alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Giliran Dewan Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Terkait Laporannya Terhadap Samsul Hadi Merdeka Pengurus PPP

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Polres Bondowoso memanggil pimpinan DPRD Bondowoso, terdiri atas ketua dan wakil ketua, kemarin (25/3). Pemanggilan tersebut dalam rangka memberikan keterangan atas pengaduan terhadap Wakil Ketua Organisasi Keanggotaan Kaderisasi (OKK) DPC PPP Samsul Hadi Merdeka yang dianggap melecehkan lembaga negara, yaitu DPRD, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Perangkat dan Guru Honorer Bondowoso Belum Gajian

Pemeriksaan tersebut berlangsung kurang lebih selama dua jam. Mereka mulai diperiksa oleh penyidik dari pukul 12.25 hingga 14.25. Masing-masing pimpinan, Ketua DPRD Ahmad Dhafir dan Wakil Ketua DPRD Sinung Sudrajat, sama-sama dicecar sebanyak 20 pertanyaan oleh penyidik Polres Bondowoso secara terpisah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ketika dikonfirmasi sejumlah awak media, Dhafir menerangkan, pemanggilannya itu dalam rangka memberikan klarifikasi mengenai aduan yang dilayangkan oleh kelembagaan DPRD. Serta untuk melengkapi berkas aduan yang dirasa kurang dan dibutuhkan.

Selain itu, menurut pria yang akrab disapa Dhafir ini, pemanggilannya juga menegaskan bahwa aduan yang dilayangkan tersebut bukan atas nama pribadi, melainkan lembaga negara DPRD. “Saya sampaikan, ini lembaga. Karena apa yang disampaikan (Samsul Hadi Merdeka, Red) itu sudah di luar tugas dan fungsi DPRD,” katanya.

Dikonfirmasi terkait kemungkinan melakukan komunikasi dengan Samsul Hadi Merdeka, pihaknya menuturkan aduan itu atas nama lembaga dan  berdasarkan hasil keputusan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Bondowoso. “Para peserta Bamus adalah utusan dari fraksi-fraksi yang ada,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Pimpinan DPRD Bondowoso resmi mengadukan Samsul Hadi ke Polres Bondowoso, Kamis (17/3) lalu. Aduan tersebut atas dugaan pencemaran nama baik terhadap lembaga negara. Dilihat dari penyampaian Samsul Hadi yang menyebut Ketua DPRD dan kroni-kroninya bermain proyek. Dugan itu tersebar lewat potongan video yang ramai beredar di media sosial.

 

Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PPP juga Diperiksa

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Polres Bondowoso memanggil pimpinan DPRD Bondowoso, terdiri atas ketua dan wakil ketua, kemarin (25/3). Pemanggilan tersebut dalam rangka memberikan keterangan atas pengaduan terhadap Wakil Ketua Organisasi Keanggotaan Kaderisasi (OKK) DPC PPP Samsul Hadi Merdeka yang dianggap melecehkan lembaga negara, yaitu DPRD, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Perangkat dan Guru Honorer Bondowoso Belum Gajian

Pemeriksaan tersebut berlangsung kurang lebih selama dua jam. Mereka mulai diperiksa oleh penyidik dari pukul 12.25 hingga 14.25. Masing-masing pimpinan, Ketua DPRD Ahmad Dhafir dan Wakil Ketua DPRD Sinung Sudrajat, sama-sama dicecar sebanyak 20 pertanyaan oleh penyidik Polres Bondowoso secara terpisah.

Ketika dikonfirmasi sejumlah awak media, Dhafir menerangkan, pemanggilannya itu dalam rangka memberikan klarifikasi mengenai aduan yang dilayangkan oleh kelembagaan DPRD. Serta untuk melengkapi berkas aduan yang dirasa kurang dan dibutuhkan.

Selain itu, menurut pria yang akrab disapa Dhafir ini, pemanggilannya juga menegaskan bahwa aduan yang dilayangkan tersebut bukan atas nama pribadi, melainkan lembaga negara DPRD. “Saya sampaikan, ini lembaga. Karena apa yang disampaikan (Samsul Hadi Merdeka, Red) itu sudah di luar tugas dan fungsi DPRD,” katanya.

Dikonfirmasi terkait kemungkinan melakukan komunikasi dengan Samsul Hadi Merdeka, pihaknya menuturkan aduan itu atas nama lembaga dan  berdasarkan hasil keputusan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Bondowoso. “Para peserta Bamus adalah utusan dari fraksi-fraksi yang ada,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Pimpinan DPRD Bondowoso resmi mengadukan Samsul Hadi ke Polres Bondowoso, Kamis (17/3) lalu. Aduan tersebut atas dugaan pencemaran nama baik terhadap lembaga negara. Dilihat dari penyampaian Samsul Hadi yang menyebut Ketua DPRD dan kroni-kroninya bermain proyek. Dugan itu tersebar lewat potongan video yang ramai beredar di media sosial.

 

Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PPP juga Diperiksa

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Polres Bondowoso memanggil pimpinan DPRD Bondowoso, terdiri atas ketua dan wakil ketua, kemarin (25/3). Pemanggilan tersebut dalam rangka memberikan keterangan atas pengaduan terhadap Wakil Ketua Organisasi Keanggotaan Kaderisasi (OKK) DPC PPP Samsul Hadi Merdeka yang dianggap melecehkan lembaga negara, yaitu DPRD, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Perangkat dan Guru Honorer Bondowoso Belum Gajian

Pemeriksaan tersebut berlangsung kurang lebih selama dua jam. Mereka mulai diperiksa oleh penyidik dari pukul 12.25 hingga 14.25. Masing-masing pimpinan, Ketua DPRD Ahmad Dhafir dan Wakil Ketua DPRD Sinung Sudrajat, sama-sama dicecar sebanyak 20 pertanyaan oleh penyidik Polres Bondowoso secara terpisah.

Ketika dikonfirmasi sejumlah awak media, Dhafir menerangkan, pemanggilannya itu dalam rangka memberikan klarifikasi mengenai aduan yang dilayangkan oleh kelembagaan DPRD. Serta untuk melengkapi berkas aduan yang dirasa kurang dan dibutuhkan.

Selain itu, menurut pria yang akrab disapa Dhafir ini, pemanggilannya juga menegaskan bahwa aduan yang dilayangkan tersebut bukan atas nama pribadi, melainkan lembaga negara DPRD. “Saya sampaikan, ini lembaga. Karena apa yang disampaikan (Samsul Hadi Merdeka, Red) itu sudah di luar tugas dan fungsi DPRD,” katanya.

Dikonfirmasi terkait kemungkinan melakukan komunikasi dengan Samsul Hadi Merdeka, pihaknya menuturkan aduan itu atas nama lembaga dan  berdasarkan hasil keputusan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Bondowoso. “Para peserta Bamus adalah utusan dari fraksi-fraksi yang ada,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Pimpinan DPRD Bondowoso resmi mengadukan Samsul Hadi ke Polres Bondowoso, Kamis (17/3) lalu. Aduan tersebut atas dugaan pencemaran nama baik terhadap lembaga negara. Dilihat dari penyampaian Samsul Hadi yang menyebut Ketua DPRD dan kroni-kroninya bermain proyek. Dugan itu tersebar lewat potongan video yang ramai beredar di media sosial.

 

Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PPP juga Diperiksa

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/