alexametrics
30.3 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Kabar Gembira! Tahfidz Alquran di Bondowoso Akan Dapat Insentif

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) membawa berkah untuk para penghafal Alquran di Bondowoso. Pasalnya, selain menjadi refleksi bagi para santri terhadap para pejuang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyiapkan sejumlah insentif untuk ratusan hufaz.

Plt Kabag Kesra Pemkab Bondowoso Abdul Mufid mengatakan, insentif tersebut merupakan atensi Bupati dan Sekda Bondowoso. Atensinya yakni agar hufaz yang ada di Bondowoso diperhatikan. “Sebenarnya ada insentif untuk sejumlah hufaz 30 juz dari Provinsi Jawa Timur. Kami pun akan memberikan insentif untuk tahun ini. Ini hadiah di saat HSN,” katanya, kemarin (23/10).

Menurut dia, Pemkab Bondowoso menyiapkan 250 kuota untuk para hufaz. Ada empat kategori yang akan mendapatkan insentif. Masing-masing adalah kategori 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. Dengan perincian 100 kuota untuk kategori 5 juz, 100 kuota untuk 10 juz, 30 kuota untuk 20 juz, dan kategori keempat sebanyaak 20 kuota untuk 30 juz. “Untuk yang 30 juz, kita mengaver hufaz yang tidak mendapatkan insentif dari Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya mengaku telah membentuk tim munaqisy (tim penguji) untuk menguji dan menyeleksi para huffaz yang akan mendapatkan insentif. Pendaftaran sudah dibuka sejak beberapa hari kemarin. Mereka yang mendaftar kemudian diharuskan mengikuti tes yang akan dilaksanakan pada 25–28 Oktober 2021. “Alhamdulillah, sudah mulai banyak yang mendaftar. Kami dan tim munaqisy akan bergerak cepat karena waktunya sudah mepet,” paparnya saat dikonfirmasi.

Apabila nanti pendaftar tidak sampai 250 orang, menurut dia, juga tetap dilaksanakan ujian sebagai syarat untuk memperoleh insentif yang disediakan tersebut. Pihaknya juga akan memperpanjang pendaftarannya apabila belum mencapai kuota.

Penting diketahui, dalam uji hufaz nanti akan ada kriteria-kriteria tertentu yang menjadi syarat mendapatkan insentif. “Hasil koordinasi dengan tim penguji, di antara kriteria tersebut yakni dari sisi fashohah (kefasihan) dan tajwidnya,” paparnya.

Abdul Mufid menegaskan, peserta uji hufaz harus asli warga Bondowoso. Misalnya ada hufaz asal Bondowoso yang mondok di luar kota, tetap boleh mengikuti seleksi tersebut. “Bagi hufaz 30 juz yang terkaver provinsi, tidak boleh mengikuti seleksi ini. Total yang dikaver provinsi sekitar 90 orang lebih,” paparnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) membawa berkah untuk para penghafal Alquran di Bondowoso. Pasalnya, selain menjadi refleksi bagi para santri terhadap para pejuang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyiapkan sejumlah insentif untuk ratusan hufaz.

Plt Kabag Kesra Pemkab Bondowoso Abdul Mufid mengatakan, insentif tersebut merupakan atensi Bupati dan Sekda Bondowoso. Atensinya yakni agar hufaz yang ada di Bondowoso diperhatikan. “Sebenarnya ada insentif untuk sejumlah hufaz 30 juz dari Provinsi Jawa Timur. Kami pun akan memberikan insentif untuk tahun ini. Ini hadiah di saat HSN,” katanya, kemarin (23/10).

Menurut dia, Pemkab Bondowoso menyiapkan 250 kuota untuk para hufaz. Ada empat kategori yang akan mendapatkan insentif. Masing-masing adalah kategori 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. Dengan perincian 100 kuota untuk kategori 5 juz, 100 kuota untuk 10 juz, 30 kuota untuk 20 juz, dan kategori keempat sebanyaak 20 kuota untuk 30 juz. “Untuk yang 30 juz, kita mengaver hufaz yang tidak mendapatkan insentif dari Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Pihaknya mengaku telah membentuk tim munaqisy (tim penguji) untuk menguji dan menyeleksi para huffaz yang akan mendapatkan insentif. Pendaftaran sudah dibuka sejak beberapa hari kemarin. Mereka yang mendaftar kemudian diharuskan mengikuti tes yang akan dilaksanakan pada 25–28 Oktober 2021. “Alhamdulillah, sudah mulai banyak yang mendaftar. Kami dan tim munaqisy akan bergerak cepat karena waktunya sudah mepet,” paparnya saat dikonfirmasi.

Apabila nanti pendaftar tidak sampai 250 orang, menurut dia, juga tetap dilaksanakan ujian sebagai syarat untuk memperoleh insentif yang disediakan tersebut. Pihaknya juga akan memperpanjang pendaftarannya apabila belum mencapai kuota.

Penting diketahui, dalam uji hufaz nanti akan ada kriteria-kriteria tertentu yang menjadi syarat mendapatkan insentif. “Hasil koordinasi dengan tim penguji, di antara kriteria tersebut yakni dari sisi fashohah (kefasihan) dan tajwidnya,” paparnya.

Abdul Mufid menegaskan, peserta uji hufaz harus asli warga Bondowoso. Misalnya ada hufaz asal Bondowoso yang mondok di luar kota, tetap boleh mengikuti seleksi tersebut. “Bagi hufaz 30 juz yang terkaver provinsi, tidak boleh mengikuti seleksi ini. Total yang dikaver provinsi sekitar 90 orang lebih,” paparnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) membawa berkah untuk para penghafal Alquran di Bondowoso. Pasalnya, selain menjadi refleksi bagi para santri terhadap para pejuang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyiapkan sejumlah insentif untuk ratusan hufaz.

Plt Kabag Kesra Pemkab Bondowoso Abdul Mufid mengatakan, insentif tersebut merupakan atensi Bupati dan Sekda Bondowoso. Atensinya yakni agar hufaz yang ada di Bondowoso diperhatikan. “Sebenarnya ada insentif untuk sejumlah hufaz 30 juz dari Provinsi Jawa Timur. Kami pun akan memberikan insentif untuk tahun ini. Ini hadiah di saat HSN,” katanya, kemarin (23/10).

Menurut dia, Pemkab Bondowoso menyiapkan 250 kuota untuk para hufaz. Ada empat kategori yang akan mendapatkan insentif. Masing-masing adalah kategori 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. Dengan perincian 100 kuota untuk kategori 5 juz, 100 kuota untuk 10 juz, 30 kuota untuk 20 juz, dan kategori keempat sebanyaak 20 kuota untuk 30 juz. “Untuk yang 30 juz, kita mengaver hufaz yang tidak mendapatkan insentif dari Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Pihaknya mengaku telah membentuk tim munaqisy (tim penguji) untuk menguji dan menyeleksi para huffaz yang akan mendapatkan insentif. Pendaftaran sudah dibuka sejak beberapa hari kemarin. Mereka yang mendaftar kemudian diharuskan mengikuti tes yang akan dilaksanakan pada 25–28 Oktober 2021. “Alhamdulillah, sudah mulai banyak yang mendaftar. Kami dan tim munaqisy akan bergerak cepat karena waktunya sudah mepet,” paparnya saat dikonfirmasi.

Apabila nanti pendaftar tidak sampai 250 orang, menurut dia, juga tetap dilaksanakan ujian sebagai syarat untuk memperoleh insentif yang disediakan tersebut. Pihaknya juga akan memperpanjang pendaftarannya apabila belum mencapai kuota.

Penting diketahui, dalam uji hufaz nanti akan ada kriteria-kriteria tertentu yang menjadi syarat mendapatkan insentif. “Hasil koordinasi dengan tim penguji, di antara kriteria tersebut yakni dari sisi fashohah (kefasihan) dan tajwidnya,” paparnya.

Abdul Mufid menegaskan, peserta uji hufaz harus asli warga Bondowoso. Misalnya ada hufaz asal Bondowoso yang mondok di luar kota, tetap boleh mengikuti seleksi tersebut. “Bagi hufaz 30 juz yang terkaver provinsi, tidak boleh mengikuti seleksi ini. Total yang dikaver provinsi sekitar 90 orang lebih,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/