alexametrics
24.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Besaran Insentif Guru Ngaji Tak Berubah

Diterima Rp 1 Juta Dulu, Tambahan Rp 750 Ribu Tunggu PAK

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar Ijen – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kabar gembira diterima oleh para guru mengaji di Bondowoso. Pasalnya, hari ini insentif bagi mereka sudah dapat dicairkan. Hal tersebut diketahui saat penyerahan secara simbolis oleh Bupati Salwa Arifin di Pringgitan Pendapa Kabupaten yang dihadiri secara simbolis oleh belasan guru mengaji.

Baca Juga : Sebelum Meninggal, Sopir yang Mati Mendadak di Jember Telepon Keluarga

Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Bondowoso Abdul Mufid menerangkan, jumlah guru mengaji yang menerima insentif masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni 5.865 orang. Sebanyak 200 guru di antaranya adalah guru sekolah Minggu atau guru pengajar nonmuslim.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dari jumlah total penerima itu, ternyata sudah melalui tahap validasi. Sejumlah penerima sudah meninggal dunia, digantikan oleh guru mengaji lainnya. “Jumlah penerimanya sama dengan tahun kemarin. Tapi, ada tambal sulam karena ada yang meninggal,” jelasnya.

Pencairan dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing penerima. Sehingga mereka dapat mencairkan insentifnya melalui kartu ATM yang dimiliki. Proses anggarannya sudah mulai dilakukan, kemarin. Kemudian, hari ini mulai ditransfer. Ternyata total anggaran yang dibutuhkan cukup besar. Mencapai Rp 6 miliar.

- Advertisement -

DABASAH, Radar Ijen – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kabar gembira diterima oleh para guru mengaji di Bondowoso. Pasalnya, hari ini insentif bagi mereka sudah dapat dicairkan. Hal tersebut diketahui saat penyerahan secara simbolis oleh Bupati Salwa Arifin di Pringgitan Pendapa Kabupaten yang dihadiri secara simbolis oleh belasan guru mengaji.

Baca Juga : Sebelum Meninggal, Sopir yang Mati Mendadak di Jember Telepon Keluarga

Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Bondowoso Abdul Mufid menerangkan, jumlah guru mengaji yang menerima insentif masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni 5.865 orang. Sebanyak 200 guru di antaranya adalah guru sekolah Minggu atau guru pengajar nonmuslim.

Dari jumlah total penerima itu, ternyata sudah melalui tahap validasi. Sejumlah penerima sudah meninggal dunia, digantikan oleh guru mengaji lainnya. “Jumlah penerimanya sama dengan tahun kemarin. Tapi, ada tambal sulam karena ada yang meninggal,” jelasnya.

Pencairan dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing penerima. Sehingga mereka dapat mencairkan insentifnya melalui kartu ATM yang dimiliki. Proses anggarannya sudah mulai dilakukan, kemarin. Kemudian, hari ini mulai ditransfer. Ternyata total anggaran yang dibutuhkan cukup besar. Mencapai Rp 6 miliar.

DABASAH, Radar Ijen – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kabar gembira diterima oleh para guru mengaji di Bondowoso. Pasalnya, hari ini insentif bagi mereka sudah dapat dicairkan. Hal tersebut diketahui saat penyerahan secara simbolis oleh Bupati Salwa Arifin di Pringgitan Pendapa Kabupaten yang dihadiri secara simbolis oleh belasan guru mengaji.

Baca Juga : Sebelum Meninggal, Sopir yang Mati Mendadak di Jember Telepon Keluarga

Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Bondowoso Abdul Mufid menerangkan, jumlah guru mengaji yang menerima insentif masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni 5.865 orang. Sebanyak 200 guru di antaranya adalah guru sekolah Minggu atau guru pengajar nonmuslim.

Dari jumlah total penerima itu, ternyata sudah melalui tahap validasi. Sejumlah penerima sudah meninggal dunia, digantikan oleh guru mengaji lainnya. “Jumlah penerimanya sama dengan tahun kemarin. Tapi, ada tambal sulam karena ada yang meninggal,” jelasnya.

Pencairan dilakukan secara langsung ke rekening masing-masing penerima. Sehingga mereka dapat mencairkan insentifnya melalui kartu ATM yang dimiliki. Proses anggarannya sudah mulai dilakukan, kemarin. Kemudian, hari ini mulai ditransfer. Ternyata total anggaran yang dibutuhkan cukup besar. Mencapai Rp 6 miliar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/