alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Rintis Kelas Tahfiz, Sepekan 4 Hari

Dimulai Satu Jam Sebelum Kelas Reguler

Mobile_AP_Rectangle 1

TAMANAN, Radar Ijen – Minimnya sekolah tahfiz di Bondowoso membuat pemerintah membuat terobosan baru. Kemarin, telah diresmikan kelas tahfiz di SMPN 2 Tamanan. Kelas tersebut dianggap dapat membantu murid dalam menghafal Alquran.

Baca Juga : Kurma dan Susu Gantikan Nutrisi Hilang selama Puasa

Setelah me-launching, Bupati Bondowoso Salwa Arifin mengapresiasi inovasi tersebut. Sebab, hal itu dinilai langkah tepat dalam membentuk karakter murid di sekolah. Bupati memastikan program yang baru diluncurkan itu tidak akan mengganggu KBM di kelas. “Justru daya mengingat siswa akan terbantu dengan menghafal Alquran,” tegasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso Sugiono Eksantoso mengatakan, di Bondowoso saat ini tidak banyak sekolah tahfiz. “Ini akan membangun karakter yang ber-akhlakul karimah,” katanya.

- Advertisement -

TAMANAN, Radar Ijen – Minimnya sekolah tahfiz di Bondowoso membuat pemerintah membuat terobosan baru. Kemarin, telah diresmikan kelas tahfiz di SMPN 2 Tamanan. Kelas tersebut dianggap dapat membantu murid dalam menghafal Alquran.

Baca Juga : Kurma dan Susu Gantikan Nutrisi Hilang selama Puasa

Setelah me-launching, Bupati Bondowoso Salwa Arifin mengapresiasi inovasi tersebut. Sebab, hal itu dinilai langkah tepat dalam membentuk karakter murid di sekolah. Bupati memastikan program yang baru diluncurkan itu tidak akan mengganggu KBM di kelas. “Justru daya mengingat siswa akan terbantu dengan menghafal Alquran,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso Sugiono Eksantoso mengatakan, di Bondowoso saat ini tidak banyak sekolah tahfiz. “Ini akan membangun karakter yang ber-akhlakul karimah,” katanya.

TAMANAN, Radar Ijen – Minimnya sekolah tahfiz di Bondowoso membuat pemerintah membuat terobosan baru. Kemarin, telah diresmikan kelas tahfiz di SMPN 2 Tamanan. Kelas tersebut dianggap dapat membantu murid dalam menghafal Alquran.

Baca Juga : Kurma dan Susu Gantikan Nutrisi Hilang selama Puasa

Setelah me-launching, Bupati Bondowoso Salwa Arifin mengapresiasi inovasi tersebut. Sebab, hal itu dinilai langkah tepat dalam membentuk karakter murid di sekolah. Bupati memastikan program yang baru diluncurkan itu tidak akan mengganggu KBM di kelas. “Justru daya mengingat siswa akan terbantu dengan menghafal Alquran,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso Sugiono Eksantoso mengatakan, di Bondowoso saat ini tidak banyak sekolah tahfiz. “Ini akan membangun karakter yang ber-akhlakul karimah,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/