alexametrics
27.1 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Saran Pengajuan Mundur Dibantah

Nasib Camat Tamanan

Mobile_AP_Rectangle 1

TENGGARANG, Radar Ijen – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia (BKPSDM) membantah Camat Tamanan untuk membuat pengajuan mutasi jabatan  atau pengunduran diri dari jabatannya. Pasalnya, sidak yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Bambang Soekwanto melakukan observasi secara objektif pada kinerja Camat Tamanan. Pasalnya, kondisi camat saat ini dianggap ada gangguan kesehatan yang akan berpengaruh pada kinerjanya.

BACA JUGA : Oknum Polisi Selingkuhi Istri Polisi

Menurut Sabil, tim penilai kinerja (TPK) yang dipimpin oleh sekda datang ke Camat Tamanan Aris Wasiyanto tersebut untuk mengetahui secara riil dan objektif kinerjanya. “Jadi, ini penting, karena ingin memastikan bahwa Camat Tamanan itu betul-betul bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala wilayah,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (24/6).

Mobile_AP_Rectangle 2

Sabil menganggap kondisi kesehatan Camat Tamanan akhir-akhir ini terganggu. Sehingga TPK bersama petugas medis melakukan observasi objektif terhadap kondisi camat tersebut. Sabil menuturkan, hingga saat ini belum mendapatkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak medis. “Kami masih belum mendapatkan hasilnya,” katanya.

Pihaknya juga mengaku tidak melakukan permintaan pada camat untuk mengajukan surat pindah jabatan atau mutasi jabatan. Baik dengan motif kesehatan ataupun pada motif lainnya. Menurutnya, sidak tersebut dilakukan hanya untuk observasi kinerja secara objektif.

Sementara itu, Camat Tamanan Aris Wasiyanto saat dikonfirmasi, kemarin (24/6), menyatakan, mendengar secara jelas perkataan yang diberikan oleh Kepala BKPSDM Bondowoso. “Pak Sabil, Kepala BKPSDM Bondowoso, menyampaikan, demi alasan kesehatan saya. Saya diminta untuk mengajukan surat pindah dari posisi sekarang (Camat Tamanan, Red) ke level yang sama,” tegasnya.

- Advertisement -

TENGGARANG, Radar Ijen – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia (BKPSDM) membantah Camat Tamanan untuk membuat pengajuan mutasi jabatan  atau pengunduran diri dari jabatannya. Pasalnya, sidak yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Bambang Soekwanto melakukan observasi secara objektif pada kinerja Camat Tamanan. Pasalnya, kondisi camat saat ini dianggap ada gangguan kesehatan yang akan berpengaruh pada kinerjanya.

BACA JUGA : Oknum Polisi Selingkuhi Istri Polisi

Menurut Sabil, tim penilai kinerja (TPK) yang dipimpin oleh sekda datang ke Camat Tamanan Aris Wasiyanto tersebut untuk mengetahui secara riil dan objektif kinerjanya. “Jadi, ini penting, karena ingin memastikan bahwa Camat Tamanan itu betul-betul bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala wilayah,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (24/6).

Sabil menganggap kondisi kesehatan Camat Tamanan akhir-akhir ini terganggu. Sehingga TPK bersama petugas medis melakukan observasi objektif terhadap kondisi camat tersebut. Sabil menuturkan, hingga saat ini belum mendapatkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak medis. “Kami masih belum mendapatkan hasilnya,” katanya.

Pihaknya juga mengaku tidak melakukan permintaan pada camat untuk mengajukan surat pindah jabatan atau mutasi jabatan. Baik dengan motif kesehatan ataupun pada motif lainnya. Menurutnya, sidak tersebut dilakukan hanya untuk observasi kinerja secara objektif.

Sementara itu, Camat Tamanan Aris Wasiyanto saat dikonfirmasi, kemarin (24/6), menyatakan, mendengar secara jelas perkataan yang diberikan oleh Kepala BKPSDM Bondowoso. “Pak Sabil, Kepala BKPSDM Bondowoso, menyampaikan, demi alasan kesehatan saya. Saya diminta untuk mengajukan surat pindah dari posisi sekarang (Camat Tamanan, Red) ke level yang sama,” tegasnya.

TENGGARANG, Radar Ijen – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia (BKPSDM) membantah Camat Tamanan untuk membuat pengajuan mutasi jabatan  atau pengunduran diri dari jabatannya. Pasalnya, sidak yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Bambang Soekwanto melakukan observasi secara objektif pada kinerja Camat Tamanan. Pasalnya, kondisi camat saat ini dianggap ada gangguan kesehatan yang akan berpengaruh pada kinerjanya.

BACA JUGA : Oknum Polisi Selingkuhi Istri Polisi

Menurut Sabil, tim penilai kinerja (TPK) yang dipimpin oleh sekda datang ke Camat Tamanan Aris Wasiyanto tersebut untuk mengetahui secara riil dan objektif kinerjanya. “Jadi, ini penting, karena ingin memastikan bahwa Camat Tamanan itu betul-betul bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala wilayah,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (24/6).

Sabil menganggap kondisi kesehatan Camat Tamanan akhir-akhir ini terganggu. Sehingga TPK bersama petugas medis melakukan observasi objektif terhadap kondisi camat tersebut. Sabil menuturkan, hingga saat ini belum mendapatkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak medis. “Kami masih belum mendapatkan hasilnya,” katanya.

Pihaknya juga mengaku tidak melakukan permintaan pada camat untuk mengajukan surat pindah jabatan atau mutasi jabatan. Baik dengan motif kesehatan ataupun pada motif lainnya. Menurutnya, sidak tersebut dilakukan hanya untuk observasi kinerja secara objektif.

Sementara itu, Camat Tamanan Aris Wasiyanto saat dikonfirmasi, kemarin (24/6), menyatakan, mendengar secara jelas perkataan yang diberikan oleh Kepala BKPSDM Bondowoso. “Pak Sabil, Kepala BKPSDM Bondowoso, menyampaikan, demi alasan kesehatan saya. Saya diminta untuk mengajukan surat pindah dari posisi sekarang (Camat Tamanan, Red) ke level yang sama,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/