alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Wonosari Belum Ada Kiriman Pupuk

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selain harganya naik, rupanya saat ini petani di beberapa wilayah justru belum bisa membeli pupuk. Seperti di Wonosari, mulai awal Januari sampai kemarin belum ada pengiriman pupuk subsidi. Khususnya Phonska, SP-36, ZA, dan Petrogenik.

Salah seorang pemilik kios mengatakan, sejak tahun baru belum ada penandatanganan surat perjanjian jual beli (SPJB) pupuk bersubsidi. Sementara, petani terus-menerus bertanya di kios. Sebab, tanaman mereka sudah waktunya diberi asupan pupuk. “Mulai awal tahun saya belum tanda tangan SPBJ,” ujar salah seorang pemilik kios yang tidak mau disebutkan namanya.

Pemilik kios sempat menanyakan kepada AGRK yang merupakan distributor pupuk. Katanya akan segera dikirim. Namun, pihaknya sempat gamang. Sebab, selama ini belum pernah tanda tangan SPJB.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selain harganya naik, rupanya saat ini petani di beberapa wilayah justru belum bisa membeli pupuk. Seperti di Wonosari, mulai awal Januari sampai kemarin belum ada pengiriman pupuk subsidi. Khususnya Phonska, SP-36, ZA, dan Petrogenik.

Salah seorang pemilik kios mengatakan, sejak tahun baru belum ada penandatanganan surat perjanjian jual beli (SPJB) pupuk bersubsidi. Sementara, petani terus-menerus bertanya di kios. Sebab, tanaman mereka sudah waktunya diberi asupan pupuk. “Mulai awal tahun saya belum tanda tangan SPBJ,” ujar salah seorang pemilik kios yang tidak mau disebutkan namanya.

Pemilik kios sempat menanyakan kepada AGRK yang merupakan distributor pupuk. Katanya akan segera dikirim. Namun, pihaknya sempat gamang. Sebab, selama ini belum pernah tanda tangan SPJB.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selain harganya naik, rupanya saat ini petani di beberapa wilayah justru belum bisa membeli pupuk. Seperti di Wonosari, mulai awal Januari sampai kemarin belum ada pengiriman pupuk subsidi. Khususnya Phonska, SP-36, ZA, dan Petrogenik.

Salah seorang pemilik kios mengatakan, sejak tahun baru belum ada penandatanganan surat perjanjian jual beli (SPJB) pupuk bersubsidi. Sementara, petani terus-menerus bertanya di kios. Sebab, tanaman mereka sudah waktunya diberi asupan pupuk. “Mulai awal tahun saya belum tanda tangan SPBJ,” ujar salah seorang pemilik kios yang tidak mau disebutkan namanya.

Pemilik kios sempat menanyakan kepada AGRK yang merupakan distributor pupuk. Katanya akan segera dikirim. Namun, pihaknya sempat gamang. Sebab, selama ini belum pernah tanda tangan SPJB.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/