alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Rekrutmen CPNS Butuh Rp 12 M Lebih

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun 2021 di Bondowoso terancam tak dilaksanakan. Hal itu karena anggaran biaya pelaksanaan masuk refocusing.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Soekaryo mengatakan, biaya perekrutan CPNS sangat besar. Selain biaya penyelenggaraan, juga harus dialokasikan anggaran untuk gaji, tunjangan, hingga pelaksanaan latihan dasar (latsar) manakala mereka telah menjadi ASN.

Jika itu membebani APBD yang sifatnya wajib, kemudian tidak dibayar, itu akan jadi salah. Sementara, kondisi pandemi masih belum bisa diprediksi sampai kapan berakhir. Karenanya, untuk tidak mengambil risiko, maka akan ditiadakan sementara. “Sementara. Jika tahun depan kemampuan dan situasi sudah menjadi berubah,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dirinya mengakui bahwa kebutuhan ASN di Bondowoso masih kurang. Belum lagi tiap tahun masih ada yang pensiun. Namun, kata Soekaryo, itu menjadi ketidakberdayaan pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya akan memanfaatkan sumber daya yang ada terlebih dahulu. Sekaligus memanfaatkan kecanggihan teknologi.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun 2021 di Bondowoso terancam tak dilaksanakan. Hal itu karena anggaran biaya pelaksanaan masuk refocusing.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Soekaryo mengatakan, biaya perekrutan CPNS sangat besar. Selain biaya penyelenggaraan, juga harus dialokasikan anggaran untuk gaji, tunjangan, hingga pelaksanaan latihan dasar (latsar) manakala mereka telah menjadi ASN.

Jika itu membebani APBD yang sifatnya wajib, kemudian tidak dibayar, itu akan jadi salah. Sementara, kondisi pandemi masih belum bisa diprediksi sampai kapan berakhir. Karenanya, untuk tidak mengambil risiko, maka akan ditiadakan sementara. “Sementara. Jika tahun depan kemampuan dan situasi sudah menjadi berubah,” ungkapnya.

Dirinya mengakui bahwa kebutuhan ASN di Bondowoso masih kurang. Belum lagi tiap tahun masih ada yang pensiun. Namun, kata Soekaryo, itu menjadi ketidakberdayaan pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya akan memanfaatkan sumber daya yang ada terlebih dahulu. Sekaligus memanfaatkan kecanggihan teknologi.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun 2021 di Bondowoso terancam tak dilaksanakan. Hal itu karena anggaran biaya pelaksanaan masuk refocusing.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Soekaryo mengatakan, biaya perekrutan CPNS sangat besar. Selain biaya penyelenggaraan, juga harus dialokasikan anggaran untuk gaji, tunjangan, hingga pelaksanaan latihan dasar (latsar) manakala mereka telah menjadi ASN.

Jika itu membebani APBD yang sifatnya wajib, kemudian tidak dibayar, itu akan jadi salah. Sementara, kondisi pandemi masih belum bisa diprediksi sampai kapan berakhir. Karenanya, untuk tidak mengambil risiko, maka akan ditiadakan sementara. “Sementara. Jika tahun depan kemampuan dan situasi sudah menjadi berubah,” ungkapnya.

Dirinya mengakui bahwa kebutuhan ASN di Bondowoso masih kurang. Belum lagi tiap tahun masih ada yang pensiun. Namun, kata Soekaryo, itu menjadi ketidakberdayaan pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya akan memanfaatkan sumber daya yang ada terlebih dahulu. Sekaligus memanfaatkan kecanggihan teknologi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/