alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Akibat Korsleting Listrik, Dua Rumah Hangus

Bupati Janji Bantu dengan Program RTLH

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Niwati harus pasrah menatap rumahnya rata dengan tanah setelah ludes dilalap si jago merah, Selasa (25/5). Dia merupakan salah satu dari tiga warga Desa Jambeanom, Kecamatan Jambesari Darussholah, yang rumahnya hangus terbakar. Kerugian puluhan juta pun tidak dapat terhindarkan. Kejadian nahas itu diduga karena korsleting listrik.

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko menerangkan, api berhasil dipadamkan setelah tim PMK Satpol PP bersama masyarakat setempat, TNI, dan Polri bahu-membahu melakukan pemadaman api. Waktu yang dibutuhkan terbilang cukup singkat, hanya 30 menit.

Baca Juga: Warga Petung Protes Bau Busuk Kandang Ayam

Kebakaran yang diduga disebabkan oleh hubungan listrik arus pendek itu, kata Wimboko, kali pertama diketahui oleh seorang warga sekitar yang hendak mengantar anaknya mengaji. Tepat di jalan depan tempat kejadian kebakaran, saksi langsung berteriak memberi tahu warga. “Kalau rumahnya yang kebakaran dalam keadaan kosong, karena ditinggal kerja oleh pemiliknya,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kapolres Bondowoso menyebutkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, dua rumah, yakni milik Niwati dan Buhasan, hangus dan rata dengan tanah. Sementara, rumah milik Arjan hanya mengalami kerusakan sekitar 30 persen. “Akibatnya, korban ini mengalami kerugian kurang lebih Rp 30 juta,” katanya.

Mengetahui kejadian itu, Bupati Bondowoso Salwa Arifin bersama sejumlah kepala OPD mendatangi langsung lokasi kejadian, kemarin (25/5). Mereka menyerahkan bantuan berupa bahan pokok seperti beras, pakaian, selimut, serta uang tunai. Tak hanya itu, pihaknya juga berjanji akan membangun dua rumah tersebut melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bondowoso. “Segera akan kami bangun, kasihan ini tidak punya rumah lagi,” tandasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Niwati harus pasrah menatap rumahnya rata dengan tanah setelah ludes dilalap si jago merah, Selasa (25/5). Dia merupakan salah satu dari tiga warga Desa Jambeanom, Kecamatan Jambesari Darussholah, yang rumahnya hangus terbakar. Kerugian puluhan juta pun tidak dapat terhindarkan. Kejadian nahas itu diduga karena korsleting listrik.

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko menerangkan, api berhasil dipadamkan setelah tim PMK Satpol PP bersama masyarakat setempat, TNI, dan Polri bahu-membahu melakukan pemadaman api. Waktu yang dibutuhkan terbilang cukup singkat, hanya 30 menit.

Baca Juga: Warga Petung Protes Bau Busuk Kandang Ayam

Kebakaran yang diduga disebabkan oleh hubungan listrik arus pendek itu, kata Wimboko, kali pertama diketahui oleh seorang warga sekitar yang hendak mengantar anaknya mengaji. Tepat di jalan depan tempat kejadian kebakaran, saksi langsung berteriak memberi tahu warga. “Kalau rumahnya yang kebakaran dalam keadaan kosong, karena ditinggal kerja oleh pemiliknya,” imbuhnya.

Kapolres Bondowoso menyebutkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, dua rumah, yakni milik Niwati dan Buhasan, hangus dan rata dengan tanah. Sementara, rumah milik Arjan hanya mengalami kerusakan sekitar 30 persen. “Akibatnya, korban ini mengalami kerugian kurang lebih Rp 30 juta,” katanya.

Mengetahui kejadian itu, Bupati Bondowoso Salwa Arifin bersama sejumlah kepala OPD mendatangi langsung lokasi kejadian, kemarin (25/5). Mereka menyerahkan bantuan berupa bahan pokok seperti beras, pakaian, selimut, serta uang tunai. Tak hanya itu, pihaknya juga berjanji akan membangun dua rumah tersebut melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bondowoso. “Segera akan kami bangun, kasihan ini tidak punya rumah lagi,” tandasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Niwati harus pasrah menatap rumahnya rata dengan tanah setelah ludes dilalap si jago merah, Selasa (25/5). Dia merupakan salah satu dari tiga warga Desa Jambeanom, Kecamatan Jambesari Darussholah, yang rumahnya hangus terbakar. Kerugian puluhan juta pun tidak dapat terhindarkan. Kejadian nahas itu diduga karena korsleting listrik.

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko menerangkan, api berhasil dipadamkan setelah tim PMK Satpol PP bersama masyarakat setempat, TNI, dan Polri bahu-membahu melakukan pemadaman api. Waktu yang dibutuhkan terbilang cukup singkat, hanya 30 menit.

Baca Juga: Warga Petung Protes Bau Busuk Kandang Ayam

Kebakaran yang diduga disebabkan oleh hubungan listrik arus pendek itu, kata Wimboko, kali pertama diketahui oleh seorang warga sekitar yang hendak mengantar anaknya mengaji. Tepat di jalan depan tempat kejadian kebakaran, saksi langsung berteriak memberi tahu warga. “Kalau rumahnya yang kebakaran dalam keadaan kosong, karena ditinggal kerja oleh pemiliknya,” imbuhnya.

Kapolres Bondowoso menyebutkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, dua rumah, yakni milik Niwati dan Buhasan, hangus dan rata dengan tanah. Sementara, rumah milik Arjan hanya mengalami kerusakan sekitar 30 persen. “Akibatnya, korban ini mengalami kerugian kurang lebih Rp 30 juta,” katanya.

Mengetahui kejadian itu, Bupati Bondowoso Salwa Arifin bersama sejumlah kepala OPD mendatangi langsung lokasi kejadian, kemarin (25/5). Mereka menyerahkan bantuan berupa bahan pokok seperti beras, pakaian, selimut, serta uang tunai. Tak hanya itu, pihaknya juga berjanji akan membangun dua rumah tersebut melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bondowoso. “Segera akan kami bangun, kasihan ini tidak punya rumah lagi,” tandasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/