonoh. Seperti kasus yang berhasil diungkap polres tersebut. Menurutnya, hal itu masih diperlukan pendalaman.

Kasus seperti ini, lanjut dia, bukan hanya menjadi tugas polisi semata. Tetapi, menjadi tugas pemerintah kabupaten dan masyarakat secara luas. Sebab, mengatasi kekerasan seksual dianggap tidak cukup dengan penangkapan dan menjerat hukum pelaku. “Tetapi, bagaimana pemulihan psikologis anak. Kemudian, membenahi mental ayah yang tidak benar itu. Serta memberikan pemahaman terhadap anak-anak yang lain. Sebab, ini masalah yang kompleks,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/