alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

LKNU Bondowoso dan PMI Gelar Donor Darah, Sehari Dapat Puluhan Kantong

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dalam rangka memenuhi kebutuhan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD), Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar donor darah di Graha NU Jalan MT Haryono, Kelurahan Badean, Bondowoso, Jumat (24/9). Puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan.

Ketua LKNU Bondowoso Dr Habib Muzakki mengatakan, kegiatan donor darah digelar setiap tiga bulan sekali. “Kan di LKNU itu ada seksi pelayanan masyarakat. Salah satu kegiatannya donor darah,” paparnya.

Di bawah kepemimpinannya, kegiatan donor darah ini masih perdana. Tapi, kegiatan itu ditegaskan tidak akan berhenti sampai di sini saja. Akan terus ada program berkelanjutan ke depannya. “Insyaallah, tiga bulan ada lagi,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, dalam kegiatan ini total ada 95 pendonor yang ikut berpartisipasi. Pihaknya juga dibantu Kodim 0822 Bondowoso yang kebetulan juga menggelar kegiatan bakti sosial. “Maka pendonornya ada dari TNI, Polri, warga nahdliyin atau warga NU juga banyak,” paparnya.

Meskipun di tengah pandemi Covid-19, para pendonor tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin atau hasil swab PCR. Menurut dia, skrining hanya memastikan tekanan darah dan Hb (hemoglobin). “Tensi maksimal 150 per 100, Hb-nya harus normal,” imbuhnya. Pihaknya memastikan bahwa selama pelaksanaan donor darah tersebut tetap menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

Sementara itu, Plt Ketua PMI Bondowoso Mochammad Taufiq mengatakan, dari kegiatan tersebut total ada 65 kantong darah yang terkumpul. “Ada 95 pendonor,” katanya. Sebenarnya, kata dia, PMI masih bisa memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Bondowoso. “PMI tidak kekurangan. Karena kegiatan NU dan sejumlah mitra rutin melakukan donor darah. Saya harap ada tambahan mitra baru,” harapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dalam rangka memenuhi kebutuhan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD), Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar donor darah di Graha NU Jalan MT Haryono, Kelurahan Badean, Bondowoso, Jumat (24/9). Puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan.

Ketua LKNU Bondowoso Dr Habib Muzakki mengatakan, kegiatan donor darah digelar setiap tiga bulan sekali. “Kan di LKNU itu ada seksi pelayanan masyarakat. Salah satu kegiatannya donor darah,” paparnya.

Di bawah kepemimpinannya, kegiatan donor darah ini masih perdana. Tapi, kegiatan itu ditegaskan tidak akan berhenti sampai di sini saja. Akan terus ada program berkelanjutan ke depannya. “Insyaallah, tiga bulan ada lagi,” imbuhnya.

Menurut dia, dalam kegiatan ini total ada 95 pendonor yang ikut berpartisipasi. Pihaknya juga dibantu Kodim 0822 Bondowoso yang kebetulan juga menggelar kegiatan bakti sosial. “Maka pendonornya ada dari TNI, Polri, warga nahdliyin atau warga NU juga banyak,” paparnya.

Meskipun di tengah pandemi Covid-19, para pendonor tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin atau hasil swab PCR. Menurut dia, skrining hanya memastikan tekanan darah dan Hb (hemoglobin). “Tensi maksimal 150 per 100, Hb-nya harus normal,” imbuhnya. Pihaknya memastikan bahwa selama pelaksanaan donor darah tersebut tetap menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

Sementara itu, Plt Ketua PMI Bondowoso Mochammad Taufiq mengatakan, dari kegiatan tersebut total ada 65 kantong darah yang terkumpul. “Ada 95 pendonor,” katanya. Sebenarnya, kata dia, PMI masih bisa memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Bondowoso. “PMI tidak kekurangan. Karena kegiatan NU dan sejumlah mitra rutin melakukan donor darah. Saya harap ada tambahan mitra baru,” harapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dalam rangka memenuhi kebutuhan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD), Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar donor darah di Graha NU Jalan MT Haryono, Kelurahan Badean, Bondowoso, Jumat (24/9). Puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan.

Ketua LKNU Bondowoso Dr Habib Muzakki mengatakan, kegiatan donor darah digelar setiap tiga bulan sekali. “Kan di LKNU itu ada seksi pelayanan masyarakat. Salah satu kegiatannya donor darah,” paparnya.

Di bawah kepemimpinannya, kegiatan donor darah ini masih perdana. Tapi, kegiatan itu ditegaskan tidak akan berhenti sampai di sini saja. Akan terus ada program berkelanjutan ke depannya. “Insyaallah, tiga bulan ada lagi,” imbuhnya.

Menurut dia, dalam kegiatan ini total ada 95 pendonor yang ikut berpartisipasi. Pihaknya juga dibantu Kodim 0822 Bondowoso yang kebetulan juga menggelar kegiatan bakti sosial. “Maka pendonornya ada dari TNI, Polri, warga nahdliyin atau warga NU juga banyak,” paparnya.

Meskipun di tengah pandemi Covid-19, para pendonor tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin atau hasil swab PCR. Menurut dia, skrining hanya memastikan tekanan darah dan Hb (hemoglobin). “Tensi maksimal 150 per 100, Hb-nya harus normal,” imbuhnya. Pihaknya memastikan bahwa selama pelaksanaan donor darah tersebut tetap menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

Sementara itu, Plt Ketua PMI Bondowoso Mochammad Taufiq mengatakan, dari kegiatan tersebut total ada 65 kantong darah yang terkumpul. “Ada 95 pendonor,” katanya. Sebenarnya, kata dia, PMI masih bisa memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Bondowoso. “PMI tidak kekurangan. Karena kegiatan NU dan sejumlah mitra rutin melakukan donor darah. Saya harap ada tambahan mitra baru,” harapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/