alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Dispendik Bondowoso Upayakan Insentif Guru Honorer Segera Cair

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan (Dispendik) Bondowoso memastikan bahwa insentif guru honorer kategori 2 sudah akan cair. Sebelumnya, Komisi IV DPRD setempat menyoroti keterlambatan yang selalu terjadi terhadap pembayaran insentif guru honorer di awal tahun. Kendati itu menjadi pengeluaran rutin dari Pemerintah Daerah.

Baca Juga : Tak Nurut Tipang, Arief Muhammad Mengaku Menyesal Menjual Porsche Biru

Kepala Dispendik Bondowoso Sugiyono Eksantoso mengaku, pencairan hanya bisa dilakukan untuk dua bulan saja. Yakni Januari dan Februari 2022. Keterlambatan disebabkan oleh adanya beberapa lembaga yang status guru K2-nya tak jelas. Kemudian, masih ada beberapa guru honorer tak pernah masuk cukup lama karena bekerja ke Kalimantan, bahkan sakit tak bisa masuk sekian bulan. “Kemarin itu sudah ada pernyataan dari tiga kepala sekolah itu. Sehingga hari ini sudah segera realisasi. Mungkin cair hari ini (kemarin, Red),” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, terjadinya keterlambatan pembayaran di awal tahun, kata Sugiyono, tak hanya terjadi di Dispendik. Bahkan juga di dinas lain seperti perangkat desa. Tak terkecuali pegawai tidak tetap di dinasnya. Dia mengaku sering kali menalangi honor pegawai tidak tetap di kantornya.

Oleh karena itu, kata Sugiyono, yang lebih paham penyebabnya adalah bagian keuangan pemerintah daerah. “Kalau setiap tahun dari pemda itu bagian keuangan. Dari keuangan, tak tahu kenapa regulasinya itu. La wong PTT di kantor saya juga, saya nalangi. Dari keuangan,” urai Sugiyono.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan (Dispendik) Bondowoso memastikan bahwa insentif guru honorer kategori 2 sudah akan cair. Sebelumnya, Komisi IV DPRD setempat menyoroti keterlambatan yang selalu terjadi terhadap pembayaran insentif guru honorer di awal tahun. Kendati itu menjadi pengeluaran rutin dari Pemerintah Daerah.

Baca Juga : Tak Nurut Tipang, Arief Muhammad Mengaku Menyesal Menjual Porsche Biru

Kepala Dispendik Bondowoso Sugiyono Eksantoso mengaku, pencairan hanya bisa dilakukan untuk dua bulan saja. Yakni Januari dan Februari 2022. Keterlambatan disebabkan oleh adanya beberapa lembaga yang status guru K2-nya tak jelas. Kemudian, masih ada beberapa guru honorer tak pernah masuk cukup lama karena bekerja ke Kalimantan, bahkan sakit tak bisa masuk sekian bulan. “Kemarin itu sudah ada pernyataan dari tiga kepala sekolah itu. Sehingga hari ini sudah segera realisasi. Mungkin cair hari ini (kemarin, Red),” ujarnya.

Sementara itu, terjadinya keterlambatan pembayaran di awal tahun, kata Sugiyono, tak hanya terjadi di Dispendik. Bahkan juga di dinas lain seperti perangkat desa. Tak terkecuali pegawai tidak tetap di dinasnya. Dia mengaku sering kali menalangi honor pegawai tidak tetap di kantornya.

Oleh karena itu, kata Sugiyono, yang lebih paham penyebabnya adalah bagian keuangan pemerintah daerah. “Kalau setiap tahun dari pemda itu bagian keuangan. Dari keuangan, tak tahu kenapa regulasinya itu. La wong PTT di kantor saya juga, saya nalangi. Dari keuangan,” urai Sugiyono.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dinas Pendidikan (Dispendik) Bondowoso memastikan bahwa insentif guru honorer kategori 2 sudah akan cair. Sebelumnya, Komisi IV DPRD setempat menyoroti keterlambatan yang selalu terjadi terhadap pembayaran insentif guru honorer di awal tahun. Kendati itu menjadi pengeluaran rutin dari Pemerintah Daerah.

Baca Juga : Tak Nurut Tipang, Arief Muhammad Mengaku Menyesal Menjual Porsche Biru

Kepala Dispendik Bondowoso Sugiyono Eksantoso mengaku, pencairan hanya bisa dilakukan untuk dua bulan saja. Yakni Januari dan Februari 2022. Keterlambatan disebabkan oleh adanya beberapa lembaga yang status guru K2-nya tak jelas. Kemudian, masih ada beberapa guru honorer tak pernah masuk cukup lama karena bekerja ke Kalimantan, bahkan sakit tak bisa masuk sekian bulan. “Kemarin itu sudah ada pernyataan dari tiga kepala sekolah itu. Sehingga hari ini sudah segera realisasi. Mungkin cair hari ini (kemarin, Red),” ujarnya.

Sementara itu, terjadinya keterlambatan pembayaran di awal tahun, kata Sugiyono, tak hanya terjadi di Dispendik. Bahkan juga di dinas lain seperti perangkat desa. Tak terkecuali pegawai tidak tetap di dinasnya. Dia mengaku sering kali menalangi honor pegawai tidak tetap di kantornya.

Oleh karena itu, kata Sugiyono, yang lebih paham penyebabnya adalah bagian keuangan pemerintah daerah. “Kalau setiap tahun dari pemda itu bagian keuangan. Dari keuangan, tak tahu kenapa regulasinya itu. La wong PTT di kantor saya juga, saya nalangi. Dari keuangan,” urai Sugiyono.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/