alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Vaksinasi Tanpa Hari Libur

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Meskipun Kabupaten Bondowoso sudah beranjak dari level tiga menuju level dua, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin terus menekankan untuk meningkatkan capaian vaksinasi, dari tingkat desa hingga kabupaten. Bahkan, dirinya menekankan para petugas juga perlu untuk melakukan vaksinasi jemput bola dengan cara door to door. Serta memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa hari libur.

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi di pendapa bupati, dalam rangka percepatan vaksinasi dan antisipasi penyebaran varian baru Covid-19, bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan perwakilan 10 camat, sejumlah kepala puskesmas, serta bhabinkamtibmas dan babinsa, kemarin (24/12).

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/1783/SJ Tanggal 21 Desember 2021 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Varian Omicron serta Penegakan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi. Mengingat adanya potensi penyebaran virus korona varian Omicron. Jenis virus itu sudah terdeteksi di Indonesia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salwa mengatakan, forum pimpinan kecamatan (forpimcam) di Bondowoso harus memaksimalkan capaian vaksinasi di daerahnya masing-masing. Hal itu untuk mencapai level satu dalam beberapa waktu mendatang. Oleh sebab itu, menurut dia koordinasi antarpimpinan harus dilakukan dengan baik.

Pihaknya juga menyebut, forpimcam pun harus menggerakkan para kepala desa, khususnya yang baru dilantik beberapa waktu lalu. Mereka ditegaskan untuk membentuk jadwal vaksinasi, kemudian mengonsolidasikannya dengan pihak terkait lainnya. “Bersama dengan babinsa, bhabinkamtibmas, dan tenaga kesehatan desa untuk buka layanan vaksinasi. Bersumber data dari Disdukcapil sampai dengan tingkat dusun dan RT,” imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan, untuk memperbanyak sasaran vaksinasi, khususnya sasaran lanjut usia (lansia), agar membentuk tim vaksinator yang bertugas melakukan vaksinasi door to door tanpa mengenal hari libur. “Buat jadwal layanan tiap hari per desa, hingga per dusun. Termasuk di hari Sabtu dan Minggu,” tegasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Meskipun Kabupaten Bondowoso sudah beranjak dari level tiga menuju level dua, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin terus menekankan untuk meningkatkan capaian vaksinasi, dari tingkat desa hingga kabupaten. Bahkan, dirinya menekankan para petugas juga perlu untuk melakukan vaksinasi jemput bola dengan cara door to door. Serta memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa hari libur.

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi di pendapa bupati, dalam rangka percepatan vaksinasi dan antisipasi penyebaran varian baru Covid-19, bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan perwakilan 10 camat, sejumlah kepala puskesmas, serta bhabinkamtibmas dan babinsa, kemarin (24/12).

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/1783/SJ Tanggal 21 Desember 2021 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Varian Omicron serta Penegakan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi. Mengingat adanya potensi penyebaran virus korona varian Omicron. Jenis virus itu sudah terdeteksi di Indonesia.

Salwa mengatakan, forum pimpinan kecamatan (forpimcam) di Bondowoso harus memaksimalkan capaian vaksinasi di daerahnya masing-masing. Hal itu untuk mencapai level satu dalam beberapa waktu mendatang. Oleh sebab itu, menurut dia koordinasi antarpimpinan harus dilakukan dengan baik.

Pihaknya juga menyebut, forpimcam pun harus menggerakkan para kepala desa, khususnya yang baru dilantik beberapa waktu lalu. Mereka ditegaskan untuk membentuk jadwal vaksinasi, kemudian mengonsolidasikannya dengan pihak terkait lainnya. “Bersama dengan babinsa, bhabinkamtibmas, dan tenaga kesehatan desa untuk buka layanan vaksinasi. Bersumber data dari Disdukcapil sampai dengan tingkat dusun dan RT,” imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan, untuk memperbanyak sasaran vaksinasi, khususnya sasaran lanjut usia (lansia), agar membentuk tim vaksinator yang bertugas melakukan vaksinasi door to door tanpa mengenal hari libur. “Buat jadwal layanan tiap hari per desa, hingga per dusun. Termasuk di hari Sabtu dan Minggu,” tegasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Meskipun Kabupaten Bondowoso sudah beranjak dari level tiga menuju level dua, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin terus menekankan untuk meningkatkan capaian vaksinasi, dari tingkat desa hingga kabupaten. Bahkan, dirinya menekankan para petugas juga perlu untuk melakukan vaksinasi jemput bola dengan cara door to door. Serta memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa hari libur.

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi di pendapa bupati, dalam rangka percepatan vaksinasi dan antisipasi penyebaran varian baru Covid-19, bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan perwakilan 10 camat, sejumlah kepala puskesmas, serta bhabinkamtibmas dan babinsa, kemarin (24/12).

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/1783/SJ Tanggal 21 Desember 2021 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Varian Omicron serta Penegakan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi. Mengingat adanya potensi penyebaran virus korona varian Omicron. Jenis virus itu sudah terdeteksi di Indonesia.

Salwa mengatakan, forum pimpinan kecamatan (forpimcam) di Bondowoso harus memaksimalkan capaian vaksinasi di daerahnya masing-masing. Hal itu untuk mencapai level satu dalam beberapa waktu mendatang. Oleh sebab itu, menurut dia koordinasi antarpimpinan harus dilakukan dengan baik.

Pihaknya juga menyebut, forpimcam pun harus menggerakkan para kepala desa, khususnya yang baru dilantik beberapa waktu lalu. Mereka ditegaskan untuk membentuk jadwal vaksinasi, kemudian mengonsolidasikannya dengan pihak terkait lainnya. “Bersama dengan babinsa, bhabinkamtibmas, dan tenaga kesehatan desa untuk buka layanan vaksinasi. Bersumber data dari Disdukcapil sampai dengan tingkat dusun dan RT,” imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan, untuk memperbanyak sasaran vaksinasi, khususnya sasaran lanjut usia (lansia), agar membentuk tim vaksinator yang bertugas melakukan vaksinasi door to door tanpa mengenal hari libur. “Buat jadwal layanan tiap hari per desa, hingga per dusun. Termasuk di hari Sabtu dan Minggu,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/