alexametrics
23.4 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Belum Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

MAESAN, Radar Ijen – Kurang satu pekan Lebaran Idul Fitri, geliat pemudik di Bondowoso masih belum tampak. Terpantau dari masih sedikitnya pelaku perjalanan yang memulai atau mengakhiri perjalanan di Terminal Bondowoso. Meski begitu, momen itu dimanfaatkan untuk bus masuk kandang perbaikan terlebih dahulu.

Baca Juga : Sopir Truk Buah asal Lumajang Mati Mendadak di Jember, Ini Penyebabnya

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen di Terminal Bondowoso, aktivitasnya masih lengang. Belum ada lonjakan penumpang, baik yang hendak berangkat atau baru tiba di Bondowoso. Keluar masuk bus juga masih dikatakan normal. Namun, pemandangan berbeda di bengkel bus. Armada transportasi darat antarkota dalam provinsi (AKDP) itu mulai diservis. Mulai dari interior untuk memberikan kenyamanan, roda, hingga sistem pengereman. “Ini bagian kaki-kaki dicek dulu. Dibetulin untuk persiapan mudik Lebaran,” kata Sulikin, sopir bus jurusan Bondowoso–Madura.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengaku, untuk saat ini masih normal, belum ada lonjakan penumpang. Terhitung tidak lebih dari 10 orang setiap malam yang melakukan pemberangkatan dari Bondowoso ke Madura. “Belum membeludak, padahal sudah hampir Lebaran,” terang pria asal Probolinggo yang saat itu masih melakukan perbaikan dan persiapan di Maesan.

- Advertisement -

MAESAN, Radar Ijen – Kurang satu pekan Lebaran Idul Fitri, geliat pemudik di Bondowoso masih belum tampak. Terpantau dari masih sedikitnya pelaku perjalanan yang memulai atau mengakhiri perjalanan di Terminal Bondowoso. Meski begitu, momen itu dimanfaatkan untuk bus masuk kandang perbaikan terlebih dahulu.

Baca Juga : Sopir Truk Buah asal Lumajang Mati Mendadak di Jember, Ini Penyebabnya

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen di Terminal Bondowoso, aktivitasnya masih lengang. Belum ada lonjakan penumpang, baik yang hendak berangkat atau baru tiba di Bondowoso. Keluar masuk bus juga masih dikatakan normal. Namun, pemandangan berbeda di bengkel bus. Armada transportasi darat antarkota dalam provinsi (AKDP) itu mulai diservis. Mulai dari interior untuk memberikan kenyamanan, roda, hingga sistem pengereman. “Ini bagian kaki-kaki dicek dulu. Dibetulin untuk persiapan mudik Lebaran,” kata Sulikin, sopir bus jurusan Bondowoso–Madura.

Dia mengaku, untuk saat ini masih normal, belum ada lonjakan penumpang. Terhitung tidak lebih dari 10 orang setiap malam yang melakukan pemberangkatan dari Bondowoso ke Madura. “Belum membeludak, padahal sudah hampir Lebaran,” terang pria asal Probolinggo yang saat itu masih melakukan perbaikan dan persiapan di Maesan.

MAESAN, Radar Ijen – Kurang satu pekan Lebaran Idul Fitri, geliat pemudik di Bondowoso masih belum tampak. Terpantau dari masih sedikitnya pelaku perjalanan yang memulai atau mengakhiri perjalanan di Terminal Bondowoso. Meski begitu, momen itu dimanfaatkan untuk bus masuk kandang perbaikan terlebih dahulu.

Baca Juga : Sopir Truk Buah asal Lumajang Mati Mendadak di Jember, Ini Penyebabnya

Pantauan Jawa Pos Radar Ijen di Terminal Bondowoso, aktivitasnya masih lengang. Belum ada lonjakan penumpang, baik yang hendak berangkat atau baru tiba di Bondowoso. Keluar masuk bus juga masih dikatakan normal. Namun, pemandangan berbeda di bengkel bus. Armada transportasi darat antarkota dalam provinsi (AKDP) itu mulai diservis. Mulai dari interior untuk memberikan kenyamanan, roda, hingga sistem pengereman. “Ini bagian kaki-kaki dicek dulu. Dibetulin untuk persiapan mudik Lebaran,” kata Sulikin, sopir bus jurusan Bondowoso–Madura.

Dia mengaku, untuk saat ini masih normal, belum ada lonjakan penumpang. Terhitung tidak lebih dari 10 orang setiap malam yang melakukan pemberangkatan dari Bondowoso ke Madura. “Belum membeludak, padahal sudah hampir Lebaran,” terang pria asal Probolinggo yang saat itu masih melakukan perbaikan dan persiapan di Maesan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/