alexametrics
23.7 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Pendamping PKH Bondowoso Wajib Netral saat Pilkades

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tahapan pilkades serentak di Bondowoso telah berlangsung sejak awal Juli 2021. Kini telah masuk dalam tahapan pendaftaran calon di 171 desa yang dimulai sejak 16-27 Agustus mendatang.

Melihat ini, Koordinator Wilayah Pendamping PKH Jatim 1 Zainul Arifin pun meminta agar pendamping PKH di Bondowoso bersikap netral. Tidak mengarahkan para penerima kepada calon tertentu. “Kita harus netral. Sama, kan semua punya hak politik. Kalaupun ada seperti itu, saya yakin masyarakat atau perwakilan masyarakat pasti melapor ke saya,” ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa masyarakat pun bisa melaporkan kepada Kementerian Sosial manakala menemukan pendamping PKH yang tidak netral. “Ada call center-nya,” ungkapnya ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen, Selasa (24/8).

Mobile_AP_Rectangle 2

Ditanya perihal sanksi, Zainul mengatakan bahwa pihaknya perlu melihat kesalahannya. Namun, untuk sanksi dimulai dari teguran baik secara lisan ataupun tertulis. Kemudian, baru meningkat ke surat peringatan (SP) yang secara berurutan dimulai dari SP satu, dua, hingga tiga. “Jadi, kita lihat kesalahannya,” tutupnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tahapan pilkades serentak di Bondowoso telah berlangsung sejak awal Juli 2021. Kini telah masuk dalam tahapan pendaftaran calon di 171 desa yang dimulai sejak 16-27 Agustus mendatang.

Melihat ini, Koordinator Wilayah Pendamping PKH Jatim 1 Zainul Arifin pun meminta agar pendamping PKH di Bondowoso bersikap netral. Tidak mengarahkan para penerima kepada calon tertentu. “Kita harus netral. Sama, kan semua punya hak politik. Kalaupun ada seperti itu, saya yakin masyarakat atau perwakilan masyarakat pasti melapor ke saya,” ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa masyarakat pun bisa melaporkan kepada Kementerian Sosial manakala menemukan pendamping PKH yang tidak netral. “Ada call center-nya,” ungkapnya ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen, Selasa (24/8).

Ditanya perihal sanksi, Zainul mengatakan bahwa pihaknya perlu melihat kesalahannya. Namun, untuk sanksi dimulai dari teguran baik secara lisan ataupun tertulis. Kemudian, baru meningkat ke surat peringatan (SP) yang secara berurutan dimulai dari SP satu, dua, hingga tiga. “Jadi, kita lihat kesalahannya,” tutupnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tahapan pilkades serentak di Bondowoso telah berlangsung sejak awal Juli 2021. Kini telah masuk dalam tahapan pendaftaran calon di 171 desa yang dimulai sejak 16-27 Agustus mendatang.

Melihat ini, Koordinator Wilayah Pendamping PKH Jatim 1 Zainul Arifin pun meminta agar pendamping PKH di Bondowoso bersikap netral. Tidak mengarahkan para penerima kepada calon tertentu. “Kita harus netral. Sama, kan semua punya hak politik. Kalaupun ada seperti itu, saya yakin masyarakat atau perwakilan masyarakat pasti melapor ke saya,” ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa masyarakat pun bisa melaporkan kepada Kementerian Sosial manakala menemukan pendamping PKH yang tidak netral. “Ada call center-nya,” ungkapnya ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen, Selasa (24/8).

Ditanya perihal sanksi, Zainul mengatakan bahwa pihaknya perlu melihat kesalahannya. Namun, untuk sanksi dimulai dari teguran baik secara lisan ataupun tertulis. Kemudian, baru meningkat ke surat peringatan (SP) yang secara berurutan dimulai dari SP satu, dua, hingga tiga. “Jadi, kita lihat kesalahannya,” tutupnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/