alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Pandemi, Gereja Batasi Jemaat

Lakukan Pendataan dengan Ketat

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.IDPerayaan Natal pada akhir tahun 2020 tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena masih dibayang-bayangi pandemi Covid-19, seluruh gereja di Bondowoso menerapkan misa Natal dengan protokol kesehatan maksimal.

Walau dibayang-bayangi pandemi, perayaan dipastikan tetap khidmat. Seperti Gereja Pantekosta Bethel Bondowoso. Perayaan misa Natal memberlakukan pembatasan jemaat. Mengingat kapasitas gereja yang terbatas, misa Natal dibatasi hanya 100 jemaat. “Untuk perayaan Natal kali ini jamaat kami batasi hanya 100 orang. Sebenarnya kapasitas gereja ini bisa menampung sampai 400 orang,” ungkap S. Monica, pendeta Gereja Pantekosta di sela-sela persiapan Natal, kemarin.

Sebelum misa Natal, Gereja terlebih dahulu melakukan pendaftaran. Sebab, 100 orang yang merayakan natal di Gereja harus sebagian besar kaum muda dan orang dewasa. Berkisar usia 30 hingga 50 tahun. Anak kecil tidak diperbolehkan, karena memang masih masa pandemi Covid-19. “Mereka didaftar. Jemaat yang datang dari Bondowoso saja, tidak mengundang dari luar kota,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.IDPerayaan Natal pada akhir tahun 2020 tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena masih dibayang-bayangi pandemi Covid-19, seluruh gereja di Bondowoso menerapkan misa Natal dengan protokol kesehatan maksimal.

Walau dibayang-bayangi pandemi, perayaan dipastikan tetap khidmat. Seperti Gereja Pantekosta Bethel Bondowoso. Perayaan misa Natal memberlakukan pembatasan jemaat. Mengingat kapasitas gereja yang terbatas, misa Natal dibatasi hanya 100 jemaat. “Untuk perayaan Natal kali ini jamaat kami batasi hanya 100 orang. Sebenarnya kapasitas gereja ini bisa menampung sampai 400 orang,” ungkap S. Monica, pendeta Gereja Pantekosta di sela-sela persiapan Natal, kemarin.

Sebelum misa Natal, Gereja terlebih dahulu melakukan pendaftaran. Sebab, 100 orang yang merayakan natal di Gereja harus sebagian besar kaum muda dan orang dewasa. Berkisar usia 30 hingga 50 tahun. Anak kecil tidak diperbolehkan, karena memang masih masa pandemi Covid-19. “Mereka didaftar. Jemaat yang datang dari Bondowoso saja, tidak mengundang dari luar kota,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.IDPerayaan Natal pada akhir tahun 2020 tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena masih dibayang-bayangi pandemi Covid-19, seluruh gereja di Bondowoso menerapkan misa Natal dengan protokol kesehatan maksimal.

Walau dibayang-bayangi pandemi, perayaan dipastikan tetap khidmat. Seperti Gereja Pantekosta Bethel Bondowoso. Perayaan misa Natal memberlakukan pembatasan jemaat. Mengingat kapasitas gereja yang terbatas, misa Natal dibatasi hanya 100 jemaat. “Untuk perayaan Natal kali ini jamaat kami batasi hanya 100 orang. Sebenarnya kapasitas gereja ini bisa menampung sampai 400 orang,” ungkap S. Monica, pendeta Gereja Pantekosta di sela-sela persiapan Natal, kemarin.

Sebelum misa Natal, Gereja terlebih dahulu melakukan pendaftaran. Sebab, 100 orang yang merayakan natal di Gereja harus sebagian besar kaum muda dan orang dewasa. Berkisar usia 30 hingga 50 tahun. Anak kecil tidak diperbolehkan, karena memang masih masa pandemi Covid-19. “Mereka didaftar. Jemaat yang datang dari Bondowoso saja, tidak mengundang dari luar kota,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/