alexametrics
23.1 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Rintis Kelas Tahfiz, Sepekan 4 Hari

Dimulai Satu Jam Sebelum Kelas Reguler

Mobile_AP_Rectangle 1

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Tamanan Samsul mengaku, latar belakang adanya program kelas tahfiz ini memang karena termotivasi dari program pemkab, yakni literasi mengaji yang sudah berjalan di berbagai lembaga pendidikan. “Namun, kami lebih spesifikkan dengan program kelas tahfiz,” imbuhnya.

Dalam realitasnya, kelas tahfiz ini akan berlangsung 4 hari dalam sepekan. Yakni satu jam sebelum kelas reguler dimulai. “Alhamdulillah ada dukungan dari pemkab melalui bagian kesra, kami akan dibantu tenaga teknisnya,” ucapnya.

Subangkit Adiputra, anggota Komisi lV DPRD Bondowoso, menuturkan, selama ini kegiatan yang bersentuhan dengan tahfiz dan kegiatan keagamaan lebih banyak dikenal dan masif dilakukan oleh lembaga keagamaan. “Kami di Komisi IV sebagai mitra Dinas Pendidikan akan membantu sebisa kami agar program ini bisa berjalan,” pungkasnya. (ham/c2/fid)

Mobile_AP_Rectangle 2

 

- Advertisement -

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Tamanan Samsul mengaku, latar belakang adanya program kelas tahfiz ini memang karena termotivasi dari program pemkab, yakni literasi mengaji yang sudah berjalan di berbagai lembaga pendidikan. “Namun, kami lebih spesifikkan dengan program kelas tahfiz,” imbuhnya.

Dalam realitasnya, kelas tahfiz ini akan berlangsung 4 hari dalam sepekan. Yakni satu jam sebelum kelas reguler dimulai. “Alhamdulillah ada dukungan dari pemkab melalui bagian kesra, kami akan dibantu tenaga teknisnya,” ucapnya.

Subangkit Adiputra, anggota Komisi lV DPRD Bondowoso, menuturkan, selama ini kegiatan yang bersentuhan dengan tahfiz dan kegiatan keagamaan lebih banyak dikenal dan masif dilakukan oleh lembaga keagamaan. “Kami di Komisi IV sebagai mitra Dinas Pendidikan akan membantu sebisa kami agar program ini bisa berjalan,” pungkasnya. (ham/c2/fid)

 

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Tamanan Samsul mengaku, latar belakang adanya program kelas tahfiz ini memang karena termotivasi dari program pemkab, yakni literasi mengaji yang sudah berjalan di berbagai lembaga pendidikan. “Namun, kami lebih spesifikkan dengan program kelas tahfiz,” imbuhnya.

Dalam realitasnya, kelas tahfiz ini akan berlangsung 4 hari dalam sepekan. Yakni satu jam sebelum kelas reguler dimulai. “Alhamdulillah ada dukungan dari pemkab melalui bagian kesra, kami akan dibantu tenaga teknisnya,” ucapnya.

Subangkit Adiputra, anggota Komisi lV DPRD Bondowoso, menuturkan, selama ini kegiatan yang bersentuhan dengan tahfiz dan kegiatan keagamaan lebih banyak dikenal dan masif dilakukan oleh lembaga keagamaan. “Kami di Komisi IV sebagai mitra Dinas Pendidikan akan membantu sebisa kami agar program ini bisa berjalan,” pungkasnya. (ham/c2/fid)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/