alexametrics
27.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Refocusing Diperkirakan hingga Rp 80 Miliar

Dari APBD Tahun 2021 Masih untuk Covid-19

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 belum juga surut. Pemangkasan anggaran yang lebih banyak difokuskan untuk urusan virus korona pun masih menjadi perhatian utama. Pemulihan ekonomi masyarakat pun masih jadi fokus utama pemerintah.

Refocusing anggaran APBD 2021 untuk penanggulangan Covid-19 diperkirakan mencapai sekitar Rp 80 miliar. Jumlah tersebut masih bisa bertambah atau berkurang. Menurut Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir saat dikonfirmasi seusai rapat Banggar dan tim anggaran, Senin (24/5) kemarin, refocusing ini masih belum final.

Sebab, baik legislatif maupun eksekutif masih akan melakukan penggodokan lebih lanjut hari ini, Selasa (25/5). “Saya minta untuk dipilah-pilah lagi, besok ketemu (hari ini, Red),” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Karena tingginya refocusing ini, Ketua DPC PKB Bondowoso itu pun mengimbau agar dalam refocusing ini eksekutif hendaknya memperhatikan skala prioritas. Termasuk memperhatikan beban psikis para petugas lapangan, dalam hal ini aparatur sipil negara (ASN).

Di lain sisi, perlu untuk mengurangi kegiatan-kegiatan sosialisasi. Namun, mengedepankan program peningkatan pendapatan masyarakat. Artinya, bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 belum juga surut. Pemangkasan anggaran yang lebih banyak difokuskan untuk urusan virus korona pun masih menjadi perhatian utama. Pemulihan ekonomi masyarakat pun masih jadi fokus utama pemerintah.

Refocusing anggaran APBD 2021 untuk penanggulangan Covid-19 diperkirakan mencapai sekitar Rp 80 miliar. Jumlah tersebut masih bisa bertambah atau berkurang. Menurut Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir saat dikonfirmasi seusai rapat Banggar dan tim anggaran, Senin (24/5) kemarin, refocusing ini masih belum final.

Sebab, baik legislatif maupun eksekutif masih akan melakukan penggodokan lebih lanjut hari ini, Selasa (25/5). “Saya minta untuk dipilah-pilah lagi, besok ketemu (hari ini, Red),” ungkapnya.

Karena tingginya refocusing ini, Ketua DPC PKB Bondowoso itu pun mengimbau agar dalam refocusing ini eksekutif hendaknya memperhatikan skala prioritas. Termasuk memperhatikan beban psikis para petugas lapangan, dalam hal ini aparatur sipil negara (ASN).

Di lain sisi, perlu untuk mengurangi kegiatan-kegiatan sosialisasi. Namun, mengedepankan program peningkatan pendapatan masyarakat. Artinya, bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 belum juga surut. Pemangkasan anggaran yang lebih banyak difokuskan untuk urusan virus korona pun masih menjadi perhatian utama. Pemulihan ekonomi masyarakat pun masih jadi fokus utama pemerintah.

Refocusing anggaran APBD 2021 untuk penanggulangan Covid-19 diperkirakan mencapai sekitar Rp 80 miliar. Jumlah tersebut masih bisa bertambah atau berkurang. Menurut Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir saat dikonfirmasi seusai rapat Banggar dan tim anggaran, Senin (24/5) kemarin, refocusing ini masih belum final.

Sebab, baik legislatif maupun eksekutif masih akan melakukan penggodokan lebih lanjut hari ini, Selasa (25/5). “Saya minta untuk dipilah-pilah lagi, besok ketemu (hari ini, Red),” ungkapnya.

Karena tingginya refocusing ini, Ketua DPC PKB Bondowoso itu pun mengimbau agar dalam refocusing ini eksekutif hendaknya memperhatikan skala prioritas. Termasuk memperhatikan beban psikis para petugas lapangan, dalam hal ini aparatur sipil negara (ASN).

Di lain sisi, perlu untuk mengurangi kegiatan-kegiatan sosialisasi. Namun, mengedepankan program peningkatan pendapatan masyarakat. Artinya, bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/