alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Ngetem Sembarangan, Bikin Macet

Posisi Halte Terlalu Jauh dari Pintu Pasar Induk

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar Ijen – Belum tersedianya tempat parkir khusus bagi sopir angkutan umum menjadi penyebab para sopir parkir sembarangan. Pasalnya, hingga saat ini para sopir memakai fasilitas jalan umum. Tepatnya utara Pasar Induk Bondowoso yang merupakan jalan satu arah.

BACA JUGA : Belum Pastikan Jumlah Nakes yang Diturunkan

Para sopir angkutan tersebut memarkir kendaraannya tidak pada tempatnya. Akibatnya, luas jalan semakin sempit dan mengganggu pengguna jalan lain saat melintasi jalan tersebut. Seorang sopir angkutan umum, Budi Yanto, mengaku sulit mendapatkan penumpang jika tidak memanfaatkan bahu jalan di dekat Pasar Induk. “Jika di terminal sulit mendapatkan penumpang,” ujar sopir trayek jalur Bondowoso–Tamanan itu kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (24/5).

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menambahkan, akses penumpang yang paling banyak berada di Pasar Induk Bondowoso. Tak hanya itu, Budi menuturkan, para penumpang saat ini semakin berkurang. Pelanggannya yang menjadi penumpang dalam setiap harinya, kini sudah memiliki kendaraan pribadi. Sehingga tidak lagi memakai jasa angkutan umum.

- Advertisement -

DABASAH, Radar Ijen – Belum tersedianya tempat parkir khusus bagi sopir angkutan umum menjadi penyebab para sopir parkir sembarangan. Pasalnya, hingga saat ini para sopir memakai fasilitas jalan umum. Tepatnya utara Pasar Induk Bondowoso yang merupakan jalan satu arah.

BACA JUGA : Belum Pastikan Jumlah Nakes yang Diturunkan

Para sopir angkutan tersebut memarkir kendaraannya tidak pada tempatnya. Akibatnya, luas jalan semakin sempit dan mengganggu pengguna jalan lain saat melintasi jalan tersebut. Seorang sopir angkutan umum, Budi Yanto, mengaku sulit mendapatkan penumpang jika tidak memanfaatkan bahu jalan di dekat Pasar Induk. “Jika di terminal sulit mendapatkan penumpang,” ujar sopir trayek jalur Bondowoso–Tamanan itu kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (24/5).

Dia menambahkan, akses penumpang yang paling banyak berada di Pasar Induk Bondowoso. Tak hanya itu, Budi menuturkan, para penumpang saat ini semakin berkurang. Pelanggannya yang menjadi penumpang dalam setiap harinya, kini sudah memiliki kendaraan pribadi. Sehingga tidak lagi memakai jasa angkutan umum.

DABASAH, Radar Ijen – Belum tersedianya tempat parkir khusus bagi sopir angkutan umum menjadi penyebab para sopir parkir sembarangan. Pasalnya, hingga saat ini para sopir memakai fasilitas jalan umum. Tepatnya utara Pasar Induk Bondowoso yang merupakan jalan satu arah.

BACA JUGA : Belum Pastikan Jumlah Nakes yang Diturunkan

Para sopir angkutan tersebut memarkir kendaraannya tidak pada tempatnya. Akibatnya, luas jalan semakin sempit dan mengganggu pengguna jalan lain saat melintasi jalan tersebut. Seorang sopir angkutan umum, Budi Yanto, mengaku sulit mendapatkan penumpang jika tidak memanfaatkan bahu jalan di dekat Pasar Induk. “Jika di terminal sulit mendapatkan penumpang,” ujar sopir trayek jalur Bondowoso–Tamanan itu kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin (24/5).

Dia menambahkan, akses penumpang yang paling banyak berada di Pasar Induk Bondowoso. Tak hanya itu, Budi menuturkan, para penumpang saat ini semakin berkurang. Pelanggannya yang menjadi penumpang dalam setiap harinya, kini sudah memiliki kendaraan pribadi. Sehingga tidak lagi memakai jasa angkutan umum.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/