alexametrics
23.5 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Pesan Ganja Melalui Daring

Ringkus Pengguna Sekaligus Penjual

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jual beli obat terlarang di wilayah Bondowoso masih marak. Polres Bondowoso kembali mengungkapnya. Kemarin (25/6), dalam konferensi pers di halaman Mapolres Bondowoso, sejumlah tersangka beserta alat buktinya dipaparkan di depan awak media.

Adalah MAF dan BK warga Bondowoso kini harus meringkuk di balik jeruji besi. Kedua tersangka itu terjerat kasus narkoba. MAF merupakan pengedar ganja. Dia membeli barang haram itu via daring dari seseorang pengedar luar pulau Jawa. Yakni, di ibu kota Sumatra Utara, kota Medan.

Sementara itu, BK adalah pengguna sekaligus penjual. BK mendapatkan ganja tersebut dari tangan MAF. “Tersangka (MAF) membeli ganja lewat aplikasi pesan singkat WhatsApp. Kasus ini bakal dikembankan dengan berkoordinasi dengan Polrestabes Medan,” kata Kapolres Bondowoso, AKBP Herman Priyanto.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA : Kasus Kades Narkoba Catut Nama Polisi

Kasus itu terungkap seusai polisi menerima laporan dari warga. Mulanya, polisi membekuk BK di kediamannya, Dusun Pace, Desa Pejagan, Jambesari, Bondowoso, Minggu (20/6) pukul 24.00 dini hari.

Saat dilakukan pengembangan, BK mengaku membeli ganja dari MAF. Tanpa menunggu lama, keesokan harinya, Senin (21/6) sekitar pukul 04.30, polisi meringkus MAF di rumahnya Desa Wonosari, kecamatan Wonosari.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jual beli obat terlarang di wilayah Bondowoso masih marak. Polres Bondowoso kembali mengungkapnya. Kemarin (25/6), dalam konferensi pers di halaman Mapolres Bondowoso, sejumlah tersangka beserta alat buktinya dipaparkan di depan awak media.

Adalah MAF dan BK warga Bondowoso kini harus meringkuk di balik jeruji besi. Kedua tersangka itu terjerat kasus narkoba. MAF merupakan pengedar ganja. Dia membeli barang haram itu via daring dari seseorang pengedar luar pulau Jawa. Yakni, di ibu kota Sumatra Utara, kota Medan.

Sementara itu, BK adalah pengguna sekaligus penjual. BK mendapatkan ganja tersebut dari tangan MAF. “Tersangka (MAF) membeli ganja lewat aplikasi pesan singkat WhatsApp. Kasus ini bakal dikembankan dengan berkoordinasi dengan Polrestabes Medan,” kata Kapolres Bondowoso, AKBP Herman Priyanto.

BACA JUGA : Kasus Kades Narkoba Catut Nama Polisi

Kasus itu terungkap seusai polisi menerima laporan dari warga. Mulanya, polisi membekuk BK di kediamannya, Dusun Pace, Desa Pejagan, Jambesari, Bondowoso, Minggu (20/6) pukul 24.00 dini hari.

Saat dilakukan pengembangan, BK mengaku membeli ganja dari MAF. Tanpa menunggu lama, keesokan harinya, Senin (21/6) sekitar pukul 04.30, polisi meringkus MAF di rumahnya Desa Wonosari, kecamatan Wonosari.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Jual beli obat terlarang di wilayah Bondowoso masih marak. Polres Bondowoso kembali mengungkapnya. Kemarin (25/6), dalam konferensi pers di halaman Mapolres Bondowoso, sejumlah tersangka beserta alat buktinya dipaparkan di depan awak media.

Adalah MAF dan BK warga Bondowoso kini harus meringkuk di balik jeruji besi. Kedua tersangka itu terjerat kasus narkoba. MAF merupakan pengedar ganja. Dia membeli barang haram itu via daring dari seseorang pengedar luar pulau Jawa. Yakni, di ibu kota Sumatra Utara, kota Medan.

Sementara itu, BK adalah pengguna sekaligus penjual. BK mendapatkan ganja tersebut dari tangan MAF. “Tersangka (MAF) membeli ganja lewat aplikasi pesan singkat WhatsApp. Kasus ini bakal dikembankan dengan berkoordinasi dengan Polrestabes Medan,” kata Kapolres Bondowoso, AKBP Herman Priyanto.

BACA JUGA : Kasus Kades Narkoba Catut Nama Polisi

Kasus itu terungkap seusai polisi menerima laporan dari warga. Mulanya, polisi membekuk BK di kediamannya, Dusun Pace, Desa Pejagan, Jambesari, Bondowoso, Minggu (20/6) pukul 24.00 dini hari.

Saat dilakukan pengembangan, BK mengaku membeli ganja dari MAF. Tanpa menunggu lama, keesokan harinya, Senin (21/6) sekitar pukul 04.30, polisi meringkus MAF di rumahnya Desa Wonosari, kecamatan Wonosari.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/