alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Hiburan Terbuka Belum Diizinkan

Padahal Sudah Banyak Zona Hijau

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beberapa pemerintah daerah sudah memperbolehkan warganya menggelar hajatan sekaligus hiburan dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, pembelajaran tatap muka pun mulai dilaksanakan. Namun, di Bondowoso, kegiatan masyarakat belum sepenuhnya dibebaskan. Padahal sebanyak 4.858 RT telah masuk kawasan zona hijau.
Adi Sunaryadi, Sekretaris Satgas Covid-19 Bondowoso, mengatakan, tak ada larangan bagi masyarakat untuk menggelar hajatan. Terpenting, protokol kesehatan harus diterapkan saat acara hajatan berlangsung. “Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) 107 Tahun 2020 tentang Pengaturan Kemasyarakatan, tamu undangan yang hadir dibatasi 50 persen,” katanya.
Dalam perkembangannya, bukan tidak mungkin aturan kegiatan masyarakat lebih dikendurkan. Acuan untuk mengubah aturan itu tak lain adalah angka penyebaran Covid-19 di Bondowoso. “Oleh karena itu, satgas Covid-19 masih melakukan telaah untuk merevisi Perbup 107/2020,” terangnya.
Ia melanjutkan, kegiatan yang belum diperbolehkan yakni hiburan dengan panggung. Sebab, perhelatan seperti itu bisa memicu terjadinya kerumunan. “Kalau hiburan secara panggung terbuka masih belum boleh,” sebutnya.
Terkait PTM, Adi menjelaskan, pihaknya saat ini fokus pada tahap uji coba. Jadwal pelaksanaan PTM hingga kini belum bisa dipastikan. “Tahapnya masih dalam uji coba dan akan terus dievaluasi,” urainya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menyatakan, pihaknya akan mempersiapkan strategi baru dalam rangka menggeliatkan ekonomi di Bondowoso. Seperti diketahui, perekonomian masyarakat terpukul akibat pandemi Covid-19.
“Kalau dulu, aturan berkumpul tidak boleh lebih 50 persen. Mungkin sekarang akan ditingkatkan 60 sampai 70 persen. Ini masih simulasi. Sehingga kita akan mengusulkan perubahan Perbup 107 Tahun 2020,” pungkasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beberapa pemerintah daerah sudah memperbolehkan warganya menggelar hajatan sekaligus hiburan dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, pembelajaran tatap muka pun mulai dilaksanakan. Namun, di Bondowoso, kegiatan masyarakat belum sepenuhnya dibebaskan. Padahal sebanyak 4.858 RT telah masuk kawasan zona hijau.
Adi Sunaryadi, Sekretaris Satgas Covid-19 Bondowoso, mengatakan, tak ada larangan bagi masyarakat untuk menggelar hajatan. Terpenting, protokol kesehatan harus diterapkan saat acara hajatan berlangsung. “Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) 107 Tahun 2020 tentang Pengaturan Kemasyarakatan, tamu undangan yang hadir dibatasi 50 persen,” katanya.
Dalam perkembangannya, bukan tidak mungkin aturan kegiatan masyarakat lebih dikendurkan. Acuan untuk mengubah aturan itu tak lain adalah angka penyebaran Covid-19 di Bondowoso. “Oleh karena itu, satgas Covid-19 masih melakukan telaah untuk merevisi Perbup 107/2020,” terangnya.
Ia melanjutkan, kegiatan yang belum diperbolehkan yakni hiburan dengan panggung. Sebab, perhelatan seperti itu bisa memicu terjadinya kerumunan. “Kalau hiburan secara panggung terbuka masih belum boleh,” sebutnya.
Terkait PTM, Adi menjelaskan, pihaknya saat ini fokus pada tahap uji coba. Jadwal pelaksanaan PTM hingga kini belum bisa dipastikan. “Tahapnya masih dalam uji coba dan akan terus dievaluasi,” urainya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menyatakan, pihaknya akan mempersiapkan strategi baru dalam rangka menggeliatkan ekonomi di Bondowoso. Seperti diketahui, perekonomian masyarakat terpukul akibat pandemi Covid-19.
“Kalau dulu, aturan berkumpul tidak boleh lebih 50 persen. Mungkin sekarang akan ditingkatkan 60 sampai 70 persen. Ini masih simulasi. Sehingga kita akan mengusulkan perubahan Perbup 107 Tahun 2020,” pungkasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beberapa pemerintah daerah sudah memperbolehkan warganya menggelar hajatan sekaligus hiburan dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, pembelajaran tatap muka pun mulai dilaksanakan. Namun, di Bondowoso, kegiatan masyarakat belum sepenuhnya dibebaskan. Padahal sebanyak 4.858 RT telah masuk kawasan zona hijau.
Adi Sunaryadi, Sekretaris Satgas Covid-19 Bondowoso, mengatakan, tak ada larangan bagi masyarakat untuk menggelar hajatan. Terpenting, protokol kesehatan harus diterapkan saat acara hajatan berlangsung. “Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) 107 Tahun 2020 tentang Pengaturan Kemasyarakatan, tamu undangan yang hadir dibatasi 50 persen,” katanya.
Dalam perkembangannya, bukan tidak mungkin aturan kegiatan masyarakat lebih dikendurkan. Acuan untuk mengubah aturan itu tak lain adalah angka penyebaran Covid-19 di Bondowoso. “Oleh karena itu, satgas Covid-19 masih melakukan telaah untuk merevisi Perbup 107/2020,” terangnya.
Ia melanjutkan, kegiatan yang belum diperbolehkan yakni hiburan dengan panggung. Sebab, perhelatan seperti itu bisa memicu terjadinya kerumunan. “Kalau hiburan secara panggung terbuka masih belum boleh,” sebutnya.
Terkait PTM, Adi menjelaskan, pihaknya saat ini fokus pada tahap uji coba. Jadwal pelaksanaan PTM hingga kini belum bisa dipastikan. “Tahapnya masih dalam uji coba dan akan terus dievaluasi,” urainya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menyatakan, pihaknya akan mempersiapkan strategi baru dalam rangka menggeliatkan ekonomi di Bondowoso. Seperti diketahui, perekonomian masyarakat terpukul akibat pandemi Covid-19.
“Kalau dulu, aturan berkumpul tidak boleh lebih 50 persen. Mungkin sekarang akan ditingkatkan 60 sampai 70 persen. Ini masih simulasi. Sehingga kita akan mengusulkan perubahan Perbup 107 Tahun 2020,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/