alexametrics
23.5 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Sehari Hanya Dua Jam Tatap Muka

Siswa Tidak Ada Jam Istirahat

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejak 20 Mei kemarin, pelajar SD maupun SMP di Bondowoso mulai aktif kembali belajar di kelas. Itu setelah hampir 15 bulan mereka belajar daring dari rumah masing-masing karena pandemi Covid-19.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Haeriyah Yuliati menerangkan, dalam pelaksanaannya, semua wajib menerapkan protokol kesehatan. Selain sarana prasarana protokol kesehatan, kapasitas pelajar yang masuk pun wajib disesuaikan dengan standard operating procedure (SOP). Sesuai yang telah disusun oleh Disdikbud dan diasesmen oleh tim satgas Covid-19 kabupaten. “Alhamdulillah, lembaga sudah menjalankan sesuai SOP yang dibuat,” ungkapnya, saat dikonfirmasi, kemarin.

Dijelaskannya, dalam sehari, pelajar hanya diperbolehkan mengikuti dua mata pelajaran selama dua jam. Tidak ada jam istirahat. Kemudian, untuk jumlah siswa yang masuk tak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas kelas.

Mobile_AP_Rectangle 2

Adapun untuk pola masuk setiap sekolah berbeda-beda. Ada yang menggunakan model ganjil-genap, ada juga yang dibagi per sesi. Kemudian, ada yang menggunakan pola Senin-Rabu kelas I-III masuk, dan Kamis-Sabtu untuk kelas IV-VI. “Masing-masing lembaga beda-beda. Tapi itu sudah sesuai dengan petunjuk teknis yang kami buat,” ungkapnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejak 20 Mei kemarin, pelajar SD maupun SMP di Bondowoso mulai aktif kembali belajar di kelas. Itu setelah hampir 15 bulan mereka belajar daring dari rumah masing-masing karena pandemi Covid-19.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Haeriyah Yuliati menerangkan, dalam pelaksanaannya, semua wajib menerapkan protokol kesehatan. Selain sarana prasarana protokol kesehatan, kapasitas pelajar yang masuk pun wajib disesuaikan dengan standard operating procedure (SOP). Sesuai yang telah disusun oleh Disdikbud dan diasesmen oleh tim satgas Covid-19 kabupaten. “Alhamdulillah, lembaga sudah menjalankan sesuai SOP yang dibuat,” ungkapnya, saat dikonfirmasi, kemarin.

Dijelaskannya, dalam sehari, pelajar hanya diperbolehkan mengikuti dua mata pelajaran selama dua jam. Tidak ada jam istirahat. Kemudian, untuk jumlah siswa yang masuk tak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas kelas.

Adapun untuk pola masuk setiap sekolah berbeda-beda. Ada yang menggunakan model ganjil-genap, ada juga yang dibagi per sesi. Kemudian, ada yang menggunakan pola Senin-Rabu kelas I-III masuk, dan Kamis-Sabtu untuk kelas IV-VI. “Masing-masing lembaga beda-beda. Tapi itu sudah sesuai dengan petunjuk teknis yang kami buat,” ungkapnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sejak 20 Mei kemarin, pelajar SD maupun SMP di Bondowoso mulai aktif kembali belajar di kelas. Itu setelah hampir 15 bulan mereka belajar daring dari rumah masing-masing karena pandemi Covid-19.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Haeriyah Yuliati menerangkan, dalam pelaksanaannya, semua wajib menerapkan protokol kesehatan. Selain sarana prasarana protokol kesehatan, kapasitas pelajar yang masuk pun wajib disesuaikan dengan standard operating procedure (SOP). Sesuai yang telah disusun oleh Disdikbud dan diasesmen oleh tim satgas Covid-19 kabupaten. “Alhamdulillah, lembaga sudah menjalankan sesuai SOP yang dibuat,” ungkapnya, saat dikonfirmasi, kemarin.

Dijelaskannya, dalam sehari, pelajar hanya diperbolehkan mengikuti dua mata pelajaran selama dua jam. Tidak ada jam istirahat. Kemudian, untuk jumlah siswa yang masuk tak boleh melebihi 50 persen dari kapasitas kelas.

Adapun untuk pola masuk setiap sekolah berbeda-beda. Ada yang menggunakan model ganjil-genap, ada juga yang dibagi per sesi. Kemudian, ada yang menggunakan pola Senin-Rabu kelas I-III masuk, dan Kamis-Sabtu untuk kelas IV-VI. “Masing-masing lembaga beda-beda. Tapi itu sudah sesuai dengan petunjuk teknis yang kami buat,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/