22.9 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Musim Hujan, PJU Mulai Korsleting

Mobile_AP_Rectangle 1

TENGGARANG, Radar Ijen – Hujan deras yang terjadi akhir-akhir ini tidak hanya berdampak pada bencana puting beliung hingga tanah longsor. Tapi, juga berakibat fasilitas publik mulai rusak. Salah satunya penerangan jalan umum (PJU) yang mudah terjadi korsleting.

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Dana Porprov Jatim 2022, Perbankan hingga EO Akan Diperiksa

Seorang pengendara roda dua asal Desa Pejagan, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Moh Faizin Bahri, menuturkan, sering ditemui PJU mati di jalur penghubung Bondowoso­–Tamanan. “Sering mati kalau malam hari. Jadi, jalan semakin gelap karena kanan kirinya tidak ada permukiman warga,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Faiz mengaku, saat JPU mati, para pengendara harus meningkatkan kewaspadaan. Sebab, pada jalur Tamanan–Bondowoso tersebut banyak jalan berlubang. “Jalan di Desa Koncer itu terdapat jalan berlubang. Jadi, harus pelan-pelan,” ungkapnya.

- Advertisement -

TENGGARANG, Radar Ijen – Hujan deras yang terjadi akhir-akhir ini tidak hanya berdampak pada bencana puting beliung hingga tanah longsor. Tapi, juga berakibat fasilitas publik mulai rusak. Salah satunya penerangan jalan umum (PJU) yang mudah terjadi korsleting.

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Dana Porprov Jatim 2022, Perbankan hingga EO Akan Diperiksa

Seorang pengendara roda dua asal Desa Pejagan, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Moh Faizin Bahri, menuturkan, sering ditemui PJU mati di jalur penghubung Bondowoso­–Tamanan. “Sering mati kalau malam hari. Jadi, jalan semakin gelap karena kanan kirinya tidak ada permukiman warga,” tuturnya.

Faiz mengaku, saat JPU mati, para pengendara harus meningkatkan kewaspadaan. Sebab, pada jalur Tamanan–Bondowoso tersebut banyak jalan berlubang. “Jalan di Desa Koncer itu terdapat jalan berlubang. Jadi, harus pelan-pelan,” ungkapnya.

TENGGARANG, Radar Ijen – Hujan deras yang terjadi akhir-akhir ini tidak hanya berdampak pada bencana puting beliung hingga tanah longsor. Tapi, juga berakibat fasilitas publik mulai rusak. Salah satunya penerangan jalan umum (PJU) yang mudah terjadi korsleting.

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Dana Porprov Jatim 2022, Perbankan hingga EO Akan Diperiksa

Seorang pengendara roda dua asal Desa Pejagan, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Moh Faizin Bahri, menuturkan, sering ditemui PJU mati di jalur penghubung Bondowoso­–Tamanan. “Sering mati kalau malam hari. Jadi, jalan semakin gelap karena kanan kirinya tidak ada permukiman warga,” tuturnya.

Faiz mengaku, saat JPU mati, para pengendara harus meningkatkan kewaspadaan. Sebab, pada jalur Tamanan–Bondowoso tersebut banyak jalan berlubang. “Jalan di Desa Koncer itu terdapat jalan berlubang. Jadi, harus pelan-pelan,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca