alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Warga Perbaiki Jalan Swadaya

Lantas ke Mana Peran Pemerintah

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Aksi puluhan warga  Desa Kalianyar, Tamanan, dan Desa Pejagan, Jambesari Darussolah, patut diacungi jempol dobel. Tak bergantung pada APBD, Mereka memperbaiki jalan rusak secara mandiri. Warga membeli bahan aspal secara swadaya tanpa bantuan pemerintah.

Modalnya hanya Rp 8 juta. Hasil iuran ratusan warga Desa Wonosuko, Kalianyar, Tamanan, dan Pejagan. Selain uang, ada juga yang menyumbang pasir, aspal, bahkan ada yang mengirimi makanan bagi warga yang gotong royong mengaspal jalan rusak parah di Jl Raya Bondowoso-Tamanan. “Ada yang bantu aspal, pasir, konsumsi,” tutur Murakib, warga sekitar.

Dia menjelaskan, pengaspalan tersebut melibatkan sekitar 28 warga dari Desa Kalianyar dan Desa Pejagan. Mereka bekerja dengan niat bakti sosial. Rata-rata warga yang terjun punya pengalaman bekerja mengaspal jalan. Sehingga, kegiatan pengaspalan jalan rusak yang cukup parah itu cepat selesai.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dijelaskannya, aksi sosial tersebut murni inisiatif warga setempat. Pasalnya, kerusakan jalan terus bertambah parah. Selama ini, belum ada tanda-tanda jalan tersebut akan diperbaiki oleh pemerintah. Apalagi, jalan yang rusak tersebut sempat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Kebanyakan korban pengendara motor. “Sering kali kecelakaan, bahkan sudah ada yang meninggal dunia,” terangnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Aksi puluhan warga  Desa Kalianyar, Tamanan, dan Desa Pejagan, Jambesari Darussolah, patut diacungi jempol dobel. Tak bergantung pada APBD, Mereka memperbaiki jalan rusak secara mandiri. Warga membeli bahan aspal secara swadaya tanpa bantuan pemerintah.

Modalnya hanya Rp 8 juta. Hasil iuran ratusan warga Desa Wonosuko, Kalianyar, Tamanan, dan Pejagan. Selain uang, ada juga yang menyumbang pasir, aspal, bahkan ada yang mengirimi makanan bagi warga yang gotong royong mengaspal jalan rusak parah di Jl Raya Bondowoso-Tamanan. “Ada yang bantu aspal, pasir, konsumsi,” tutur Murakib, warga sekitar.

Dia menjelaskan, pengaspalan tersebut melibatkan sekitar 28 warga dari Desa Kalianyar dan Desa Pejagan. Mereka bekerja dengan niat bakti sosial. Rata-rata warga yang terjun punya pengalaman bekerja mengaspal jalan. Sehingga, kegiatan pengaspalan jalan rusak yang cukup parah itu cepat selesai.

Dijelaskannya, aksi sosial tersebut murni inisiatif warga setempat. Pasalnya, kerusakan jalan terus bertambah parah. Selama ini, belum ada tanda-tanda jalan tersebut akan diperbaiki oleh pemerintah. Apalagi, jalan yang rusak tersebut sempat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Kebanyakan korban pengendara motor. “Sering kali kecelakaan, bahkan sudah ada yang meninggal dunia,” terangnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Aksi puluhan warga  Desa Kalianyar, Tamanan, dan Desa Pejagan, Jambesari Darussolah, patut diacungi jempol dobel. Tak bergantung pada APBD, Mereka memperbaiki jalan rusak secara mandiri. Warga membeli bahan aspal secara swadaya tanpa bantuan pemerintah.

Modalnya hanya Rp 8 juta. Hasil iuran ratusan warga Desa Wonosuko, Kalianyar, Tamanan, dan Pejagan. Selain uang, ada juga yang menyumbang pasir, aspal, bahkan ada yang mengirimi makanan bagi warga yang gotong royong mengaspal jalan rusak parah di Jl Raya Bondowoso-Tamanan. “Ada yang bantu aspal, pasir, konsumsi,” tutur Murakib, warga sekitar.

Dia menjelaskan, pengaspalan tersebut melibatkan sekitar 28 warga dari Desa Kalianyar dan Desa Pejagan. Mereka bekerja dengan niat bakti sosial. Rata-rata warga yang terjun punya pengalaman bekerja mengaspal jalan. Sehingga, kegiatan pengaspalan jalan rusak yang cukup parah itu cepat selesai.

Dijelaskannya, aksi sosial tersebut murni inisiatif warga setempat. Pasalnya, kerusakan jalan terus bertambah parah. Selama ini, belum ada tanda-tanda jalan tersebut akan diperbaiki oleh pemerintah. Apalagi, jalan yang rusak tersebut sempat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Kebanyakan korban pengendara motor. “Sering kali kecelakaan, bahkan sudah ada yang meninggal dunia,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/