alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Alternatif Terakhir TPP Ditunda

Mobile_AP_Rectangle 1

Sementara itu, anggota Badan Anggara DPRD Bondowoso Tohari menyarankan agar TPP tidak menjadi salah satu yang di-refocusing atau ditunda pembayarannya. Menurutnya, ketika TPP ditiadakan, dikhawatirkan dapat memengaruhi kinerja ASN (aparatur sipil negara). Akibatnya, pelayanan dikhawatirkan tak bisa maksimal.

“Apalagi saya tanya beberapa ASN, TPP itu sudah dibuat ambil di bank. Apa bank mau ditunda? Sementara, untuk TPP mau dibankkan harus persetujuan pimpinan,” paparnya.

Sehingga, nanti kalau TPP ditiadakan, maka beban ASN semakin berat. Misalnya yang punya tanggungan ke bank. Kalaupun tidak ada, TPP itu sudah ada alokasinya. “Yang gaji untuk ini, dan TPP-nya untuk ini,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya menegaskan, untuk menutupi kekurangan-kekurangan agar mencari di ruang-ruang yang lain. “Misalnya pemeliharaan gedung dan sebagainya. Sehingga tak perlu menunda TPP,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengusulkan penundaan pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) tahun 2021. Nilainya yakni sekitar Rp 21,15 miliar.  Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir menerangkan bahwa pihaknya menerima surat dari pemkab terkait penundaan TPP. Disebut bahwa ini dilakukan untuk menutupi defisit.  Melihat usulan ini, pihaknya meminta untuk dipilah-pilah lagi dengan memperhatikan psikis ASN Bondowoso. Karena itu, pembahasannya masih akan dilanjutkan.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Istimewa
Editor: Solikhul Huda

- Advertisement -

Sementara itu, anggota Badan Anggara DPRD Bondowoso Tohari menyarankan agar TPP tidak menjadi salah satu yang di-refocusing atau ditunda pembayarannya. Menurutnya, ketika TPP ditiadakan, dikhawatirkan dapat memengaruhi kinerja ASN (aparatur sipil negara). Akibatnya, pelayanan dikhawatirkan tak bisa maksimal.

“Apalagi saya tanya beberapa ASN, TPP itu sudah dibuat ambil di bank. Apa bank mau ditunda? Sementara, untuk TPP mau dibankkan harus persetujuan pimpinan,” paparnya.

Sehingga, nanti kalau TPP ditiadakan, maka beban ASN semakin berat. Misalnya yang punya tanggungan ke bank. Kalaupun tidak ada, TPP itu sudah ada alokasinya. “Yang gaji untuk ini, dan TPP-nya untuk ini,” imbuhnya.

Pihaknya menegaskan, untuk menutupi kekurangan-kekurangan agar mencari di ruang-ruang yang lain. “Misalnya pemeliharaan gedung dan sebagainya. Sehingga tak perlu menunda TPP,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengusulkan penundaan pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) tahun 2021. Nilainya yakni sekitar Rp 21,15 miliar.  Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir menerangkan bahwa pihaknya menerima surat dari pemkab terkait penundaan TPP. Disebut bahwa ini dilakukan untuk menutupi defisit.  Melihat usulan ini, pihaknya meminta untuk dipilah-pilah lagi dengan memperhatikan psikis ASN Bondowoso. Karena itu, pembahasannya masih akan dilanjutkan.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Istimewa
Editor: Solikhul Huda

Sementara itu, anggota Badan Anggara DPRD Bondowoso Tohari menyarankan agar TPP tidak menjadi salah satu yang di-refocusing atau ditunda pembayarannya. Menurutnya, ketika TPP ditiadakan, dikhawatirkan dapat memengaruhi kinerja ASN (aparatur sipil negara). Akibatnya, pelayanan dikhawatirkan tak bisa maksimal.

“Apalagi saya tanya beberapa ASN, TPP itu sudah dibuat ambil di bank. Apa bank mau ditunda? Sementara, untuk TPP mau dibankkan harus persetujuan pimpinan,” paparnya.

Sehingga, nanti kalau TPP ditiadakan, maka beban ASN semakin berat. Misalnya yang punya tanggungan ke bank. Kalaupun tidak ada, TPP itu sudah ada alokasinya. “Yang gaji untuk ini, dan TPP-nya untuk ini,” imbuhnya.

Pihaknya menegaskan, untuk menutupi kekurangan-kekurangan agar mencari di ruang-ruang yang lain. “Misalnya pemeliharaan gedung dan sebagainya. Sehingga tak perlu menunda TPP,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengusulkan penundaan pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) tahun 2021. Nilainya yakni sekitar Rp 21,15 miliar.  Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir menerangkan bahwa pihaknya menerima surat dari pemkab terkait penundaan TPP. Disebut bahwa ini dilakukan untuk menutupi defisit.  Melihat usulan ini, pihaknya meminta untuk dipilah-pilah lagi dengan memperhatikan psikis ASN Bondowoso. Karena itu, pembahasannya masih akan dilanjutkan.

Jurnalis: Muchammad Ainul Budi
Fotografer: Istimewa
Editor: Solikhul Huda

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/