alexametrics
30.9 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Bondowos Rebut Juara Olahraga Tradisional Jawa Timur

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Perjuangan kontingen olahraga tradisional hadang Bondowoso berbuah manis. Pasalnya, mereka berhasil menjadi juara satu dalam pergelaran Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi. Acara tersebut digelar di Pacitan, beberapa hari sebelumnya. Mereka berhasil menumbangkan musuhnya dengan skor telak pada setiap pertandingannya.

Mashud Gunardi, ofisial tim hadang Bondowoso, menjelaskan, sebelumnya ditetapkan menjadi juara dan mendapatkan medali emas. Pihaknya sudah melawan berbagai tim dari luar daerah. Di antaranya Banyuwangi, Bojonegoro, Pamekasan, dan Sidoarjo. Hebatnya, mereka tidak terkalahkan dalam melawan lawan-lawannya.

Bahkan, menurut dia, selisih skor yang tercipta cukup banyak. Ketika melawan Kabupaten Banyuwangi saja, pihaknya berhasil mengalahkan dengan skor 134:2. Begitu juga ketika melawan Bojonegoro, mereka menang dengan skor 126:1.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal yang sama terjadi ketika melawan Pamekasan di semifinal, skor yang tercipta 131:1. Bahkan, tren selisih poin atau skor banyak juga terjadi pada pertandingan puncak atau final melawan Sidoarjo, mereka menang dengan skor 77:14.

“Juara ini kami dedikasikan untuk Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, Disparpora Bondowoso, KONI Bondowoso yang sudah ikut membantu, serta tentunya juara ini kami dedikasikan untuk masyarakat Bondowoso,” tegasnya ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (24/10).

Menurut dia, kemenangan tersebut berkat dukungan dan doa dari berbagai pihak. Serta berkat latihan yang keras dan disiplin yang selalu mereka terapkan. Hal itu membuat Mashud menilai perjuangan dari para atlet sangat perlu diapresiasi. “Semangat anak-anak (atlet hadang, Red) luar biasa. Perjuangan mereka meraih prestasi juga luar biasa,” katanya.

Dia berharap, untuk ke depannya para atlet diharapkan bisa mendapatkan kesuksesan melalui prestasi yang mereka raih. Serta tidak sombong dan terus memperbaiki kualitas diri mereka masing-masing. “Untuk generasi muda, ayo berjuang. Banyak cara kita sebagai pemuda untuk membanggakan kota kita tercinta, Bondowoso,” ucapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Perjuangan kontingen olahraga tradisional hadang Bondowoso berbuah manis. Pasalnya, mereka berhasil menjadi juara satu dalam pergelaran Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi. Acara tersebut digelar di Pacitan, beberapa hari sebelumnya. Mereka berhasil menumbangkan musuhnya dengan skor telak pada setiap pertandingannya.

Mashud Gunardi, ofisial tim hadang Bondowoso, menjelaskan, sebelumnya ditetapkan menjadi juara dan mendapatkan medali emas. Pihaknya sudah melawan berbagai tim dari luar daerah. Di antaranya Banyuwangi, Bojonegoro, Pamekasan, dan Sidoarjo. Hebatnya, mereka tidak terkalahkan dalam melawan lawan-lawannya.

Bahkan, menurut dia, selisih skor yang tercipta cukup banyak. Ketika melawan Kabupaten Banyuwangi saja, pihaknya berhasil mengalahkan dengan skor 134:2. Begitu juga ketika melawan Bojonegoro, mereka menang dengan skor 126:1.

Hal yang sama terjadi ketika melawan Pamekasan di semifinal, skor yang tercipta 131:1. Bahkan, tren selisih poin atau skor banyak juga terjadi pada pertandingan puncak atau final melawan Sidoarjo, mereka menang dengan skor 77:14.

“Juara ini kami dedikasikan untuk Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, Disparpora Bondowoso, KONI Bondowoso yang sudah ikut membantu, serta tentunya juara ini kami dedikasikan untuk masyarakat Bondowoso,” tegasnya ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (24/10).

Menurut dia, kemenangan tersebut berkat dukungan dan doa dari berbagai pihak. Serta berkat latihan yang keras dan disiplin yang selalu mereka terapkan. Hal itu membuat Mashud menilai perjuangan dari para atlet sangat perlu diapresiasi. “Semangat anak-anak (atlet hadang, Red) luar biasa. Perjuangan mereka meraih prestasi juga luar biasa,” katanya.

Dia berharap, untuk ke depannya para atlet diharapkan bisa mendapatkan kesuksesan melalui prestasi yang mereka raih. Serta tidak sombong dan terus memperbaiki kualitas diri mereka masing-masing. “Untuk generasi muda, ayo berjuang. Banyak cara kita sebagai pemuda untuk membanggakan kota kita tercinta, Bondowoso,” ucapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Perjuangan kontingen olahraga tradisional hadang Bondowoso berbuah manis. Pasalnya, mereka berhasil menjadi juara satu dalam pergelaran Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Provinsi. Acara tersebut digelar di Pacitan, beberapa hari sebelumnya. Mereka berhasil menumbangkan musuhnya dengan skor telak pada setiap pertandingannya.

Mashud Gunardi, ofisial tim hadang Bondowoso, menjelaskan, sebelumnya ditetapkan menjadi juara dan mendapatkan medali emas. Pihaknya sudah melawan berbagai tim dari luar daerah. Di antaranya Banyuwangi, Bojonegoro, Pamekasan, dan Sidoarjo. Hebatnya, mereka tidak terkalahkan dalam melawan lawan-lawannya.

Bahkan, menurut dia, selisih skor yang tercipta cukup banyak. Ketika melawan Kabupaten Banyuwangi saja, pihaknya berhasil mengalahkan dengan skor 134:2. Begitu juga ketika melawan Bojonegoro, mereka menang dengan skor 126:1.

Hal yang sama terjadi ketika melawan Pamekasan di semifinal, skor yang tercipta 131:1. Bahkan, tren selisih poin atau skor banyak juga terjadi pada pertandingan puncak atau final melawan Sidoarjo, mereka menang dengan skor 77:14.

“Juara ini kami dedikasikan untuk Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, Disparpora Bondowoso, KONI Bondowoso yang sudah ikut membantu, serta tentunya juara ini kami dedikasikan untuk masyarakat Bondowoso,” tegasnya ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (24/10).

Menurut dia, kemenangan tersebut berkat dukungan dan doa dari berbagai pihak. Serta berkat latihan yang keras dan disiplin yang selalu mereka terapkan. Hal itu membuat Mashud menilai perjuangan dari para atlet sangat perlu diapresiasi. “Semangat anak-anak (atlet hadang, Red) luar biasa. Perjuangan mereka meraih prestasi juga luar biasa,” katanya.

Dia berharap, untuk ke depannya para atlet diharapkan bisa mendapatkan kesuksesan melalui prestasi yang mereka raih. Serta tidak sombong dan terus memperbaiki kualitas diri mereka masing-masing. “Untuk generasi muda, ayo berjuang. Banyak cara kita sebagai pemuda untuk membanggakan kota kita tercinta, Bondowoso,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/