alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Segera Sinkronkan Antar-OPD

Harapan Baru Sekda Bambang Soekwanto

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Bondowoso telah resmi memiliki sekretaris daerah (sekda) definitif setelah dilakukan open bidding yang memunculkan tiga nama. Kemudian, Bupati menjatuhkan pilihannya kepada Bambang Soekwanto. Oleh sebab itu, sekda baru tersebut diharapkan mampu menyelesaikan segala pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan.

Baca Juga : Tak Nurut Tipang, Arief Muhammad Mengaku Menyesal Menjual Porsche Biru

Seperti yang disampaikan oleh Tohari, Ketua Komisi DPRD Bondowoso. Dia menjelaskan, bupati memilih aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya bertugas di Lumajang itu sudah berdasarkan perhitungan yang matang. Artinya, tentu saja dengan harapan dapat memenuhi visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso. Menjelang akhir periode kepemimpinannya yang sudah kurang dari dua tahun. “Tantangan ke depan sangat berat. Walaupun harapannya juga sangat besar,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tohari juga menuturkan, sekda definitif juga diharapkan dapat menyelesaikan rencana pembangunan yang sudah disusun dalam satu periode pemerintahan Bupati Salwa Arifin. Sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Selain itu, tantangan besar yang harus dihadapi, menurut Tohari, di antaranya menyelaraskan antar-OPD (organisasi perangkat daerah) yang ada. Sebab, pihaknya menyampaikan, selama ini masih ditemukan adanya OPD satu dengan yang lainnya belum sinkron. Disertai masih kurangnya dukung-mendukung antar-OPD. “Sehingga ini menjadi faktor pengganggu segera tercapainya atau suksesnya visi misi bupati,” ujarnya.

Tantangan lain yang harus dihadapi, tambah Tohari, adalah penyusunan peraturan yang masih sering kali menimbulkan perdebatan. Oleh sebab itu, sekda diharapkan mampu mengonsolidasi semua OPD yang ada. Agar produk hukum atau aturan yang dikeluarkan dapat diterima oleh semua pihak, baik eksekutif maupun legislatif.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Bondowoso telah resmi memiliki sekretaris daerah (sekda) definitif setelah dilakukan open bidding yang memunculkan tiga nama. Kemudian, Bupati menjatuhkan pilihannya kepada Bambang Soekwanto. Oleh sebab itu, sekda baru tersebut diharapkan mampu menyelesaikan segala pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan.

Baca Juga : Tak Nurut Tipang, Arief Muhammad Mengaku Menyesal Menjual Porsche Biru

Seperti yang disampaikan oleh Tohari, Ketua Komisi DPRD Bondowoso. Dia menjelaskan, bupati memilih aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya bertugas di Lumajang itu sudah berdasarkan perhitungan yang matang. Artinya, tentu saja dengan harapan dapat memenuhi visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso. Menjelang akhir periode kepemimpinannya yang sudah kurang dari dua tahun. “Tantangan ke depan sangat berat. Walaupun harapannya juga sangat besar,” katanya.

Tohari juga menuturkan, sekda definitif juga diharapkan dapat menyelesaikan rencana pembangunan yang sudah disusun dalam satu periode pemerintahan Bupati Salwa Arifin. Sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Selain itu, tantangan besar yang harus dihadapi, menurut Tohari, di antaranya menyelaraskan antar-OPD (organisasi perangkat daerah) yang ada. Sebab, pihaknya menyampaikan, selama ini masih ditemukan adanya OPD satu dengan yang lainnya belum sinkron. Disertai masih kurangnya dukung-mendukung antar-OPD. “Sehingga ini menjadi faktor pengganggu segera tercapainya atau suksesnya visi misi bupati,” ujarnya.

Tantangan lain yang harus dihadapi, tambah Tohari, adalah penyusunan peraturan yang masih sering kali menimbulkan perdebatan. Oleh sebab itu, sekda diharapkan mampu mengonsolidasi semua OPD yang ada. Agar produk hukum atau aturan yang dikeluarkan dapat diterima oleh semua pihak, baik eksekutif maupun legislatif.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Bondowoso telah resmi memiliki sekretaris daerah (sekda) definitif setelah dilakukan open bidding yang memunculkan tiga nama. Kemudian, Bupati menjatuhkan pilihannya kepada Bambang Soekwanto. Oleh sebab itu, sekda baru tersebut diharapkan mampu menyelesaikan segala pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan.

Baca Juga : Tak Nurut Tipang, Arief Muhammad Mengaku Menyesal Menjual Porsche Biru

Seperti yang disampaikan oleh Tohari, Ketua Komisi DPRD Bondowoso. Dia menjelaskan, bupati memilih aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya bertugas di Lumajang itu sudah berdasarkan perhitungan yang matang. Artinya, tentu saja dengan harapan dapat memenuhi visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso. Menjelang akhir periode kepemimpinannya yang sudah kurang dari dua tahun. “Tantangan ke depan sangat berat. Walaupun harapannya juga sangat besar,” katanya.

Tohari juga menuturkan, sekda definitif juga diharapkan dapat menyelesaikan rencana pembangunan yang sudah disusun dalam satu periode pemerintahan Bupati Salwa Arifin. Sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Selain itu, tantangan besar yang harus dihadapi, menurut Tohari, di antaranya menyelaraskan antar-OPD (organisasi perangkat daerah) yang ada. Sebab, pihaknya menyampaikan, selama ini masih ditemukan adanya OPD satu dengan yang lainnya belum sinkron. Disertai masih kurangnya dukung-mendukung antar-OPD. “Sehingga ini menjadi faktor pengganggu segera tercapainya atau suksesnya visi misi bupati,” ujarnya.

Tantangan lain yang harus dihadapi, tambah Tohari, adalah penyusunan peraturan yang masih sering kali menimbulkan perdebatan. Oleh sebab itu, sekda diharapkan mampu mengonsolidasi semua OPD yang ada. Agar produk hukum atau aturan yang dikeluarkan dapat diterima oleh semua pihak, baik eksekutif maupun legislatif.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/