alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Wabup Jamin Beasiswa hingga Perguruan Tinggi Untuk Veronika

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso memberikan beasiswa penuh hingga jenjang perguruan tinggi kepada dua bersaudara yatim piatu. Yakni Veronika, balita yang masih berumur satu tahun, serta Alfian, kakaknya yang sudah berumur 12 tahun. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat ketika mengunjungi dua bersaudara itu di Kantor Desa Banyuwulu, Kecamatan Wringin, kemarin (25/8).

Veronika merupakan balita yatim piatu yang ditinggal oleh orang tuanya, dua bulan lalu, saat usianya menginjak 10 bulan. Saat ini, ia tinggal bersama kakek dan neneknya. Keadaan mereka memprihatinkan dan membutuhkan bantuan berbagai pihak.

Wabup Irwan menceritakan, beberapa waktu lalu ia mendapat gambar Veronika sedang digendong oleh neneknya. Gambar itu ia dapat dari pegawai kecamatan setempat. Selang beberapa waktu, ia kemudian kembali mendapatkan gambar Veronika dari salah seorang wartawan yang berada di sekitar lokasi anak yatim itu. “Teman-teman wartawan ini selalu rajin kalau ada hal-hal yang berkenaan di salah satu desa. Entah itu anak yatim, rumah tidak layak huni, rumah warga miskin yang sudah tidak layak. Itu dikirimnya pasti ke saya,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Irwan mengaku, berdasarkan informasi tersebut, pihaknya kemudian memerintahkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) agar turun langsung. Mengecek keadaan di lapangan seperti apa. Pada waktu itu juga, menurut Irwan, Dinsos langsung bergerak ke tempat yang dituju. “Langsung laporan, alhamdulillah sudah dikasih bantuan,” ucapnya.

Selain itu, berdasarkan hasil kunjungan juga didapatkan informasi bahwa Veronika belum memiliki catatan kependudukan. Di antaranya, akta kelahiran dan kartu identitas anak (KIA). Ia kemudian memerintahkan kepada dinas terkait untuk berkoordinasi dengan Dinsos demi mengatasi hal itu. “Alhamdulillah, dalam waktu satu hari sudah selesai semua,” terangnya.

Tidak selesai di situ, pihaknya juga memerintahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso untuk mengusahakan pendidikan gratis bagi yang bersangkutan. Bahkan, diharapkan hingga perguruan tinggi biaya pendidikannya terjamin oleh pemerintah.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso memberikan beasiswa penuh hingga jenjang perguruan tinggi kepada dua bersaudara yatim piatu. Yakni Veronika, balita yang masih berumur satu tahun, serta Alfian, kakaknya yang sudah berumur 12 tahun. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat ketika mengunjungi dua bersaudara itu di Kantor Desa Banyuwulu, Kecamatan Wringin, kemarin (25/8).

Veronika merupakan balita yatim piatu yang ditinggal oleh orang tuanya, dua bulan lalu, saat usianya menginjak 10 bulan. Saat ini, ia tinggal bersama kakek dan neneknya. Keadaan mereka memprihatinkan dan membutuhkan bantuan berbagai pihak.

Wabup Irwan menceritakan, beberapa waktu lalu ia mendapat gambar Veronika sedang digendong oleh neneknya. Gambar itu ia dapat dari pegawai kecamatan setempat. Selang beberapa waktu, ia kemudian kembali mendapatkan gambar Veronika dari salah seorang wartawan yang berada di sekitar lokasi anak yatim itu. “Teman-teman wartawan ini selalu rajin kalau ada hal-hal yang berkenaan di salah satu desa. Entah itu anak yatim, rumah tidak layak huni, rumah warga miskin yang sudah tidak layak. Itu dikirimnya pasti ke saya,” ujarnya.

Irwan mengaku, berdasarkan informasi tersebut, pihaknya kemudian memerintahkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) agar turun langsung. Mengecek keadaan di lapangan seperti apa. Pada waktu itu juga, menurut Irwan, Dinsos langsung bergerak ke tempat yang dituju. “Langsung laporan, alhamdulillah sudah dikasih bantuan,” ucapnya.

Selain itu, berdasarkan hasil kunjungan juga didapatkan informasi bahwa Veronika belum memiliki catatan kependudukan. Di antaranya, akta kelahiran dan kartu identitas anak (KIA). Ia kemudian memerintahkan kepada dinas terkait untuk berkoordinasi dengan Dinsos demi mengatasi hal itu. “Alhamdulillah, dalam waktu satu hari sudah selesai semua,” terangnya.

Tidak selesai di situ, pihaknya juga memerintahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso untuk mengusahakan pendidikan gratis bagi yang bersangkutan. Bahkan, diharapkan hingga perguruan tinggi biaya pendidikannya terjamin oleh pemerintah.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso memberikan beasiswa penuh hingga jenjang perguruan tinggi kepada dua bersaudara yatim piatu. Yakni Veronika, balita yang masih berumur satu tahun, serta Alfian, kakaknya yang sudah berumur 12 tahun. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat ketika mengunjungi dua bersaudara itu di Kantor Desa Banyuwulu, Kecamatan Wringin, kemarin (25/8).

Veronika merupakan balita yatim piatu yang ditinggal oleh orang tuanya, dua bulan lalu, saat usianya menginjak 10 bulan. Saat ini, ia tinggal bersama kakek dan neneknya. Keadaan mereka memprihatinkan dan membutuhkan bantuan berbagai pihak.

Wabup Irwan menceritakan, beberapa waktu lalu ia mendapat gambar Veronika sedang digendong oleh neneknya. Gambar itu ia dapat dari pegawai kecamatan setempat. Selang beberapa waktu, ia kemudian kembali mendapatkan gambar Veronika dari salah seorang wartawan yang berada di sekitar lokasi anak yatim itu. “Teman-teman wartawan ini selalu rajin kalau ada hal-hal yang berkenaan di salah satu desa. Entah itu anak yatim, rumah tidak layak huni, rumah warga miskin yang sudah tidak layak. Itu dikirimnya pasti ke saya,” ujarnya.

Irwan mengaku, berdasarkan informasi tersebut, pihaknya kemudian memerintahkan kepada Dinas Sosial (Dinsos) agar turun langsung. Mengecek keadaan di lapangan seperti apa. Pada waktu itu juga, menurut Irwan, Dinsos langsung bergerak ke tempat yang dituju. “Langsung laporan, alhamdulillah sudah dikasih bantuan,” ucapnya.

Selain itu, berdasarkan hasil kunjungan juga didapatkan informasi bahwa Veronika belum memiliki catatan kependudukan. Di antaranya, akta kelahiran dan kartu identitas anak (KIA). Ia kemudian memerintahkan kepada dinas terkait untuk berkoordinasi dengan Dinsos demi mengatasi hal itu. “Alhamdulillah, dalam waktu satu hari sudah selesai semua,” terangnya.

Tidak selesai di situ, pihaknya juga memerintahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso untuk mengusahakan pendidikan gratis bagi yang bersangkutan. Bahkan, diharapkan hingga perguruan tinggi biaya pendidikannya terjamin oleh pemerintah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/