alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Berkarya dari Rumah dengan Beternak Kambing

Kiat Iptu Martono di Tengah Pandemi Bertugas sebagai aparat kepolisian di Bondowoso ternyata tidak menghambat Iptu Martono, KBO Lantas Polres Bondowoso, untuk melakukan aktivitas lain yang dapat menjadi investasi masa depan. Selain menjadi polisi, dia beternak kambing.

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dengan celana kain hitam dan kaus yang berlogo Kepolisian Republik Indonesia, Iptu Martono dengan teliti memeriksa satu per satu kambingnya. Sesekali juga memberi makan kambing-kambing tersebut. Bahkan, juga ada yang diberi susu untuk kambing yang masih anakan. Semuanya dilakukan dengan teliti di kandang kambing yang berukuran 30 meter persegi, yang terletak di Desa Poncogati, Curahdami, Bondowoso.

Usaha yang ditekuninya saat ini berawal dari dampak pandemi Covid-19 yang mengharuskan setiap orang untuk lebih banyak berada di rumah saja. Oleh sebab itu, dengan waktu yang dimilikinya selama di rumah, polisi satu ini kemudian mencari inisiatif untuk tetap berkarya walaupun dari rumah saja. “Di rumah saja bukan berarti tidur. Tapi berkarya agar kita tidak terbelenggu dengan adanya Covid-19,” ungkap Iptu Martono.

Berangkat dari hal tersebut, akhirnya dia memutuskan untuk memelihara kambing. Awalnya, dirinya hanya memelihara empat ekor kambing untuk dikembangbiakkan. Selang beberapa waktu, karena melihat potensi besar dari beternak kambing ini, dirinya kemudian menambah kambing betina yang jumlahnya sampai 40 ekor. Lalu, dikembangbiakkan sebaik mungkin. Hingga saat ini seluruh kambing yang berada di kandang miliknya mencapai 120 ekor.

Mobile_AP_Rectangle 2

Diakui, sebelum beternak kambing, dirinya sudah memperhitungkan segala sesuatu yang akan terjadi. Jadi, tidak asal langsung memelihara kambing begitu saja. Walaupun demikian, ternyata dirinya masih saja dihadang oleh beberapa kendala. Salah satunya yang masih sering dialami adalah penyakit kembung yang sering dialami oleh kambingnya. Apalagi, menurutnya, penyakit tersebut sulit untuk dideteksi. “Kembung itu bisa dari cuaca, bisa dari makanan, penyebabnya. Kalau kembung itu gak lama, bisa langsung mati dalam beberapa jam,” ungkap KBO Lantas Polres Bondowoso ini.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dengan celana kain hitam dan kaus yang berlogo Kepolisian Republik Indonesia, Iptu Martono dengan teliti memeriksa satu per satu kambingnya. Sesekali juga memberi makan kambing-kambing tersebut. Bahkan, juga ada yang diberi susu untuk kambing yang masih anakan. Semuanya dilakukan dengan teliti di kandang kambing yang berukuran 30 meter persegi, yang terletak di Desa Poncogati, Curahdami, Bondowoso.

Usaha yang ditekuninya saat ini berawal dari dampak pandemi Covid-19 yang mengharuskan setiap orang untuk lebih banyak berada di rumah saja. Oleh sebab itu, dengan waktu yang dimilikinya selama di rumah, polisi satu ini kemudian mencari inisiatif untuk tetap berkarya walaupun dari rumah saja. “Di rumah saja bukan berarti tidur. Tapi berkarya agar kita tidak terbelenggu dengan adanya Covid-19,” ungkap Iptu Martono.

Berangkat dari hal tersebut, akhirnya dia memutuskan untuk memelihara kambing. Awalnya, dirinya hanya memelihara empat ekor kambing untuk dikembangbiakkan. Selang beberapa waktu, karena melihat potensi besar dari beternak kambing ini, dirinya kemudian menambah kambing betina yang jumlahnya sampai 40 ekor. Lalu, dikembangbiakkan sebaik mungkin. Hingga saat ini seluruh kambing yang berada di kandang miliknya mencapai 120 ekor.

Diakui, sebelum beternak kambing, dirinya sudah memperhitungkan segala sesuatu yang akan terjadi. Jadi, tidak asal langsung memelihara kambing begitu saja. Walaupun demikian, ternyata dirinya masih saja dihadang oleh beberapa kendala. Salah satunya yang masih sering dialami adalah penyakit kembung yang sering dialami oleh kambingnya. Apalagi, menurutnya, penyakit tersebut sulit untuk dideteksi. “Kembung itu bisa dari cuaca, bisa dari makanan, penyebabnya. Kalau kembung itu gak lama, bisa langsung mati dalam beberapa jam,” ungkap KBO Lantas Polres Bondowoso ini.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dengan celana kain hitam dan kaus yang berlogo Kepolisian Republik Indonesia, Iptu Martono dengan teliti memeriksa satu per satu kambingnya. Sesekali juga memberi makan kambing-kambing tersebut. Bahkan, juga ada yang diberi susu untuk kambing yang masih anakan. Semuanya dilakukan dengan teliti di kandang kambing yang berukuran 30 meter persegi, yang terletak di Desa Poncogati, Curahdami, Bondowoso.

Usaha yang ditekuninya saat ini berawal dari dampak pandemi Covid-19 yang mengharuskan setiap orang untuk lebih banyak berada di rumah saja. Oleh sebab itu, dengan waktu yang dimilikinya selama di rumah, polisi satu ini kemudian mencari inisiatif untuk tetap berkarya walaupun dari rumah saja. “Di rumah saja bukan berarti tidur. Tapi berkarya agar kita tidak terbelenggu dengan adanya Covid-19,” ungkap Iptu Martono.

Berangkat dari hal tersebut, akhirnya dia memutuskan untuk memelihara kambing. Awalnya, dirinya hanya memelihara empat ekor kambing untuk dikembangbiakkan. Selang beberapa waktu, karena melihat potensi besar dari beternak kambing ini, dirinya kemudian menambah kambing betina yang jumlahnya sampai 40 ekor. Lalu, dikembangbiakkan sebaik mungkin. Hingga saat ini seluruh kambing yang berada di kandang miliknya mencapai 120 ekor.

Diakui, sebelum beternak kambing, dirinya sudah memperhitungkan segala sesuatu yang akan terjadi. Jadi, tidak asal langsung memelihara kambing begitu saja. Walaupun demikian, ternyata dirinya masih saja dihadang oleh beberapa kendala. Salah satunya yang masih sering dialami adalah penyakit kembung yang sering dialami oleh kambingnya. Apalagi, menurutnya, penyakit tersebut sulit untuk dideteksi. “Kembung itu bisa dari cuaca, bisa dari makanan, penyebabnya. Kalau kembung itu gak lama, bisa langsung mati dalam beberapa jam,” ungkap KBO Lantas Polres Bondowoso ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/