alexametrics
22.4 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Membangkitkan Ekonomi Melalui Rencana Ekspor Wood Pellet

Energi Baru Terbarukan (EBT)

Mobile_AP_Rectangle 1

“Saat ini langkah untuk rencana tersebut sedang disiapkan, dimana pabrik wood pellet yang berkapasitas 2500 MT/bulan, berlokasi di kawasan Industri di Bondowoso tersebut sedang melakukan pembenahan dan melakukan peng-install-an mesin-mesin produksi agar bulan depan diharapkan dapat dilakukan uji produksi (commissioning) dalam waktu dekat,”ucap dia.

Adapun rencana penjualan Wood Pellet sesuai dengan market yang ada akan diarahkan ke Korea dan Canada, namun tidak menutup kemungkinan ke pasar negara lainnya. “Pangsa pasar wood pellet ini cukup terbuka, sudah banyak peminat yang menyampaikannya pada kami. Namun kalau kita kaitkan dengan program pemerintah, kita lebih memilih ekspor,”tuturnya.

Nel mengatakan, untuk ekspor perdana buat wood pellet ini ditargetkan di akhir Oktober 2020 dengan jumlah1-2 kontainer ke negara tujuan. “Mudah-mudahan tidak ada kendala.Kami persiapkan saat ini, termasuk pengujian standar kalor yang dihasilkan itu pun sudah lolos,”ujar dia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selanjutnya, dalam upaya yang berkelanjutan, dalam waktu dekat yaitu Oktober 2020, PT Indah Karya akan kembali melanjutkan penyelesaian Wind Turbine yang juga berada dilokasi kawasan industri di Bondowoso Indah Plywood (BIP). Pengoperasian wind turbine segera dilakukan agar semuanya mampu berintegrasi menjadi kawasan Industri yang membentuk rantai pasok (supply chain) khususnya terkait supply energy bagi pabrik-pabrik yang dimiliki perusahaan. Sehingga kedepan kawasan industri BIP menjadi kawasan yang berwawasan lingkungan dan mengusung konsep Green (ramah lingkungan dan Energy).

Akhirnya, tambah Nel, PT Indah Karya (Persero) mengharapkan doa dukungan serta kesabaran semua pihak agar kehadiran Industri ini agar dapar menyelesaikan seluruh kewajiban-kewajiban dan tugas-tugas yang tertunda selama wabah Covid-19 melanda bangsa ini. Dan tetap harus semangat, optimis dalam melakukan sesuatu. (kl)

- Advertisement -

“Saat ini langkah untuk rencana tersebut sedang disiapkan, dimana pabrik wood pellet yang berkapasitas 2500 MT/bulan, berlokasi di kawasan Industri di Bondowoso tersebut sedang melakukan pembenahan dan melakukan peng-install-an mesin-mesin produksi agar bulan depan diharapkan dapat dilakukan uji produksi (commissioning) dalam waktu dekat,”ucap dia.

Adapun rencana penjualan Wood Pellet sesuai dengan market yang ada akan diarahkan ke Korea dan Canada, namun tidak menutup kemungkinan ke pasar negara lainnya. “Pangsa pasar wood pellet ini cukup terbuka, sudah banyak peminat yang menyampaikannya pada kami. Namun kalau kita kaitkan dengan program pemerintah, kita lebih memilih ekspor,”tuturnya.

Nel mengatakan, untuk ekspor perdana buat wood pellet ini ditargetkan di akhir Oktober 2020 dengan jumlah1-2 kontainer ke negara tujuan. “Mudah-mudahan tidak ada kendala.Kami persiapkan saat ini, termasuk pengujian standar kalor yang dihasilkan itu pun sudah lolos,”ujar dia.

Selanjutnya, dalam upaya yang berkelanjutan, dalam waktu dekat yaitu Oktober 2020, PT Indah Karya akan kembali melanjutkan penyelesaian Wind Turbine yang juga berada dilokasi kawasan industri di Bondowoso Indah Plywood (BIP). Pengoperasian wind turbine segera dilakukan agar semuanya mampu berintegrasi menjadi kawasan Industri yang membentuk rantai pasok (supply chain) khususnya terkait supply energy bagi pabrik-pabrik yang dimiliki perusahaan. Sehingga kedepan kawasan industri BIP menjadi kawasan yang berwawasan lingkungan dan mengusung konsep Green (ramah lingkungan dan Energy).

Akhirnya, tambah Nel, PT Indah Karya (Persero) mengharapkan doa dukungan serta kesabaran semua pihak agar kehadiran Industri ini agar dapar menyelesaikan seluruh kewajiban-kewajiban dan tugas-tugas yang tertunda selama wabah Covid-19 melanda bangsa ini. Dan tetap harus semangat, optimis dalam melakukan sesuatu. (kl)

“Saat ini langkah untuk rencana tersebut sedang disiapkan, dimana pabrik wood pellet yang berkapasitas 2500 MT/bulan, berlokasi di kawasan Industri di Bondowoso tersebut sedang melakukan pembenahan dan melakukan peng-install-an mesin-mesin produksi agar bulan depan diharapkan dapat dilakukan uji produksi (commissioning) dalam waktu dekat,”ucap dia.

Adapun rencana penjualan Wood Pellet sesuai dengan market yang ada akan diarahkan ke Korea dan Canada, namun tidak menutup kemungkinan ke pasar negara lainnya. “Pangsa pasar wood pellet ini cukup terbuka, sudah banyak peminat yang menyampaikannya pada kami. Namun kalau kita kaitkan dengan program pemerintah, kita lebih memilih ekspor,”tuturnya.

Nel mengatakan, untuk ekspor perdana buat wood pellet ini ditargetkan di akhir Oktober 2020 dengan jumlah1-2 kontainer ke negara tujuan. “Mudah-mudahan tidak ada kendala.Kami persiapkan saat ini, termasuk pengujian standar kalor yang dihasilkan itu pun sudah lolos,”ujar dia.

Selanjutnya, dalam upaya yang berkelanjutan, dalam waktu dekat yaitu Oktober 2020, PT Indah Karya akan kembali melanjutkan penyelesaian Wind Turbine yang juga berada dilokasi kawasan industri di Bondowoso Indah Plywood (BIP). Pengoperasian wind turbine segera dilakukan agar semuanya mampu berintegrasi menjadi kawasan Industri yang membentuk rantai pasok (supply chain) khususnya terkait supply energy bagi pabrik-pabrik yang dimiliki perusahaan. Sehingga kedepan kawasan industri BIP menjadi kawasan yang berwawasan lingkungan dan mengusung konsep Green (ramah lingkungan dan Energy).

Akhirnya, tambah Nel, PT Indah Karya (Persero) mengharapkan doa dukungan serta kesabaran semua pihak agar kehadiran Industri ini agar dapar menyelesaikan seluruh kewajiban-kewajiban dan tugas-tugas yang tertunda selama wabah Covid-19 melanda bangsa ini. Dan tetap harus semangat, optimis dalam melakukan sesuatu. (kl)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/