alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Awas! Buang Puntung Rokok Sembarangan, Bisa Sebabkan Kebakaran Hutan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Banyaknya hutan di Kabupaten Bondowoso menjadikan kota ini asri dan sejuk. Namun, memasuki musim kemarau, keberadaan hutan juga perlu diantisipasi. Sebab, kerap kali terjadi kebakaran hutan di Bondowoso.

Baca Juga : Rumah Hancur Berantakan Akibat Petasan Meledak 

Menyikapi hal tersebut, Perhutani KPH Bondowoso setiap tahun selalu menyikapi potensi kebakaran hutan secara serius. “Karena banyak wilayah hutan di Bondowoso itu milik Perhutani, maka kami terus antisipasi untuk meminimalkan potensi hutan,” kata Yulianto, Humas Perhutani KPH Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepada Jawa Pos Radar Ijen, Yulianto menjelaskan, pihaknya akan melakukan penjagaan yang intensif untuk menjamin keamanan hutan. Bahkan, menurutnya, untuk mengantisipasi adanya kebakaran hutan tidak hanya dilakukan pada musim kering saja. “Bisa jadi kebakaran hutan juga terjadi meski berada pada musim hujan seperti saat ini,” terangnya.

Ia melanjutkan, penjagaan terhadap hutan harus dijadikan tanggung jawab moral bagi semua pihak. Baik itu pemerintah maupun masyarakat. “Adanya kebakaran hutan merupakan tanggung jawab semua kalangan,” terangnya. Bila hanya sebatas pasrah pada salah satu saja, maka tidak akan berjalan optimal.

Oleh sebab itu, dirinya melakukan kerja kolektif dengan berbagai pihak untuk menjaga dan mengantisipasi adanya kebakaran hutan. Termasuk penjagaan hutan bekerja sama langsung dengan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda)

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Banyaknya hutan di Kabupaten Bondowoso menjadikan kota ini asri dan sejuk. Namun, memasuki musim kemarau, keberadaan hutan juga perlu diantisipasi. Sebab, kerap kali terjadi kebakaran hutan di Bondowoso.

Baca Juga : Rumah Hancur Berantakan Akibat Petasan Meledak 

Menyikapi hal tersebut, Perhutani KPH Bondowoso setiap tahun selalu menyikapi potensi kebakaran hutan secara serius. “Karena banyak wilayah hutan di Bondowoso itu milik Perhutani, maka kami terus antisipasi untuk meminimalkan potensi hutan,” kata Yulianto, Humas Perhutani KPH Bondowoso.

Kepada Jawa Pos Radar Ijen, Yulianto menjelaskan, pihaknya akan melakukan penjagaan yang intensif untuk menjamin keamanan hutan. Bahkan, menurutnya, untuk mengantisipasi adanya kebakaran hutan tidak hanya dilakukan pada musim kering saja. “Bisa jadi kebakaran hutan juga terjadi meski berada pada musim hujan seperti saat ini,” terangnya.

Ia melanjutkan, penjagaan terhadap hutan harus dijadikan tanggung jawab moral bagi semua pihak. Baik itu pemerintah maupun masyarakat. “Adanya kebakaran hutan merupakan tanggung jawab semua kalangan,” terangnya. Bila hanya sebatas pasrah pada salah satu saja, maka tidak akan berjalan optimal.

Oleh sebab itu, dirinya melakukan kerja kolektif dengan berbagai pihak untuk menjaga dan mengantisipasi adanya kebakaran hutan. Termasuk penjagaan hutan bekerja sama langsung dengan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda)

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Banyaknya hutan di Kabupaten Bondowoso menjadikan kota ini asri dan sejuk. Namun, memasuki musim kemarau, keberadaan hutan juga perlu diantisipasi. Sebab, kerap kali terjadi kebakaran hutan di Bondowoso.

Baca Juga : Rumah Hancur Berantakan Akibat Petasan Meledak 

Menyikapi hal tersebut, Perhutani KPH Bondowoso setiap tahun selalu menyikapi potensi kebakaran hutan secara serius. “Karena banyak wilayah hutan di Bondowoso itu milik Perhutani, maka kami terus antisipasi untuk meminimalkan potensi hutan,” kata Yulianto, Humas Perhutani KPH Bondowoso.

Kepada Jawa Pos Radar Ijen, Yulianto menjelaskan, pihaknya akan melakukan penjagaan yang intensif untuk menjamin keamanan hutan. Bahkan, menurutnya, untuk mengantisipasi adanya kebakaran hutan tidak hanya dilakukan pada musim kering saja. “Bisa jadi kebakaran hutan juga terjadi meski berada pada musim hujan seperti saat ini,” terangnya.

Ia melanjutkan, penjagaan terhadap hutan harus dijadikan tanggung jawab moral bagi semua pihak. Baik itu pemerintah maupun masyarakat. “Adanya kebakaran hutan merupakan tanggung jawab semua kalangan,” terangnya. Bila hanya sebatas pasrah pada salah satu saja, maka tidak akan berjalan optimal.

Oleh sebab itu, dirinya melakukan kerja kolektif dengan berbagai pihak untuk menjaga dan mengantisipasi adanya kebakaran hutan. Termasuk penjagaan hutan bekerja sama langsung dengan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/