alexametrics
23 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Temu Mangga, Diolah untuk Lawan Korona

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Salah satu empon-empon yang dibudidayakan di UPTD Pengembangan Tanaman Obat dan Pelayanan Kesehatan Tradisional adalah temu mangga. Khasiatnya untuk meningkatkan kinerja sel makrofag. Yakni sel darah putih yang bertugas memakan virus dan bateri.

Kepala UPTD Tanaman Obat dan Pelayanan Kesehatan Tradisional dr Rasmono mengatakan, temu mangga yang ditanam di sekitar kantornya, di Pancoran, sudah panen. Umur tanamnya sekitar satu tahun. “Kami menanam dengan metode tanah yang diberi pupuk organik yang kami buat. Dan hasilnya, tanamannya subur,” terangnya.

Berikutnya, temu mangga diolah dengan berbagai racikan lainnya. Ketika ditanya siapa pemesannya, Dr Rasmono mengatakan, kebanyakan kalangan dokter. Baik dari Bondowoso maupun luar kota. Temu mangga diracik bersama empon-empon lain menjadi satu paket siap seduh.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain untuk pengobatan pasien Covid-19, juga untuk pencegahan. Sebab, empon-empon ini sangat baik. Apalagi sudah disediakan di alam Indonesia yang subur. Pihaknya mengajak masyarakat Indonesia untuk cinta obat tradisional dengan gerakan merawat tanaman obat keluarga (toga). Memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Salah satu empon-empon yang dibudidayakan di UPTD Pengembangan Tanaman Obat dan Pelayanan Kesehatan Tradisional adalah temu mangga. Khasiatnya untuk meningkatkan kinerja sel makrofag. Yakni sel darah putih yang bertugas memakan virus dan bateri.

Kepala UPTD Tanaman Obat dan Pelayanan Kesehatan Tradisional dr Rasmono mengatakan, temu mangga yang ditanam di sekitar kantornya, di Pancoran, sudah panen. Umur tanamnya sekitar satu tahun. “Kami menanam dengan metode tanah yang diberi pupuk organik yang kami buat. Dan hasilnya, tanamannya subur,” terangnya.

Berikutnya, temu mangga diolah dengan berbagai racikan lainnya. Ketika ditanya siapa pemesannya, Dr Rasmono mengatakan, kebanyakan kalangan dokter. Baik dari Bondowoso maupun luar kota. Temu mangga diracik bersama empon-empon lain menjadi satu paket siap seduh.

Selain untuk pengobatan pasien Covid-19, juga untuk pencegahan. Sebab, empon-empon ini sangat baik. Apalagi sudah disediakan di alam Indonesia yang subur. Pihaknya mengajak masyarakat Indonesia untuk cinta obat tradisional dengan gerakan merawat tanaman obat keluarga (toga). Memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Salah satu empon-empon yang dibudidayakan di UPTD Pengembangan Tanaman Obat dan Pelayanan Kesehatan Tradisional adalah temu mangga. Khasiatnya untuk meningkatkan kinerja sel makrofag. Yakni sel darah putih yang bertugas memakan virus dan bateri.

Kepala UPTD Tanaman Obat dan Pelayanan Kesehatan Tradisional dr Rasmono mengatakan, temu mangga yang ditanam di sekitar kantornya, di Pancoran, sudah panen. Umur tanamnya sekitar satu tahun. “Kami menanam dengan metode tanah yang diberi pupuk organik yang kami buat. Dan hasilnya, tanamannya subur,” terangnya.

Berikutnya, temu mangga diolah dengan berbagai racikan lainnya. Ketika ditanya siapa pemesannya, Dr Rasmono mengatakan, kebanyakan kalangan dokter. Baik dari Bondowoso maupun luar kota. Temu mangga diracik bersama empon-empon lain menjadi satu paket siap seduh.

Selain untuk pengobatan pasien Covid-19, juga untuk pencegahan. Sebab, empon-empon ini sangat baik. Apalagi sudah disediakan di alam Indonesia yang subur. Pihaknya mengajak masyarakat Indonesia untuk cinta obat tradisional dengan gerakan merawat tanaman obat keluarga (toga). Memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/