alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Tuntaskan BPNT yang Belum Tersalurkan Tahun Lalu

Mobile_AP_Rectangle 1

TENGGARANG, Radar Ijen – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 2021 ternyata belum semuanya tersalurkan. Oleh sebab itu, pada awal tahun ini, sejumlah penerima yang belum mendapatkan haknya, mulai disalurkan pada awal tahun ini. Sehingga dapat dituntaskan dengan baik. Seperti yang terlihat di Kecamatan Tenggarang.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso Anisatul Hamidah menjelaskan, total ada 3.203 penerima yang bantuannya tidak disalurkan di tahun 2021. Karena itu, pihaknya berencana segera menuntaskan penyaluran tersebut.

Adapun yang disalurkan terlebih dahulu yakni penerima yang saldonya masih ada. Jumlahnya mencapai 1.672 orang. Penyerahan kali ini merupakan penuntasan yang 2021. Sebab, Kementerian Sosial (Kemensos) ingin penyaluran BPNT 2021 maksimal. “Sehingga masih dibuka salur ulang untuk penuntasan,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lebih lanjut, Anis menjelaskan, bantuan yang tidak disalurkan kebanyakan akibat bermasalah pada administrasi kependudukan (adminduk) dan beberapa administrasi lainnya yang belum terselesaikan. Sehingga, masuk dalam penuntasan kali ini.

Masing-masing penerima mendapatkan bantuan dengan jumlah bulan yang tidak sama. Namun, per bulannya sama-sama mendapatkan sebesar Rp 200 ribu. “Sama setiap bulannya Rp 200 ribu. Ada yang dobel empat, ada yang dobel tujuh, ada yang dobel delapan,” imbuhnya.

- Advertisement -

TENGGARANG, Radar Ijen – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 2021 ternyata belum semuanya tersalurkan. Oleh sebab itu, pada awal tahun ini, sejumlah penerima yang belum mendapatkan haknya, mulai disalurkan pada awal tahun ini. Sehingga dapat dituntaskan dengan baik. Seperti yang terlihat di Kecamatan Tenggarang.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso Anisatul Hamidah menjelaskan, total ada 3.203 penerima yang bantuannya tidak disalurkan di tahun 2021. Karena itu, pihaknya berencana segera menuntaskan penyaluran tersebut.

Adapun yang disalurkan terlebih dahulu yakni penerima yang saldonya masih ada. Jumlahnya mencapai 1.672 orang. Penyerahan kali ini merupakan penuntasan yang 2021. Sebab, Kementerian Sosial (Kemensos) ingin penyaluran BPNT 2021 maksimal. “Sehingga masih dibuka salur ulang untuk penuntasan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Anis menjelaskan, bantuan yang tidak disalurkan kebanyakan akibat bermasalah pada administrasi kependudukan (adminduk) dan beberapa administrasi lainnya yang belum terselesaikan. Sehingga, masuk dalam penuntasan kali ini.

Masing-masing penerima mendapatkan bantuan dengan jumlah bulan yang tidak sama. Namun, per bulannya sama-sama mendapatkan sebesar Rp 200 ribu. “Sama setiap bulannya Rp 200 ribu. Ada yang dobel empat, ada yang dobel tujuh, ada yang dobel delapan,” imbuhnya.

TENGGARANG, Radar Ijen – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 2021 ternyata belum semuanya tersalurkan. Oleh sebab itu, pada awal tahun ini, sejumlah penerima yang belum mendapatkan haknya, mulai disalurkan pada awal tahun ini. Sehingga dapat dituntaskan dengan baik. Seperti yang terlihat di Kecamatan Tenggarang.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso Anisatul Hamidah menjelaskan, total ada 3.203 penerima yang bantuannya tidak disalurkan di tahun 2021. Karena itu, pihaknya berencana segera menuntaskan penyaluran tersebut.

Adapun yang disalurkan terlebih dahulu yakni penerima yang saldonya masih ada. Jumlahnya mencapai 1.672 orang. Penyerahan kali ini merupakan penuntasan yang 2021. Sebab, Kementerian Sosial (Kemensos) ingin penyaluran BPNT 2021 maksimal. “Sehingga masih dibuka salur ulang untuk penuntasan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Anis menjelaskan, bantuan yang tidak disalurkan kebanyakan akibat bermasalah pada administrasi kependudukan (adminduk) dan beberapa administrasi lainnya yang belum terselesaikan. Sehingga, masuk dalam penuntasan kali ini.

Masing-masing penerima mendapatkan bantuan dengan jumlah bulan yang tidak sama. Namun, per bulannya sama-sama mendapatkan sebesar Rp 200 ribu. “Sama setiap bulannya Rp 200 ribu. Ada yang dobel empat, ada yang dobel tujuh, ada yang dobel delapan,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/