23.3 C
Jember
Monday, 30 January 2023

Lapangan Tergenang, Persebo Libur Latihan

Mobile_AP_Rectangle 1

KOTAKULON, Radar Ijen – Persebo Muda U-17 yang menyongsong Piala Soeratin U-17 akhirnya memilih untuk libur latihan. Hal itu dilakukan karena kondisi lapangan yang rusak akibat hujan terus-menerus. Walau libur, seluruh pemain harus menjaga kondisi tubuh, termasuk melarang untuk bergadang.

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Dana Porprov Jatim 2022, Perbankan hingga EO Akan Diperiksa

Pelatih Persebo Muda U-17 Bondowoso, Fathorrahman, mengatakan, musim hujan memang menjadi kendala untuk melakukan latihan. “Masalah utamanya adalah kondisi lapangan yang bisa dipastikan menggenang, saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Ini tentu menyulitkan bagi para pemain untuk melatih kemampuannya,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Memakai lapangan Arseko di Kotakulon tersebut, bila hujan dipastikan lapangan akan tergenang. Jika dipaksakan untuk bermain, ada dua hal yang memiliki dampak. Pertama, permainan anak didiknya akan semakin kacau, karena bola tidak bergulir dengan sempurna. Kedua, lapangan akan semakin rusak bila dipaksakan main. “Kalau lapangan tidak memungkinkan dan tergenang, dan dipaksakan main, nanti lapangan semakin rusak dan semakin tidak bisa dipakai lagi,” terangnya.

Untuk menjaga kondisi fisik dan stamina pemain saat libur latihan, semua pemain  melakukan gerakan ringan di rumah masing-masing. “Misalnya melakukan lompat tali, juggling, dan sebagainya,” ungkap pria yang akrab disapa Coach Phaong itu.

- Advertisement -

KOTAKULON, Radar Ijen – Persebo Muda U-17 yang menyongsong Piala Soeratin U-17 akhirnya memilih untuk libur latihan. Hal itu dilakukan karena kondisi lapangan yang rusak akibat hujan terus-menerus. Walau libur, seluruh pemain harus menjaga kondisi tubuh, termasuk melarang untuk bergadang.

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Dana Porprov Jatim 2022, Perbankan hingga EO Akan Diperiksa

Pelatih Persebo Muda U-17 Bondowoso, Fathorrahman, mengatakan, musim hujan memang menjadi kendala untuk melakukan latihan. “Masalah utamanya adalah kondisi lapangan yang bisa dipastikan menggenang, saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Ini tentu menyulitkan bagi para pemain untuk melatih kemampuannya,” paparnya.

Memakai lapangan Arseko di Kotakulon tersebut, bila hujan dipastikan lapangan akan tergenang. Jika dipaksakan untuk bermain, ada dua hal yang memiliki dampak. Pertama, permainan anak didiknya akan semakin kacau, karena bola tidak bergulir dengan sempurna. Kedua, lapangan akan semakin rusak bila dipaksakan main. “Kalau lapangan tidak memungkinkan dan tergenang, dan dipaksakan main, nanti lapangan semakin rusak dan semakin tidak bisa dipakai lagi,” terangnya.

Untuk menjaga kondisi fisik dan stamina pemain saat libur latihan, semua pemain  melakukan gerakan ringan di rumah masing-masing. “Misalnya melakukan lompat tali, juggling, dan sebagainya,” ungkap pria yang akrab disapa Coach Phaong itu.

KOTAKULON, Radar Ijen – Persebo Muda U-17 yang menyongsong Piala Soeratin U-17 akhirnya memilih untuk libur latihan. Hal itu dilakukan karena kondisi lapangan yang rusak akibat hujan terus-menerus. Walau libur, seluruh pemain harus menjaga kondisi tubuh, termasuk melarang untuk bergadang.

BACA JUGA : Dugaan Korupsi Dana Porprov Jatim 2022, Perbankan hingga EO Akan Diperiksa

Pelatih Persebo Muda U-17 Bondowoso, Fathorrahman, mengatakan, musim hujan memang menjadi kendala untuk melakukan latihan. “Masalah utamanya adalah kondisi lapangan yang bisa dipastikan menggenang, saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Ini tentu menyulitkan bagi para pemain untuk melatih kemampuannya,” paparnya.

Memakai lapangan Arseko di Kotakulon tersebut, bila hujan dipastikan lapangan akan tergenang. Jika dipaksakan untuk bermain, ada dua hal yang memiliki dampak. Pertama, permainan anak didiknya akan semakin kacau, karena bola tidak bergulir dengan sempurna. Kedua, lapangan akan semakin rusak bila dipaksakan main. “Kalau lapangan tidak memungkinkan dan tergenang, dan dipaksakan main, nanti lapangan semakin rusak dan semakin tidak bisa dipakai lagi,” terangnya.

Untuk menjaga kondisi fisik dan stamina pemain saat libur latihan, semua pemain  melakukan gerakan ringan di rumah masing-masing. “Misalnya melakukan lompat tali, juggling, dan sebagainya,” ungkap pria yang akrab disapa Coach Phaong itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca